Subscribe to Berita Humas Bangka Barat feed
Updated: 5 hours 5 min ago

PENGGIAT LITERASI PUSTAKA TEMUI BUPATI

Mon, 09/17/2018 - 16:13

Muntok, 17/9/18__Eko Suyoko penggiat pustaka keliling bertemu Bupati Bangka Drs. H. Parhan Ali, MM diruang kerja Bupati, setelah menempuh perjalanan panjang dari Palembang ke Muntok dengan bersepeda, senin sore (17/9).

Dalam pertemuannya dengan Bupati Bangka Barat Eko Suyoko mengucapkan rasa syukurnya dan berterimakasih karena dalam kunjungannya serta bersilahturahmi ke Kabupaten Bangka Barat diterima langsung oleh Bupati Bangka Barat dan didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangka Barat.

“Disini didepan Pak Bupati dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan saya bisa menyampaikan visi misi saya tentang literasi yaitu menumbuhkan minat baca, khususnya minat baca anak-anak.” Terang Eko.

Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM juga memberikan semangat kepada Eko Suyoko agar bisa terus menyampaikan visi misi nya ke seluruh penjuru Indonesia tentang literasi atau menumbuhkan minat baca untuk anak-anak, walaupun dengan bersepeda tapi dengan semangat seperti ini akan menjadi motivasi anak-anak Indonesia khususnya anak-anak di Bangka Barat untuk gemar membaca dan menambah wawasannya dengan membaca.

“Saya harap dengan kunjungan saudara Eko ini ke beberapa tempat di Kabupaten Bangka Barat ini akan menumbuhkan dan menambah minat baca anak-anak, gemar membaca buku dan terus aktif mengunjungi perpustakaan-perpustakaan, baik perpustakaan daerah, perpustakaan desa, perpustakaan sekolah maupun Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang ada, dan ini bukan hanya untuk anak-anak saja tapi seluruh masyarakat”. Tambah Parhan.

Setelah bertemu dengan Bupati Bangka Barat, Eko Suyoko berencana mengunjungi TBM yang ada di Desa Kacung dan Kelapa, sekaligus mensosialisasikan visi misinya tentang literasi “menumbuhkan minat baca anak-anak” dengan sepedanya.

Sumber: HumasPenulis: roeFotografer: AamBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

PKK KECAMATAN PARITTIGA JUARA LOMBA MASAK SERBA IKAN TINGKAT KABUPATEN

Mon, 09/17/2018 - 16:11

Muntok, 17/9/18__Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesehjahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Parittiga berhasil menyabet juara lomba masak serba ikan tingkat Kabupaten Bangka Barat tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, yang secara resmi di buka oleh Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM, di Rumah Keboen, senin (17/9).

Lomba yang diikuti oleh sebanyak 11 Tim Penggerak PKK dari Desa, Kelurahan dan Kecamatan ini, diminta untuk menyajikan tiga macam menu yakni menu keluarga, menu balita dan kudapan, yang dimana semua menu tersebut diolah dari ikan.

Drs. H. Parhan Ali, MM mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan dan mendorong masyarakat untuk mengetahui nilai gizi yang terkandung dalam ikan.

Parhan juga berharap agar peserta lomba khususnya masyarakat Bangka Barat dapat mengembangkan kreasi menu yang inovatif dari hasil olahan berbahan ikan sehinnga nantinya dapat bernilai ekonomis dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan animo masyarakat untuk mengkonsumsi ikan terus meningkat.”ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.

Dalam lomba masak serba ikan tersebut keluar sebagai juara pertama yaitu dari TP PKK Kecamatan Parittiga dengan nilai 75.05, juara kedua diraih oleh TP PKK Kelurahan Tanjung dan juara ketiga diraih TP PKK Kecamatan Jebus.

Sumber: HumasPenulis: roeFotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

LOMBA MASAK SERBA IKAN, PESAN PARHAN KEMBANGKAN KREASI MENU YANG INOVATIF

Mon, 09/17/2018 - 16:09

Muntok, 17/9/18__Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat menggelar lomba masak dengan bahan ikan tingkat Kabupaten Bangka Barat 2018, kegiatan tersebut di laksanakan di Rumah Keboen, senin (17/9).

