Subscribe to Berita Disparbud Bangka Barat feed
Updated: 5 min 46 sec ago

Semprotkan disinfektan di Pesangrahan Menumbing dan Pantai Baturakit

Fri, 03/27/2020 - 04:06

MUNTOK-Upaya preventif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terkait menekan pesebaran pandemi global covid-19 pada dua lokasi kawasan wisata andalan Daya Tarik Wisata di Bangka Barat Pesanggrahan Menumbing dan Pantai Baturakit.

Upaya tersebut dengan dilakukan penyemprotan disinfektan diseluruh lokasi  tempat-tempat yang sering dikunjungi wisatawan pada waktu lalu. meliputi kawasan Pesanggrahan Menumbing seperti  paviliun gedung  utama, kantin dan tempat- tempat lainya, dan sama juga halnya dengan kawasan Pantai Baturakit seperti area tempat bermain anak, gazebo, kamar bilas hingga penginapan Bungalow  Taman Baturakit dan sekitarnya pun tak luput dari upaya pencegahan tersebut, kamis(26/03/20)

Melalui Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bambang H S, Kepala Bidang Destinasi Setyawan, upaya penyemprotan disinfektan tersebut dikoordinir langsung Priyadi Sakti selaku staf bidang destinasi, penyemprotan tersebut dilaksanakan oleh petugas lapangan sebagai pecegahan secara dini bersama untuk memerangi virus corona-19.

Ungkap sakti saat mendampingi penyemprotan ”Sejak keluarnya himbauan kepada masyarakat pada tanggal (18/03/20) lalu tentang penutupan sementara Daya Tarik Wisata, himbauan tersebut  tertulis pada baliho yang dipasang digerbang pintu masuk kawasan dan juga kami share lewat media sosial seperti FB dan IG, pengunjung wisatawan sudah nihil kami selaku pihak pengelola Daya Tarik Wisata tetap antisipasi dan tetap kami pantau untuk perkembangan dilapangan, Dan berharap kepada seluruh lapisan masyarakat Bangka Barat dapat bekerja sama dan mematuhi himbauan- himbauan yang telah disampaikan oleh pemerintah saat ini, dilarang berkumpul dikawasan wisata sebagai bentuk kerjasama untuk mencegah dan menghambat pandemi virus corona-19” pungkas Sakti.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Muntok Aeromodelling Club ( MAC )

Wed, 03/25/2020 - 23:43

Bangka Barat yang kaya akan kreatifitas ragam seni, budaya, dan juga permainan, sebagai pendorong kemajuan dan pentingnya peran serta para komunitas- komunitas kreatif bagi daya tarik wisata, serta mendukung kemajuan perekonomian di daerah, dalam perkembangan zaman dan teknologi Bangka Barat juga mempunyai permainan yang tergolong modern yaitu pesawat terbang mini elektrik atau terkenal dengan sebutan pesawat aeromodelling remot control, aeromodelling adalah olahraga dirgantara yang meliputi pembuatan dan penerbangan pesawat model tanpa awak dengan batasan ukuran, mesin dan bentuk yang ditentukan.

Muntok Aeromodelling Club (MAC) turut memeriahkan dalam acara kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan penanaman bibit mangrove dan jambu mete di Pantai Ranggam Lestari Belo laut Kec. Muntok, Kab. Bangka Barat  beberapa hari lalu  (20/03/20),

Pertunjukan atraksi pesawat aeromodelling tersebut sangat memukau, sejumlah 4 pesawat mini yang jadi andalan mereka seperti; pesawat angkutan udara, pesawat jet militer tempur, dan helicopter,  pesawatpun lepas landas melesat tingggi mengelilingi Pantai Ranggam Lestari, yang diterbangkan oleh anggota Muntok Aeromodelling Club(MAC) dengan jangkauan terbang mencapai hingga ±800 meter hingga 1 kilo meter.

Aeromodelling sendiri merupakan suatu permainan yang dipergunakan sebagai sarana miniatur (model) atau miniatur dengan tujuan rekreasi, edukasi dan olahraga. Kegiatan ini umumnya digemari oleh peminat ilmu pengetahuan dan teknologi secara perorangan ataupun yang tergabung dalam organisasi sosial kemasyarakatan, yang digunakan untuk menyebarluaskan minat kedirgantaraan di bidang aeromodelling,

Disela kegiatan acara tersebut salah satu anggota Muntok Aeromodelling Club (MAC) mengungkapkan“ bahwa pembuatan pesawat Aeromodelling sendiri dengan memanfaakan bahan limbah dari pembungkus buah-buahan seperti polyfoam dan styrofoam dan diolah sedemikian rupa menjadi sebuah miniature permainan pesawat terbang, dan komunitas kami Muntok Aeromodelling Club (MAC)  ±2 tahun ini berdiri,beranggotakan 7orang, anggota kami pun bukan hanya warga Muntok dari Desa Dalil Bangka Baratjuga ada ” pungkasnya.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Pelepasliaran Satwa Endemik Bangka-Belitung di Gunung Menumbing

Sun, 03/22/2020 - 18:24

Muntok- Lembaga Konservasi Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi (Animal Lovers Bangka Island) Pangkal Pinang Bangka Belitung, melepasliarkan satwa dikawasan TAHURA di Gunung menumbing, Kec. Muntok. Kab. Bangka Barat Dalam pelepasan hewan tersebut juga didampingi staf Dinas Pariwisata dan Kebudayan sebagai pengelola Kawasan wisata Gunung Menumbing Tersebut(21/03/20).