Lomba masak serba ikan yang mengusung tema “melalui masak ikan, kita dukung industri perikanan dan ekonomi kreatif berbasis kuliner ikan sekaligus mewujudkan masyarakat Bangka Barat yang sehat dan cerdas”   ini, merupakan salah satu upaya dalam rangka untuk meningkatkan konsumsi ikan dengan cara mengembangkan jenis olahan makanan yang berbahan ikan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Saat membuka kegiatan, Bupati Bangka Barat Drs. H. Parhan Ali, MM mengatakan, lomba masak berbahan ikan ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan minat masyarakat agar mengkonsumsi ikan, karena komoditas perikanan di Kabupaten Bangka Barat sangatlah banyak dan dapat diolah menjadi berbagai macam olahan.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini animo masyarakat untuk mengkonsumsi ikan terus meningkat setiap tahunnya, dan peserta lomba khususnya masyarakat Bangka Barat dapat mengembangkan kreasi menu yang inovatif dari hasil olahan berbahan ikan sehinnga nantinya dapat bernilai ekonomis dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.” Harap Parhan.

Lomba yang diikuti oleh Tim Penggerak PKK dari Desa, Kelurahan dan Kecamatan ini, diminta untuk menyajikan tiga macam menu yakni menu keluarga, menu balita dan kudapan, yang dimana semua menu tersebut diolah dari ikan.

Pada kegiatan tersebut selain Bupati Bangka Barat, turut hadir para Asisten Sekda Bangka Barat, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Bangka Barat, Anggota TP PKK Bangka Barat dan Anggota DWP Bangka Barat.

Sumber: HumasPenulis: roeFotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

INGINKAN PEMBANGUNAN DESA YANG INOVATIF, PEMKAB BANGKA BARAT GELAR RAKOR TIM PROGRAM INOVASI DESA (PID)

Mon, 09/17/2018 - 16:02

Muntok, 17 September 2018 -- Bertempat di ruangan OR II Sekretariat Daerah Bangka Barat, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Bangka Barat melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) Tim Inovasi Kabupaten dan sosialisasi Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) dalam PID.

Kegiatan dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada para anggota Tim Inovasi di Kabupaten Bangka Barat, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) dan para pendamping desa dalam merencanakan pembangunan desa yang bersifat kreatif dan inovatif.

Di sela acara, Kabid. Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinsos Bangka Barat, Idwin, S. Hut, menjelaskan bahwa perencanaan program dibutuhkan dalam merencanakan program pembangunan desa tahun 2019. Dikatakannya lebih lanjut, hasil dari rakor hari ini akan dilanjutkan dengan kegiatan Bursa Inovasi Desa dimana akan ada dinamika pertukaran informasi program inovasi desa pada tanggal 24 September 2018 mendatang.

Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM, dalam sambutannya menghimbau agar seluruh elemen yang tergabung dalam TPID Bangka Barat memahami tugas dan fungsi masing-masing dalam kepengurusan agar semua berjalan lancar.

“cermati seluruh prosesnya, mulai dari persiapan awal, penyelenggaraan Bursa Inovasi Desa, dan kawal hasilnya agar program yang ditentukan dan dipilih nantinya dapat diterapkan desa yang bersangkutan”, jelasnya.

“jangan lupa nantinya dalam Bursa Inovasi Desa, pilihlah program kegiatan yang dirasa sesuai dengan karakter, kemampuan sumber daya di desa sehingga hasil pelaksanaan program akan bisa dicapai secara maksimal”, sambungnya.

Turut hadir dalam rapat koordinasi antara lain Asisten Sekretaris Daerah Bangka Barat bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala OPD terkait, para camat, sektor perbankan, organisasi masyarakat, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat. Selain itu, elemen masyarakat yang termasuk dalam ke dalam susunan kepanitiaan Tim Inovasi Kabupaten Bangka Barat turut berpartisipasi, diantaranya adalah tenaga ahli, pendamping desa, pendamping lokal seluruh Desa yang ada di Kabupaten Bangka Barat.

Sumber: HumasPenulis: Wahyu Fotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

MOMENTUM TAHUN BARU ISLAM, BUPATI : MARI TINGKATKAN UKHUWAH DAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA

Fri, 09/14/2018 - 14:48

Muntok, 14/9/18__Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H, di rumah dinasnya, jumat (14/9). Kegiatan ini sekaligus

untuk menyambut jemaah haji Kabupaten Bangka Barat yang baru pulang dari tanah suci melakukan ibadah haji tahun 2018. 

Drs. H. Parhan Ali, MM mengatakan tahun baru islam ini merupakan momentum bersama untuk melakukan instropeksi dan transformasi diri kearah yang lebih baik, dan bermanfaat dari tahun sebelumnya. " ungkapnya.

"Moment 1 Muharram 1440 H ini sebagai tolak ukur kita untuk meningkatkan ketaqwaan iman dan meningkatkan ukhuwah serta meningkatkan kepedulian antar sesama, dan hari ini juga sekaligus untuk menjalin silahturahmi dengan jemaah haji Kabupaten Bangka Barat yang baru pulang dari tanah suci. "ujar Parhan. 

Parhan juga mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H, semoga kita semakin memiliki kepekaan sosial, kualitas keimanan dalam ridho dan rahmat Allah SWT, dan selamat datang jemaah haji bangka barat yang baru saja kembali berkumpul bersama keluarga. "tambahnya. 

Turut hadir pada acara tersebut unsur Forkopimda Bangka Barat, para staf ahli bupati, para Asisten Sekda Bangka Barat, Kepala OPD di lingkungan pemkab bangka barat, kepala instansi vertikal Lembaga Permasyarakatan Muntok dan Badan Statistik Basional Bangka Barat, BUMN dan BUMD, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan majelis-majelis taklim. 

Sebagai penceramah pada kegiatan tersebut adalah Ust.  H.  Abdul Rohim, S. Ag. MH kepala Kantor Agama Bangka Barat.

H. Alfahri salah satu jemaah haji bangka barat mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemkab bangka barat dan pihak-pihak terkait atas segala bantuannya baik moril maupun materil, karena hanya dari kabupaten bangka barat lah yang benar-benar mengurus warganya mulai dari keberangkatan sampai menjemput di Palembang. "ungkapnya.

Sumber: HumasPenulis: roeFotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

BANGKA BARAT SUKSESKAN PROGRAM “ONE DAY FOR CHILDREN”: Wujudkan Anak Indonesia Bahagia Sejahtera Tahun 2018

Thu, 09/13/2018 - 17:00

Muntok, 13 September 2018 - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bangka Barat melaksanakan kegiatan sosial “ONE DAY FOR CHILDREN” dengan mengusung tema “Anak Indonesia, Bahagia Sejahtera” di Gedung Aula Batu Rakit Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

“ONE DAY FOR CHILDREN” merupakan kegiatan yang dilakukan sebagai wujud kepedulian dan kesadaran akan kewajiban terhadap pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak-anak. Dan hari ini, kegiatan khusus ditujukan kepada anak-anak berkebutuhan khusus, yatim, piatu, yatim piatu dan anak terlantar.

Hal ini sejalan dengan laporan Pelaksana yang dibacakan panitia penyelenggara, kegiatan bertujuan untuk memeriahkan dan menghormati hak anak-anak dan memberikan kesempatan anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengaktualisasikan potensi dan kreativitasnya secara mandiri.

Sambutan Bupati Bangka Barat yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Sosial Sekretaris Daerah, Drs. Muhammad Soleh, M. AP, menyebutkan bahwa anak-anak ini tetap menjadi pelaku pembangunan yang siap menggerakkan roda pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun internasional.

“Pasti bisa. Potensi dan budi pekerti serta akhlak mulia hendaknya jangan lupa dibimbing sejak dini. karena itu merupakan modal utama identitas diri anak. saya sampaikan terima kasih tak terhingga kepada pengasuh, pekerja sosial dan semua pihak yang peduli dan telah melindungi, mendidik anak-anak ini.”, lanjutnya.