Kurang lebih sebnyak 5 satwa yang telah direhabilitas oleh Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi (Animal Lovers Bangka Island) terdiri dari; Mentilin, Kukang, Elang, Musang, dan Trenggiling. Hewan- hewan tersebut dilepas dan disesuaikan dengan habitat daerah ekosistemnya, seperti Mentilin dan kukang pelepasannya pada pohon yang dekat dengan buah-buahan, elang pelepasannya pada tempat ketinggian, dan musang dilepas daerah dekat dengan air yang berada dikawasan TAHURA Gunung Menumbing tersebut.

Menurut Endy “ manager PPS Alobi menyatakan Pelepasan satwa ke habitatnya ini merupakan bentuk upaya pelestarian flora dan fauna dari kepunahan khususnya di Bangka Belitung. Satwa ini merupakan titipan dari BKSDA Sumsel dan serahan masyarakat," pungkas Endy.

Dalam pelepasan hewan tersebut pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebagai pihak pengelola Kawasan Wisata Gunung Menumbing sangat mngapresiasi bentuk upaya pelestarian serta bertambahnya satwa yang ada di kawasan Gunung Menumbing, semoga kita semua tetap menjaga agar hewan-hewan tersebut tetap lestari karena menjaga kelestarian adalah tanggung jawab kita bersama.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Gubernur Prov. Kep. Babel, Dr.H.Erzaldi Rosman Kunjungi Mangrove Tanjung Punai

Sun, 03/22/2020 - 12:29

Gubernur Prov. Kep. Babel, Dr.H.Erzaldi Rosman, Didampingi  Kapolres Bangka Barat; AKBP M Adenan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi; Marwan, mengunjungi Wisata Alam mangrove Tanjung Punai, Desa Belo Laut, Kec. Muntok Kab. Bangka Barat.

Kunjungan tersebut seusai menghadiri acara kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan di Pantai Ranggam Lestari Belo laut, Beliau disambut oleh Kepala Seksi Perencanaan KPHP Rambat Menduyung; Ardianeka, Ketua Kelompok Tani Hutan Jaya Bersama (KTHJB); Wisno, Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan; Bambang HS berserta staf Bidang Destinasi Wisata, dan warga setempat juga turut memadati kawasan Mangrove Tanjung Punai (20/03/20).

Dalam kunjungannya  beliau" Dr.H.Erzaldi Rosman berbicang mengenai tujuan pengeleloaan pengembangan Mangrove Tanjung Punai tersebut untuk kedepanya kepada pihak pengelola warga setempat Kelompok Tani Hutan Jaya Bersama (KTHJB), menurut Ardiananeka “ luas  Mangrove Tanjung Punai tersebut ±40 Hektare terdiri dari HL (Hutan Lindung)  dan hutan HPL (Hak Pengelolaan) “ dan yang dikelola Kelompok Tani Hutan Jaya Bersama (KTHJB) pada saat ini adalah hutan HPL (Hak Pengelolaan) ” pungkasnya. Beliau Ardianaeka yang merupakan warga Desa Tanjung Punai setempat, yang berkerja menjabat menjadi Kepala Seksi Perencanaan KPHP Rambat Menduyung sesuai tugasnya sebagai orang lapangan di UPT Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Kehutanan Babel. sebagai promotor penghubung sekaligus penggerak  warga Desa Tanjung Punai menjadi potensi wisata mangrove.

Gubernur  Dr.H.Erzaldi Rosman pun merespon baik dan mngapresiasi jerih payah warga Tanjung Punai, serta memberikan solusi yang terbaik kepada Kelompok Tani Hutan Jaya Bersama (KTHJB) tentang prosedur serta pengembangan potensi wisata mangrove Tanjung Punai tersebut, kepada pihak-pihak terkait di intansi Pemerintah Bangka Barat  agar dapat membantu prosesnya agar lancar.

Kepada warga masyarakat setempat “sebagai Hak Pengelolaan (HPL) yang sekaligus sebagai pengelola HKm (Hutan Kemasyrakatan) dan beliau Dr.H.Erzaldi Rosman akan membantu mulai dari bibit Kepiting serta bibit pohon mangrove ” dan menekankan juga kepada warga kepada Kelompok Tani Hutan Jaya Bersama (KTHJB) dalam pengelolahan mangrove ini harus tetap menjaga ekosistemnya serta keletarian hutan“ jangan sampai nanti sudah diberi bantuan tapi diolah dengan sesuka hati karena dalam pengelolahannya semua ada undang- undangnya ” pungkasnya.

Selain itu pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat juga turut mengapresiasi Mangrove Tanjung Punai ini, bahwa Bangka Barat masih mempunyai Potensi Daya Darik Wisata Alam yang dapat dikelola dengan baik, sekaligus menjadi daya tarik wisata baru dalam kemajuan bidang kepariwisataan di Bangka Barat. 

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Rehabilitasi Pantai Ranggam Lestari Belo laut, Kec. Muntok, Kab. Bangka Barat.

Fri, 03/20/2020 - 23:10

Muntok (20/03/20), Gubernur Provinsi Kep. Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bupati Bangka Barat; Markus, Kapolres Bangka Barat; AKBP M Adenan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi; Marwan, Kepala KPH Rambat Menduyung; Tanaim, ±127 tamu undangan instansi serta para pimpinan bidang usaha dan warga setempat hadir mengunjungi Pantai Ranggam Lestari Belo laut, Kec. Muntok, Kab. Bangka Barat.

Kunjungan tersebut merupakan kegiatan gerakan rehabilitasi hutan dan lahan tidak bisa hanya dilaksanakan oleh pemerintah, dan perlu dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai pihak, oleh sebab itu Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bersama UPTD KPHP Rambat Menduyung  melakukan Rehabilitasi Mangrove Se-dunia berupa penanaman mangrove dan jambu mete di kawasan Pantai Ranggam Lestari, Desa Belo Laut, Kec. Muntok. Kab. Bangka Barat.

Hari mangrove Se-dunia diperingati setiap tanggal 26 Juli, dan Indonesia salah satu negara yang dikaruniai mangrove terluas didunia termasuk Bangka Belitung dan Bangka Barat pada hari ini sebanyak 2.500 bibit mangrove dan juga jambu mete mulai hari ini bakal memperkuat bibir Pantai Ranggam Lestari, Desa Belo laut Bangka Barat,

selain penanaman juga dilakukan penebaran benih berupa kepiting mangrove yang merupakan salah satu sumber keragaman hayati dan juga menjadi bagian dari habitat yang ada di dalam hutan mangrove nantinya.

Bangka Barat yang terkenal dengan sebutan Kota wisata sejarah disisi lain dari cagar budaya peniggalan sejarah, wisata baharipun turut memperkuat Bangka Barat seperti pantai- pantai  yang tersebar di Bangka Barat, Semoga Dengan penanaman mangrove dan jambu mete dalam kegiatan gerakan rehabilitasi hutan mangrove ini kedepannya Pantai Ranggam Lestari Belo Laut menjadi Daya tarik wisata  dan memajukan perekonomian Bagi Bangka Barat kedepannya.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Cegah virus corona Pesanggrahan Menumbing dan Pantai Baturakit Bangka Barat tutup sementara

Wed, 03/18/2020 - 13:40

Muntok (18/03/20) sehubungan dengan menindak lanjuti  surat edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor:556/0271/DISBUDPAR(17/03/20), tentang perkembangan dan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lndonesia, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah penyebarannya.

Adapun surat edaran tersebut ditujukan langsung kepada pihak-pihak Dinas terkait meliputi;  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota/ Kabupaten Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pimpinan PHRI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pimpinan Tempat Rekreasi Wisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pimpinan ASITA Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies Provinsi kepulauan Bangka Belitung, Pimpinan ASATI Association of Sales Travel Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pengelola Daya Tarik Wisata Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Maka pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat sebagai pihak pengelola Daya Tarik Wisata perlu mengambil keputusan dan bertindak tegas bahwa obyek Wisata Pesanggrahan Menumbing dan obyek Wisata Pantai Baturakit di Kabupaten Bangka Barat  ditutup untuk sementara waktu, pada tgl 18 Maret 2020 s/d 30 April 2020 dan apabila kemudian hari keadaan membaik maka akan secepatnya dibuka kembali, karena obyek wisata tersebut sangat vital terhadap PAD Bangka Barat.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bambang HS, Kabid Kebudayaan Hendra, Kabid Destinasi Wisata Setyawan, dan  Romiat selaku Kabid Pemasaran Promosi telah bermusyawrah terkait objek wisata tersebut.

Menurut Bambang HS, "destinasi wisata Bangka Barat yang menawarkan keindahan pemandangan gunung sekaligus tempat bersejarah pengasingan para Tokoh Indonesia dan Pantai Baturakit yang menyajikan keindahan pantainya pihak Dinas menyampaikan penutupan sementara ini kepada masyarakat melalui pengumuman baliho yang kita pasang disetiap pintu gerbang Pesanggrahan Menumbing maupun Pantai Baturakit, penutupan destinasi wisata tersebut merupakan langkah pencegahan agar virus corona tidak menyebar ke mana-mana, terutama di objek wisata yang merupakan tempat berkumpulnya banyak orang dari berbagai daerah demi keselamatan masyarakat.

Sumber: surat edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor:556/0271/DISBUDPARPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

“DAK LAPUK HUJAN DAK LAPUK PANAS (BERAME)“ Komite Musik Dewan Kesenian (KMDK) Bangka Barat

Mon, 03/16/2020 - 12:25

Muntok (16/03/20), kemeriahan dalam acara Pertunjukan Musik Bulanan 'SUARA KEBERSAMAAN 2020" yang diusung oleh Komite Musik Dewan Kesenian (KMDK) Bangka Barat telah rampung digelar, bertajuk “DAK LAPUK HUJAN DAK LAPUK PANAS (BERAME)“ acara tersebut merupakan kelanjutan dari Pertunjukan Musik Bulanan pada bulan Februari lalu "PANORAMA SENJA" Dikawasan Pantai Tanjung Kalian.

Minggu (15/03/20) bertempat Di pondok Pak Mustar kawasan Jl.Pantai Baru (Mentok Asin) Kec. Muntok. Kab. Bangka Barat. Sekitar  200 penonton memadati acara pertunjukan tersebut, dengan menampilkan musisi dan seniman lokal Bangka Barat yaitu; Dambus Al Faraq dan di meriahkan juga oleh seniman lainnya seperti; Barongsai Shen Feng Muntok, Belatik Tok Senai CS, Dambus Mang Itat CS, dan Dambus Melayu Bunga Tanjung.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sangat mengapresiasi bentuk kegiatan ini untuk mendorong kesenian yang ada hidup dan berkembang di Bangka Barat, maka dari itu perlu peningkatan acara hiburan-hiburan masyarakat seperti ini. sebagai tolak ukur bahwa Bangka Barat mempunyai seniman- seniman yang terampil dan handal.