“Kami mewakili pihak Pemerintah Bangka Barat akan senantiasa bersama saudara. Jangan hanya “ONE DAY FOR CHILDREN”, selanjutnya harus menjadi “ALL DAY FOR CHILDREN”. untuk anak-anakku tercinta, jangan lupa untuk selalu menghormati orang tua dan guru. Insyaallah semua dilakukan demi untuk kebaikan kalian. Dan untuk kita semua, selalu ingat bahwa di sekitar kita ada anak-anak berkebutuhan khusus, yatim, piatu, yatim piatu dan anak terlantar yang membutuhkan perhatian kita”, imbuhnya.

Ditemui di sela acara, beliau menyebutkan besar harapnya bahwa kegiatan ini tidak berhenti sampai disini dan terus berlanjut di waktu mendatang.

“Kami akan selalu berusaha untuk mewujudkan tujuan ini. Akan tetapi, saya harap kita tidak lupa bahwa dengan seluruh keterbatasan, anak-anak itu hendaknya diberikan hak yang sama, jangan pernah ada diskriminasi dan pengabaian”, ungkapnya.

Beberapa kegiatan yang termasuk dalam rangkaian acara diantaranya adalah dongeng yang dibawakan oleh Pak Benny, pendongeng dari SD IT, lomba mewarnai, ,menggambar, menyusun puzzle, membentuk karakter plastisin, menyusun abjad yang diperuntukkan untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Selain itu, ada lomba tarik tambang, makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol, lempar bola dan sendok kelereng untuk anak yatim, piatu, yatim piatu dan anak terlantar. Peserta yang mengikuti lomba berasal dari SLB Negeri Muntok tingkat SD/SMP/SMALB dan Panti Asuhan Muntok.

Turut hadir dalam acara antara lain Kepala OPD Kabupaten Bangka Barat, Kepala Bagian di Sekretariat Daerah, Bank Sumsel, PT Timah, Perwakilan TP PKK, perwakilan DWP.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

HADIRI PERAYAAN 1 MUHARRAM, BUPATI AJAK EVALUASI DIRI

Wed, 09/12/2018 - 06:40

Muntok, 11/9/18__Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah di Masjid Jami’ Muntok senin malam (10/9), yang menghadirkan penceramah Al Habib Ali Bin Idrus Baraqbah, pengasuh Majelis Ta’lim Diya’ul Mustofa Palembang.

Selain menghadiri Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram  1440 H di Masjid Jami’ Muntok, Bupati Bangka Barat juga menghadiri Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram  1440 H, di Desa tepatnya di halaman sekolah Masdrasah Aliyah Miftahul Jannah Kecamatan Simpang Teritip, selasa pagi (11/9).

Drs. H. Parhan Ali, MM mengungkapkan tahun baru islam atau juga dikenal dengan tahun baru hijriyah merupakan suatu hari yang penting bagi umat islam karena menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah islam yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad SAW, peristiwa bersejarah itu terjadi pada 1 muharram tahun baru bagi kalender hijriyah.” kata Parhan saat menyampaikan sambutannya.

Parhan juga mengajak seluruh masyarakat agar pergantian tahun baru islam kali ini untuk bersama-sama mengevaluasi diri dari apa yang telah kita capai di tahun sebelumnya, dan pada tahun baru islam 1 Muharram 1440 Hijriyah ini, semoga Kabupaten Bangka Barat lebih maju, rakyat sejahtera dan makmur.

Pada perayaan tahun baru islam tersebut juga dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu pembuatan bubur sure, khitanan massal, ceramah agama, sepitew serantang (nganggung) dan permainan bola api.

Bupati Bangka Barat Drs. H. Parhan Ali, MM, juga menyempatkan diri untuk melihat proses pembuatan bubur sure dan khitanan massal, serta memberikan bingkisan kepada peserta khitanan massal.