Menurut 'Edi' salah satu dari penonton acara tersebut  “acara kegitan ini sangat luar biasa dari animo antusias penonton bisa kita lihat sendiri begitu ramainya, dan kalau bisa untuk acara kedepannya kesenian-kesenian atau karya- karya lain di Bangka Barat ini harus di gali lagi, masih banyak seniman atau komunitas lainya di Bangka Barat untuk di ikut sertakan dalam kegiatan acara seperti ini, dikolaborasikan lagi biar lebih menarik meriah dan bukan hanya sekedar sebagai wadah, akan tetapi sebagai pendorong sekaligus untuk memajukan pariwisata dan budaya yang ada di Bangka Barat ini’ ungkapnya.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

PROKER Bujang Dayang Kabupaten Bangka Barat (BDBAR).

Sun, 03/15/2020 - 14:37

Muntok (15/03/20), Ikatan Bujang Dayang Kabupaten Bangka Barat (BDBAR) terbentuk mulai tahun 2013 ini sukses menggelar kegiatan program kerjanya dengan Tema AKUSTIK (Ayo Kurangi Sampah Plastik) di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN 1) Muntok Bangka Barat, program ini adalah sebuah bentuk keaktifan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekitar, 

Kegiatan telah usai digelar pada sabtu (14/03/20). bertempat di Aula Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN 1) Muntok Bangka Barat, dalam acara tersebut dihadiri Pembina OSIS MAN 1 BABAR Bapak Malika, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bapak Romiat, Bujang Dayang Kabupaten Bangka Barat(BDBAR); Agung Purnama (Alumnus Bujang Dayang Tahun 2014), Darvi Randa (Alumnus Bujang Dayang Tahun 2010),  Rantina Vicauli (Alumnus Bujang Dayang Tahun 2019), Bujang Agung Hidayatullah (Alumnus Bujang Dayang Tahun 2017), Tifanka (Alumnus Bujang Dayang Tahun 2019), dan sebanyak 30 siswa-siswi mengikuti sosialiasi dalam acara tersebut tediri dari kelas X(sepuluh) dan XI(sebelas).

Dalam kata sambutannya Bapak Romiat, selaku Kabid Pemasaran mengungkapkan “ bahwa Bujang Dayang tersebut diseleksi dan dipilih oleh pemerintah Kab. Bangka Barat, yang merupakan program kerja setiap tahunnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Dikelola dibawah naungan bidang promosi pariwisata sejak tahun 2010 lalu hingga saat ini, dan sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebagai bentuk upaya dan kinerja menjadi citra teladan bagi generasi muda Indonesia yang dinamis, kreatif dan cerdas, sekaligus menjadi ujung tombak promotor pariwisata dalam mempromosikan kepariwisataan Indonesia secara nasional maupun internasional. selain itu juga mengajak Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN 1) Muntok Bangka Barat, untuk serta bergabung sebagai calon- calon peserta Bujang Dayang nantinya” ungkap beliau. Dan selain itu Bujang Dayang Bangka Barat juga menyampaikan beberapa bentuk kegitan yang telah mereka lakukan dalam bentuk visual media terkait dalam program kerja mereka dan juga menekankan “kepada seluruh peserta OSIS MAN 1 Muntok Bangka Barat sebagai kaum millenials untuk dapat diterapkan dan diserap meminimalisir sedini mungkin untuk pemakain kantong plastik sekali pakai dan juga minuman botol air dalam kemasan demi menjaga kelestarian lingkungan bersama' pungkasnya.

 

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

"Bio Goes to Bangka Island” We Are Bio Class Al-Azhar- Alumni SMA Al- Azhar Jakarta  Selatan

Sat, 03/14/2020 - 23:13

Muntok (14/03/20), Alumni SMA Al- Azhar Jakarta  Selatan angkatan tahun 1990 berwisata ke Pesanggrahan Menumbing Kec. Muntok, Kab Bangka Barat (13/03/20), dalam kunjungan wisata tersebut didampingi langsung oleh Kasat Lantas Polres Bangka Barat AKP Toni Susanto S.H., menurut beliau “ bahwa dalam kunjungan rombongan Ibu- ibu tersebut merupakan acara reuni Alumni SMA Al- Azhar Jakarta Selatan, dengan tema “Bio Goes to Bangka Island” We Are Bio Class Al-Azhar yang berwisata ke Bangka Belitung selama tiga hari berjumlah 12 orang. Dari peserta rombongan tersebut salah satunya istri dari anggota Polda Bangka Belitung, makanya saya datang lagi di Pesanggrahan menumbing ini sengaja untuk mendampingi rombongan untuk berwisata” pungkasnya. Bahwasanya beliau AKP Toni Susanto S.H pada hari selasa lalu (10/03/20) pernah mendampingi Wakapolda Bangka Belitung saat mengunjungi tempat wisata bersejarah pengasingan para Tokoh-tokoh Indonesia ini.

Kegembiraanpun terlihat dari peserta rombongan Alumni SMA Al- Azhar saat berada di puncak Gunung Menumbing diketinggian 445Mdpl itu, disambut udara sejuk sembari bersantai diberanda kantin, sajian hidangan dan kopi hangat menjadi pelengkap saat kunjungan wisata di Pesanggrahan Menumbing. Selain itu peserta rombongan diarahkan untuk mengunjungi gedung utama paviliun tempat pengasingan para Tokoh-tokoh Indonesia, didampingi petugas dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan "Riko" untuk penjelasan terkait tentang sejarah bangunan, photo-photo, dan juga beberapa benda peninggalan sejarah didalam bangunan pavilun tersebut dan tak lupa beswafoto sebagai kenang-kenangan. 

Terima kasih atas kunjungan wisata Alumni SMA Al- Azhar Jakarta  Selatan, semoga dilain waktu dapat berkunjung kembali ke Bangka Barat- Bangka Belitung.

 

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

AKUSTIK (Ayo Kurangi Sampah Plastik)

Fri, 03/13/2020 - 08:43

Ikatan Bujang Dayang Kabupaten Bangka Barat(BDBAR) mempunyai Program Kerja  dengan Tema AKUSTIK (Ayo Kurangi Sampah Plastik) program ini adalah sebuah bentuk keaktifan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekitar.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu 14 Maret 2020 pukul 09.30 WIB s.d selesai, bertempat di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN 1) Muntok Bangka Barat yang beralamat di Jln. Kapt Ali Zein, Kec. Muntok, Kab. Bangka Barat.

Inti dari kegiatan ini berupa sosialisasi kepada siswa MAN 1 untuk meminimalisir penggunaan kantong plastik, dikarenakan sampah plastik sangat susah untuk terurai sehingga bisa mengganggu keseimbangan ekosistem lingkungan.

Dalam acara tersebut Ikatan Bujang Dayang Bangka Barat mengajak OSIS MAN 1 Muntok Bangka Barat sebagai kaum millenials untuk mengkampanyekan diet plastik demi menjaga kelestarian lingkungan .

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Babar sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebagai bentuk upaya dan kinerja menjadi citra teladan bagi generasi muda Indonesia yang dinamis, kreatif dan cerdas, memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah tersebut, sekaligus menjadi ujung tombak promotor  Pariwisata dalam mempromosikan kepariwisataan Indonesia secara nasional maupun internasional.

Sumber: Ikatan Bujang Dayang Kabupaten Bangka Barat (BDBAR)Penulis: SAPFotografer: Ikatan Bujang Dayang Kabupaten Bangka Barat (BDBAR)Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

CERIAK NERANG Desa Bukit Terak, Kec. Simpang Teritip.

Wed, 03/11/2020 - 19:18

Muntok(11/03/20)  Acara adat Ceriak Nerang , Kec. Simpang Teritip, Kab. Bangka Barat,Kep. Bangka Belitung. adalah kegiatan ritual adat atau tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Bukit Terak sejak nenek moyang di masyarakat adat Jering. Dimana ritual ini merupakan bagian rangkaian dari Ceriak Ngelam yang dilaksanakan sebelum masa tanam, sementara Ceriak Nerang dilakukan setelah masa panen. Ceriak Nerang terdiri dari 2 rangkaian yakni Ceriak Nerang Laut yang dilaksanakan di Tanjung Tadah Desa Air Menduyung oleh dukun laut; Bapak Bahtiar dan Ceriak Nerang Darat yang dilaksanakan di hutan larangan Desa Bukit terak oleh Bapak Ahmid yang lebih dikenal dengan panggilan Bapak Bujel. Ceriak Nerang Darat ini bermaksud untuk menjaga kehidupan manusia dan alam termasuk makhluk halus/gaib supaya tetap harmonis. Ceriak Nerang Darat ini merupakan tradisi memanggil makhluk halus, supaya pulang atau tidak lagi mengganggu manusia dan Sebagai wujud rasa syukur atas panen yang telah mereka lalui dalam setiap tahunnya. berdasarkan pada kondisi alam seperti penampakan bulan dan juga dipengaruhi oleh penanggalan kalender china yaitu hari ke-15 (lima belas) bulan ke-2 (dua).

acara pun Berlangsung lancar dilaksanakan pada selasa malam (10/03/20) di Balai Desa Bukit Terak dan dihadiri ±150 orang warga desa Bukit terak, dipimpin oleh ketua pemangku adat pak Ahmid, juga dihadiri Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan; Hendara,SH.  

Pada prosesi pertama Ritual Ceriak Nerang para warga pun sangat khitmat, dipimpin langsung oleh pemangku adat Pak Ahmid dalam memanjat do’a- do’a dihadapan para warga, selain itu juga peralatan media yang di gunakan seperti; perahu kecil yang terbuat dari kulit kayu, mangkok yang berisikan beras beserta lilin dan juga kemenyan.

Setelah pembacaan Do’a selesai, perahu pun di arak menuju kedalam hutan untuk di labuh, bejarak ±200 meter dari Balai Desa Bukit Terak tersebut, setelah sampai dihutan pemangku adat Pak Ahmid beserta warga setempat berkumpul kembali dan melakukan pembacaan do’a kembali hingga selesai, usai pembacaan do'a  warga pun meninggalkan perahu tersebut dan kembali ke Balai Desa untuk berkumpul dan melakukan ritual semacam penyembuhan kepada warga yang hadir, acara ritual pun selesai  dan para warga dihibur oleh kesenian dambus sanggar seni Sinar Bukit .

semoga acara adat Ceriak Nerang Desa Bukit Terak tetap lestari, Ceriak Nerang ini merupakan salah satu kekayaan dalam kategori budaya tak benda yang harus kita jaga patut dilestarikan, sebagai bentuk apresiasi terhadap daya tarik wisata budaya yang ada di Bangka Barat.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Wakapolda Kep. Babel Kombes (Pol) Umardani, singgahi Pesanggrahan Menumbing Bangka Barat.