Sumber: HumasPenulis: RoeFotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

PARHAN ALI LANTIK 2 CAMAT DALAM SEHARI

Mon, 09/10/2018 - 16:00

Isa Asadi ST dan samsiar Sip. resmi dilantik sebagai camat Tempilang dan camat kelapa oleh Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM di gedung serba guna Kecamatan Tempilang dan kecamatan kelapa, senin (10/9). Pelantikan pejabat Struktural Eselon III ini dalam rangka penyegaran posisi yang mana selama ini posisi camat tersebut telah habis masa baktinya sebagai Aparatur Negeri Sipil yang telah  memasuki masa pensiun, dalam menjalani karir sebagai Aparatur Negeri Sipil (ASN). Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM seusai melantik pejabat eselon III, khususnya Camat Tempilang dan Camat Kelapa mengungkapkan bahwa promosi atau mutasi jabatan ini jangan dipandang secara parsial dan jangan dianggap sebagai tradisi pergeseran kepemimpinan, melainkan sebagai implementasi kebijakan dalam membina dan meningkatkan karir pegawai. “Camat merupakan jabatan tertinggi di daerah wilayah kerja kecamatan yang dipimpinnya, oleh sebab itu kepada pejabat yang dilantik agar melaksanakan tugas-tugas umum pemerintahan dengan baik dan penuh tanggung jawab, agar kemajuan daerah yang sudah terprogram dan bersistem menjadi fokus pelaksanaan tugas.” ujar Parhan. Dalam pelantikan tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Setda Bangka Barat, Asisten Administrasi dan Umum Setda Bangka Barat, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Bangka Barat, Ketua TP PKK Bangka Barat, DWP Bangka Barat, seluruh Kepala Desa, Tokoh Agama, tokoh Masyarakat dan tokoh pemuda se Kecamatan tempilang dan kelapa “Saya harap kepada camat-camat yang baru dilantik agar dapat melaksanakan koordinasi dan sosialisasi dengan baik terhadap seluruh elemen masyarakat, pemerintahan desa/lurah hingga di kecamatan, karena pembangunan dapat berhasil jika seluruh elemen masyarakat ikut serta dan aktif didalamnya dan sesuai dengan kemampuan masing-masing.” Tambah Parhan.

Sumber: HumasPenulis: RoeFotografer: HumasBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

RANCANGAN APBD 2018 DAPAT PERSETUJUAN DPRD

Fri, 09/07/2018 - 16:13

Muntok, 7/9/18__Bertepatan dengan Hari Jadi Kota Muntok ke 284 Tahun 2018, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat paripurna dengan 2 (dua) agenda pengambilan keputusan bersama DPRD dan Kepala Daerah Bangka Barat tentang perubahan APBD Kabupaten Bangka Barat Tahun 2018 dan penyampaian pengantar nota keuangan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2019, di gedung Mahligai DPRD Bangka Barat, Jumat (7/9).

Dalam rapat paripurna tersebut Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM menyampaikan bahwa rancangan nota keuangan sebagai pengantar perubahan angggaran pendapatan belanja daerah Kabupaten Bangka Barat tahun anggaran 2018 telah disampaikan pada rapat paripurna dewan pada 31 agustus 2018 silam, dan telah dibahas oleh OPD-OPD Pekab Bangka Barat bersama komisi dan tim anggaran pemda bersama Badan Anggaran DPRD pada awal September lalu.” Ujarnya.

“Laporan hasil kerja badan anggaran pun sudah kita dengarkan bersama, kami memahami terhadap hal yang disampaikan serta akan mengakomodir hal-hal tersebut demi kemajuan negeri Sejiran Setason. Selanjutnya rancangan APBD Kabupaten Bangka Barat yang telah mendapatkan persetujuan dewan akan kami sampaikan kepada Gubernur Babel untuk di evaluasi Pemprov.”tambah Parhan.

Selanjutnya Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, SH juga menyampaikan bahwa nota rancangan APBD KAbupaten Bangka Barat tahun anggaran 2019 yang disampaikan ini, sebelumnya telah dibahas pada tingkat TAPD dengan OPD-OPD Pemkab Bangka Barat.” Ungkap Markus saat menyampaikan sambutan Bupati Bangka Barat pada rapat paripurna penyampaian pengantar nota keuangan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2019.