Wed, 03/11/2020 - 08:19

Muntok (11/03/20), Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kombes (Pol) Umardani didampingi Kapolres Bangka Barat AKBP Muhammad Adenan beserta jajaran. Dan ketua DPRD Bangka Barat Badri Syamsu singgahi  Pesanggrahan Menumbing Kab. Bangka Barat(10/03/20)

Kedatangan beliau sebagai Pejabat baru tersebut usai melakukan kunjungan kerja di Polres Bangka Barat selain bersilahturahmi  beliau juga ingin mengetahui situasi dan kondisi di wilayah hukum Bangka Barat, selain itu juga terkait tentang kesiapan Polres Bangka Barat dalam menghadapi pengamanan Pilkada serentak 2020 mendatang.

Setibanya di Pesanggrahan Menumbing beliau disambut langsung Oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yaitu Bambang H.S, setelah jamuan makan siang Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berbincang tentang sejarah Pesanggrahan Menumbing, kemudian dilanjutkan dengan berkeliling di paviliun utama untuk meninjau sekaligus melihat photo- photo para tokoh sejarah yang diasingkan di Pesanggrahan Menumbing yang berada di ketinggian 445 Mdpl tersebut.  

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

SMP Kartini 1 Kota Batam kunjungi Pesanggrahan Menumbing.

Tue, 03/10/2020 - 11:28

Muntok (10/03/20) SMP Kartini 1 Kota Batam, Provinsi Kep. Riau, kunjungi Pesanggrahan Menumbing Kab. Bangka Barat (09/03/20), kunjungan ini merupakan kegiatan Study Tour SMP Kartini 1 Batam Terakreditasi ” A ”, meliputi kelas 7, 8, dan 9, berjumlah 105 orang peserta beserta guru pendamping dan siswa – siswi selama 4 hari tanggal 08 s/d 11 Maret 2020 di Kep. Bangka Belitung.

Dalam agenda Study Tour SMP Kartini 1 Kota Batam tersebut, Bangka Barat mejadi agenda dihari kedua meliputi; Kantor DPRD Bangka Barat, Museum Timah Indonesia (MTI) Muntok, dan Pesanggrahan Menumbing Kec, Muntok, Kab. Bangka Barat.

Menurut informasi Syahruddin, S.Si, selaku Kepala Sekolah SMP Kartini 1 Kota Batam tersebut, Kegiatan Study Tour ini diadakan untuk menambah wawasan pengalaman serta membiasakan siswa belajar secara langsung mengenal tempat – tempat bersejarah dengan cara berinteraksi dengan lingkungan sekitar, dan memilih Pulau Bangka merupakan salah satu tempat yang banyak terdapat sejarahnya dan selain sejarah juga memiliki destinasi wisata alam yang indah.

Selama di Pesangrahan Menumbing  para guru dan siswa- siswi berkumpul di Aula gedung Pertemuan untuk menerima penjelasan tentang sejarah pengasingan para Tokoh Pejuang Indonesia tersebut, serta penyerahan kenang-kenangan cindera mata SMP Kartini 1 Kota Batam tersebut oleh Syahruddin, S.Si, diterima langsung Plt. Dinas pariwisata Dan Kebudayaan; Bambang HS. Beserta Kasi Cagar Budaya; M.Perhat, Kasi Bidang Promosi; Romiat.

terima kasih atas kunjungan Study Tour SMP Kartini 1 Kota Batam, Provinsi Kep. Riau, atas kedatangan nya di Bangka Barat, semoga dalam kunjungan di Kota Sejarah ini mendapatkan pembelajaran pesan kesan yang baik dalam bidang pendidikan sejarah dan Kepariwisataan.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

"Mentok Trail Run 2020" sukses di gelar di Pantai Baturakit

Mon, 03/09/2020 - 12:13

Muntok (09/03/20), terima kasih kepada pihak penyelenggara "Mentok Trail Run 2020" yang diselenggarakan di Pantai Baturakit Kec. Muntok, Kab. Bangka BaratDodi Event Organizer pada hari minggu (08/03/20).

Kegiatan ini sangat meriah  ±200 peserta dalam negeri maupun luar negeri mengikuti dalam event lomba "Mentok Trail Run 2020" tersebut, dalam pelepasan peserta lomba lari tersebut dihadiri Plt. Dinas Pariwisata Kebudayaan; Bambang HS, Kabid Promosi Pariwisata dan kebudayaan; Romiat, serta ketua penyelegara Event Organizer Dodi, dimeriahkan juga senam aerobik Zumba, parade Dj, live Music, fun game, dan doorprize.

Sebuah bentuk apresiasi bagi pihak penyelegara untuk kemajuan Bangka Barat sekaligus sebagai wadah pecinta olah raga atletik , serta mendorong perekonomian dan kepariwisataan yang ada di Bangka Barat. Berharap kedepanya acara Trail Run 2020 ini dapat berlanjut dan menjadi pintu pembuka ditahun yang akan datang.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Sanggar Kampuseni Muntok turut menyambut kedatangan Gubernur SumSel Herman Deru

Mon, 03/09/2020 - 09:00

Muntok(09/03/20), Sanggar Kampuseni Muntok turut menyambut kedatangan Gubernur SumSel Herman Deru beserta rombongan Perbakin di Pelabuhan Tanjung Kalian (08/03/20), kedatangan beliau yang sekaligus sebagai Ketua Perbakin Sumsel tersebut akan menghadiri kegiatan latihan Perbakin bersama antara Perbakin Sumsel dengan Perbakin Babel, Di lapangan tembak Markas Komando (Mako) Brimobda Bangka Belitung, guna mempersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang akan diadakan di Papua mendatang.

Dalam saat penyambutan Gubernur SumSel tersebut di iringi lantunan lagu khas melayu Bangka Barat yang dibawakan oleh seniman dari Sanggar Kampuseni di pimpin oleh Joko HP beralamatkan di Jl.Raya Peltim Kec. Muntok, Kab. Bangka Barat. Sanggar Kampuseni yang berdiri pada tahun 2008 ini masih aktif bergerak dalam bidang seni pertujukan khususnya dalam bidang tari dan musik tradisi, meliputi seni; Tari, Campak, Dambus, Rudat.

Semoga Sanggar Kampuseni selalu berkarya bagi daerah. Menjadi kekuatan seni budaya daerah, menginspirasi, dan menularkan semangat kebudayaan bagi generasi muda. Memajukan budaya, bagi pembangunan kebudayaan daerah sekaligus mendorong kepariwisataan Bangka Barat.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Anak mude Mentok, kumpulan pecinta dan pemerhati sejarah lokal

Mon, 03/09/2020 - 08:16

Dalam dua tahun terakhir, aktivitas pemerhati sejarah lokal di Bangka Barat bertambah dengan kehadiran mereka. rutin berkumpul di akhir pekan 2 kali sebulan, mereka berdiskusi dan membahas seputar sejarah Bangka dari berbagai minat. Museum Timah Indonesia Muntok menjadi "kantor" mereka untuk berkumpul dan berdiskusi. kebetulan museum juga memiliki perpustakaan dengan sumber literasi sejarah yang cukup handal untuk dipakai sebagai sumber penulisan sejarah.

Saat ini kumpulan tersebut terdiri dari Suwito Wu, Pak Fakhrizal, Agung Purnama, M Fervad Irvan, BH Suseno, Dian Septi Andini, Suryan, dan Jerry, dimana masing-masing memiliki minat dan pisau analisa berbeda-beda dalam meneliti sejarah. semisal Suwito Wu lebih fokus kepada sejarah peranakan Tionghoa Bangka, Suryan meneliti tentang sejarah penyebaran Islam di Bangka, Fakhizal Abu Bakar dengan data peristiwa Bangka pada era perang Dunia II (1942-1945), dan ragam minat yang berbeda dari penulis lainnya.

Dari aktivitas mereka ini, telah hadir buku Kapita Selekta Penulisan Sejarah lokal 2018, dan Kapita Selekta Penulisan sejarah Lokal 2019. Total terdapat 14 tulisan sejarah yang menjadi jejak tulisan mereka atas sejarah panjang di Bangka. di tahun 2020 inipun mereka berencana menghadirkan 7-10 tulisan sejarah lokal lagi. sebuah semangat untuk merekam jejak kebesaran Bangka dan mewariskannya bagi generasi berikutnya. agar tak lupa atas sejarahnya sendiri. agar menghargai nilai dan semangat para pendahulu bagi kehidupan hari ini dan nanti.

Ditunggu karya-karya berikutnya. untuk muda-mudi yang tertarik bergabung, mungkin dapat ikut dalam diskusi dan pembahasan yang mereka lakukan. semoga semakin banyak pemerhati dan pencinta sejarah lokaldan semakin besar api semangat memajukan kebudayaan daerah di Bangka Barat yang sangat  kaya dengan peninggalan sejarah.

Sumber: DisparbudPenulis: SAPEditor: BHSBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

persiapan Dodi Event Organizer “ Mentok Trail Run 2020" Pantai Baturakit

Sat, 03/07/2020 - 18:44

Muntok (07/03/20) persiapan Dodi Event Organizer selaku pihak penyelengara mengusung tema “ Mentok Trail Run 2020" dalam Kegiatan lomba olah raga wisata (sport tourism).

Kegiatan tersebut akan diselenggarakan di Pantai Baturakit, pada minggu pagi 8 Maret 2020 siap menyambut kedatangan para peserta Trailrun, dimulai pukul 07.00 wib dengan menempuh jarak ±5 Kilometer, dengan rute melewati tempat-tempat wisata di Bangka Barat, seperti; Pantai baturakit, Mangrove Leguk Bulan, Pantai Batu Berani dan Pantai Tanjung Kalian dan finis kembali di Pantai Baturakit. Kegiatan ini akan dimeriahkan juga senam aerobic Zumba, parade Djlive Musicfun game, dan doorprize menarik lainya.

mari kita apresiasikan  bentuk acara olah raga wisata tersebut, sebagai wadah olah raga sekaligus mengangkat wisata dan olahraga yang ada di Bangka Barat.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Bawaslu RI Fritz Edward Siregar kunjungi Pesanggrahan Menumbing

Sat, 03/07/2020 - 12:04

Muntok (07/03/20) Kedatanganya beliau Friszt Edward Siregar disambut hangat oleh pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kajari Muntok beserta staf, Bawaslu Bangka Belitung, Bawaslu Kab. Bangka Barat, serta anggota Bawaslu dari Kecamatan di Bangka Barat, Kec. Muntok. Kec. Simpang Teritip, Kec Jebus.