“Dalam pembahasan tersebut terjadi penyesuaian terhadap KUA/PPAS Kabupaten Bangka Barat dan telah disepakati beberapa hal antara lain penyesuaian terhadap pendapatan terutama pendapatan asli daerah, belanja tidak langsung khususnya gaji PNS, dan pada belanja langsung yaitu penyesuaian terhadap surat edaran Bupati Bangka Barat tentang penyusunan RKA OPD tahun 2019.”tambah Markus.

Rapat paripurna pengambilan keputusan bersama DPRD dan Kepala Daerah Bangka Barat tentang perubahan APBD Kabupaten Bangka Barat Tahun 2018 tersebut dipimpin langsung ketua DPRD Bangka Barat Hendra Kurniady, SE, dan untuk rapat paripurna penyampaian pengantar nota keuangan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2019 dipimpin oleh wakil ketua 1 DPRD Bangka Barat H. Badri Samsu.

Sumber: HumasPenulis: roeFotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

1200 ANAK PAUD PENUHI GRAHA APARATUR

Thu, 09/06/2018 - 15:50

Muntok, 06/9/18__Sebanyak 1200 orang anak PAUD dan TK yang berasal dari 6 Kecamatan se-Kabupaten Bangka Barat berkumpul di gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat untuk mengikuti serta meramaikan kegiatan Gebyar PAUD Kabupaten Bangka Barat tahun 2018, kamis pagi (6/9).

Gebyar PAUD Kabupaten Bangka Barat ini diselengggarakan selama 1 (satu) hari yang memperlombakan 5 cabang perlombaan yaitu lomba mewarnai, lomba membentuk plastisin, lomba kolase, lomba senam penguin dan lomba tari daerah yang diikuti oleh anak-anak PAUD dan TK se-Bangka Barat serta guru-guru PAUD.

Asisten Perekonimian dan Pembangunan Sekda Bangka Barat Drs. H. Rozali, mengatakan bahwa anak 0-6 tahun adalah masa emas perkembangan sekaligus masa kritis anak, karena seluruh aspek perkembangan anak sedang berkembang pesat, inilah masa yang dikenal dengan “Golden Age”.

Rozali juga mengajak kepada seluruh orang tua, selain mengasah kecerdasan anak, peran kedua orang tua yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari, caranya dengan metode ACB yaitu Ajarkan, Contohkan dan Biasakan.”tambahnya.

Selain itu, menurut Bunda PAUD Bangka Barat, Hj. Annisa Parhan mengungkapkan bahwa pentingnya  pendidikan anak usia dini, pentingnya pendidikan keluarga dan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini, karena negara yang mampu mendidik generasinya menjadi insan yang cerdas, berdaya saing unggul dan berakhlak mulia.

“Sebagai Bunda PAUD Bangka Barat saya sangat mendukung program pendidikan anak usia dini di Bangka Barat, salah satunya adalah kegiatan Gebyar PAUD ini. Anak-anak PAUD dapat mengeksplorasi potensi yang dimilikinya dan guru-guru PAUD yang mengikuti lomba tari daerah atau tari melayu bisa berkreasi sesuai dengan kreatifitasnya masing-masing.”ujar Bunda Annisa.

Kegiatan Gebyar PAUD Kabupaten Bangka Barat tahun 2018 ini bertujuan untuk mengajak anak belajar melalui bermain sehingga mendukung perkembangan anak yang meliputi aspek moral-struktural, fisik-motorik, kognitif (berfikir), Bahasa, social-emosional dan seni, serta kegiatan ini diharapkan mampu memunculkan potensi yang ada pada anak sehingga dapat melahirkan generasi Bangka Barat yang sehat, cerda, ceria dan berahklak mulia dengan masa depan yang cemerlang.” ungkap Drs. H. Amrullah Sidik saat menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.

Sumber: HumasPenulis: roeFotografer: 3Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

SOSIALISASI "GEMA CERMAT" DI KABUPATEN BANGKA BARAT Sekda Yunan: perhatikan prinsip 5 (Lima) O dalam menggunakan obat

Wed, 09/05/2018 - 11:23

 

Muntok, 5 September 2018 - Bertempat di Gedung Graha Aparatur Bangka Barat, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat sosialisasi Gema Cermat dilaksanakan. Gema Cermat adalah singkatan dari Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat yang merupakan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman, dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, Drs. H. Yunan Helmi, M.Si, beliau mengatakan masih minimnya informasi yang diperoleh masyarakat tentang penggunaan obat. Beliau juga mengatakan ketidakseimbangan informasi antara tenaga kesehatan kepada pasien juga menjadi salah satu faktor penyebab ketidaktahuan dan ketidakpatuhan masyarakat terhadap aturan pakai obat.
Sekda Yunan menyebutkan dalam menggunakan obat hendaknya berpegang pada prinsip 5 (Lima) O, yaitu: Obat ini apa efek sampingnya, Obat ini bagaimana cara menggunakannya, Obat ini berapa dosisnya, Obat ini apa khasiatnya, dan Obat ini apa kandungannya.
"sebagai contoh, penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan kekebalan tubuh terhadap antibiotik. Apoteker sebagai agent of change harus terlibat dalam proses edukasi masyarakat tentang penggunaan obat agar masyarakat dapat mendapatkan informasi yang benar sebelum mengkonsumsi obat tertentu", lanjutnya.
Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah perwakilan Direktorat Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan RI yang juga merupakan Master Agent of Change Apoteker, Ibu Erie Gusnellyanti, S.Si, Apt. MM, dan Ibu Pipit Nurusy Syamsiah, S.Si, Apt. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, drg. Moelyono Susanto, MHSM juga bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi.
Turut hadir dalam acara diantaranya adalah Sekretaris Dinkes Bangka Barat, Perwakilan Kejaksaan Negeri, perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK, Perwakilan Ketua DWP, perwakilan Ketua Bhayangkari, Ketua Organisasi Kesehatan, ketua pokja wartawan dan apoteker yang tersebar di Kabupaten Bangka Barat yang merupakan agent of change dalam edukasi penggunaan obat.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

BUPATI BANGKA BARAT HADIRI PESTA ADAT DESA KACUNG

Tue, 09/04/2018 - 10:46

Kelapa, 2 September 2018 - Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM menghadiri pesta adat Desa Kacung ke-72 yang bertempat di Balai Adat Suku Ketapik. Pesta adat Desa Kacung merupakan warisan Suku Ketapik yang diadakan rutin setiap tahun, dalam bulan Zulhijjah atau setelah hari Raya Idul Adha.
Pesta adat dilaksanakan untuk mengembangkan dan melestarikan budaya yang ada di masyarakat, menjalin kebersamaan antar masyarakat serta menjalin silaturahmi antar masyarakat di Desa Kacung dan masyarakat di Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat dan Bangka Belitung  pada umumnya.
Acara diawali dengan tari sambut dan penampilan pencak silat yang diiringi tabuhan gendang dan gong. Juga di adakan Arak-arakan terhadap 9 orang anak desa Kacung yang khataman Al-Qur'an juga termasuk dalam rangkaian acara. Bupati dan rombongan naik sepeda hias yang terbuat dari kayu dan rotan yang telah dirancang dalam berbagai bentuk dari hasil karya masyarakat sekitar arak-arakan di mulai dari rumah adat desa kacung mengelilingi kampung dan berakhir di Masjid desa Kacung. Sepanjang jalan, Bupati, anggota DPD RI, Bapak Hudarni Rani, dan perwakilan dari provinsi Bangka Belitung Drs. Sudarman serta rombongan di sambut oleh masyarakat sekitar dengan dilempari beras kunyit yang mana merupakan kepercayaan masyarakat desa sebagai ungkapan selamat datang kepada petinggi negeri, sekaligus wujud syukur kepada peserta khataman Al-Qur'an  dan harapan agar terhindar dari mara bahaya.
Dalam sambutannya, Bupati Parhan berharap Desa Kacung sebagai desa adat yang mana nantinya dapat juga menjadi tujuan wisata di Bangka Barat dan Bangka Belitung umumnya.
“Pesta adat ini merupakan adat lokal yang harus dilestarikan dan dipertahankan. Dengan dilaksanakannya secara rutin setiap tahun, diharapkan ruang lingkupnya akan semakin meluas dan Desa Kacung menjadi alternatif tujuan wisata adat yang dikenal di Bangka Belitung”, ujarnya.
Turut hadir dalam pesta adat diantaranya Anggota DPD RI Dapil Bangka Belitung yang juga merupakan sesepuh adat suku Ketapik, Hudarni Rani, Perwakilan Gubernur Bangka Belitung, Drs. Sudarman, M. Si, anggota DPRD Bangka Barat, asisten dan staf ahli Bangka Barat, Kepala OPD Bangka Barat, Ketua Tim penggerak PKK Bangka Barat beserta anggota, Tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Kelapa dan sekitarnya.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