Kedatangan kujungan beliau merupakan kegiatan Rakerja yang dilaksanakan oleh pihak Bawaslu Bangka Barat berlokasi di Pesanggrahan Menumbing pada (06/03/20) ± 35 orang mengikuti acara dalam kegiatan “Rapat kerja Penguatan Kajian Hukum Peraturan Pemilihan dan Keterbukaan Informasi Publik serta Penandatanagan MOU Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara antara Bawaslu Kabupaten Bangka Barat dengan Kejaksaan Negri Bangka Barat”.

Pesanggrahan Menumbing merupakan bangunan peninggalan bersejarah yang masih aktif hingga sekarang yang di kelola langsung oleh Pemerintah Daerah setempat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka barat, selain wisata sejarah Pesanggrahan Menumbing juga mempunyai fasilitas Main Lobby/ Ruang pertemuan, ruangan ini berbentuk persegi empat berukuran 10x10 meter dengan menggunakan lantai tegel. Di dinding bagian bawah ruangan ini menggunakan panel kayu berwarna biru sebagai hiasan dinding, dan terdapat folding sebagai pembatas ruangan.  Pada bagian atasnya, memiliki 16 jendela berkaca patri berbentuk persegi panjang dengan 16 ventilasi berada di atasnya, lampu, kipas angin, air dan kecukupan listrik sebagai penunjang sarana prasarana yang memadai menjadikan Pesanggrahan Menumbing lebih aktif untuk dikunjungi wisatawan lokal maupun luar negeri.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Warga Kemang Pratama 3 Jakarta kunjungi Pesanggrahan Menumbing Muntok.

Sat, 03/07/2020 - 01:25

Muntok (06/03/20) rombongan wisatawan Warga Kemang Pratama 3 Jakarta sejumlah 14 orang mengunjungi Pesanggrahan Menumbing- Kec. Muntok, Kab. Bangka Barat. Kegiatan tersebut merupakan agenda kunjungan wisata selama tiga hari di Prov. Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 5 s/d 7 Maret 2020.

Sekitar pukul 10.00 wib rombongan wisatawan Warga kemang Pratama 3 Jakarta pun tiba di Pesanggrahan Menumbing. Bangunan Cagar Budaya ini pertama dan satu-satunya milik BTW yang terletak dipuncak gunung Menumbing ini yang merupakan bangunan permanen pertama di Pulau Bangka, dengan menggunakan teknologi atap datar terbuat dari beton bertulang, menggunakan batu granit pada lapaisan luar pada fasadenya. Peninggalan sejarah yang dibangun pada masa penjajahan kolonial Hindia Belanda diketinggian mencapai 445 Mdpl ini, disambut langsung oleh pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebagai bentuk pelayanan terhadap kunjungan wisatawan lokal mauapun asing yang berkunjung ke bangunan peninggalan bersejarah yang terletak di Bangka Barat ini.

Dalam kujungan tersebut merupakan bagian dari agenda wisata yang ingin tahu tentang Pesanggrahan Menumbing, serta melepas rasa penasaran akan tempat dimana para tokoh Bangsa Indonesia diasingkan pada masa pasca proklamasi kemerdekaan RI sejak tanggal 22 Desember 1948 s/d 7 Juli 1949. dalam pejelasan tersebut pihak dinas pariwisata dan kebudayaan menjelaskan sekelumit informasi sejarah terkait dengan bangunan sejarah tersebut, berkeliling bangunan Pesanggrahan Menumbing dan menikmati suasana kesejukan udara berfoto bersama sebagai kenang-kenangan bahwa telah menapaki pada bangunan bersejarah ini.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: nov@Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Eye gre art present "MALAM SENI 3"

Mon, 03/02/2020 - 12:55

Muntok (02/03/20)  sebuah pertunjukan karya dari penggiat seni dan seniman Muntok yang tergabung dalam wadah seni pertunjukan  "MALAM SENI 3" yang merupakan kelanjutan dari malam seni 1 dan 2 pada tahun lalu, pertunjukan ini diusung oleh  Eye gre art present Di halaman rumah Maksu Ita kampung keranggan tengah, Kec. Muntok, Kab. Bangka Barat.

Malam seni 3 kali ini Eye gre art present kali ini menyajikan warna seni yang berbeda dan kreativitas berbeda yang biasanya hanya dipentaskan di atas panggung saja, akan tetapi pada pertunjukan kali ni bukan lah panggung sebagai pementasan melainkan di pelataran halaman rumah, menampilkan 6 Kreator  muda dituangkan dalam bentuk seni rupa media, seni pertunjukan Teater dan juga musik Seperti; Guma guitar ensemble yang menceritakan kehidupan nelayan di Bangka Barat, Dayni musik edm bercerita tentang adat istidat Desa Bukit Terak, Eyes Christa dengan seni Teaternya dengan naskah kisah dari Gunung Penyabung yang di ambil sejarah lokal Bangka Barat, Donatus, Anung dan David dalam bentuk seni rupa media yang diambil dari kehidupan masyarakat tentang membuang sampah.

Pertunjukan tersebut merupakan upaya karya kerja keras bersama gotong royong para seniman lokal Muntok sebagai bagian dari partisipasi budaya di Bangka Barat berharap kedepan dapat maju, berkembang dan tetap lestari.

Sumber: disparbudbabarPenulis: SAPFotografer: Parbudbabar@2020Editor: BHSBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Pages