JALAN SANTAI HUT MUNTOK MERIAH

Sun, 09/02/2018 - 11:00

Muntok, 2/9/18__Ribuan warga Muntok memadati dan meramaikan jalan sehat dalam rangka menyambut HUT kota Muntok yang ke 284 tahun 2018, di lapangan gelora Muntok (2/9).

Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM mengibarkan bendera start Jalan santai yang  disaksikan Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, SH, Ketua DPRD Bangka Barat, Hendra Kurniady, SE, anggota DPRD Bangka Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Bangka Barat dan kepala OPD dilingkungan Pemkab Bangka Barat, Camat Muntok, DANPOSMAL-AL, perwakilan Koramil Muntok, serta masyarakat muntok.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Suwito, SE Pemerintah Daerah bergandengan dengan masyarakat khususnya masyarakat muntok bersama-sama memeriahkan dalam memperingati hari jadi kota Muntok ini agar bisa lebih menarik, meriah dan lebih berkesan. "ujar Suwito.

"Pelaksanaan jalan santai ini berjalan dengan lancar, dan tahun ini lebih ramai dari tahun sebelumnya, ini terbukti dari tiket yang dibagikan kepada peserta jalan santai." tambah Wito.

Pelaksanaan jalan santai ini merupakan serangkaian kegiatan "Festival Jiran Nusantara HUT Kota Muntok ke 284" yang akan dilaksanakan pada tanggal 6-8 september 2018, dan puncak acara kegiatan Jiran Nusantara ini tepat pada hari jadi kota muntok yaitu tanggal 7 september 2018.

Sumber: HumasPenulis: roeFotografer: AamBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

RAPAT PARIPURNA, BUPATI SAMPAIKAN BEBERAPA HAL DASAR

Fri, 08/31/2018 - 14:13

Muntok, 31/8/18__Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Pengantar Nota Keuangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 dan rapat paripurna Penyampaian 3 Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA), digedung Mahligai DPRD Bangka Barat, jumat (31/8).

Dalam rapat paripurna penyampaian Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018, langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Bangka Barat Hendra Kurniady, SE.

Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM, dalam rapat paripurna tersebut mengungkapkan bahwa hal-hal yang mendasar dalam penyusunan rancangan perubahan APBD tahun 2018 adalah penyesuaian terhadap estimasi alokasi pendapatan daerah, penyesuaian belanja khususnya pada gaji pegawai, serta penyesuaian SILPA definitif hasil audit BPK tahun 2017.

“Dalam pelaksanaan penyusunan rencana perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2018 yang berpedoman pada peraturan perundang-undangan, serta kebijakan umum perubahan APBD dan prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan APBD tahun 2018 sebagaimana telah disepakati bulan agustus lalu.”tambah Parhan.

Setelah rapat paripurna penyampaian Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 selesai, Wakil 1 DPRD Bangka Barat H. Badri langsung memimpin rapat paripurna yang kedua yaitu Penyampaian 3 Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) tahun 2018.

Drs. H. Yunan Helmi, M.Si, menyampaikan 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang meliputi Raperda tentang bantuan hukum untuk orang miskin, Raperda tentang pengendalian dan pengawasan peredaran minuman beralkohol dan Raperda tentang pencabutan peraturan daerah Kabupaten Bangka Barat nomor 11 tahun 2017 tentang pembentukan perusahaan daerah.”ujar Yunan saat membacakan sambutan Bupati Bangka Barat.

Selain Bupati Bangka Barat, Ketua DPRD Bangka Barat dan Sekda Bangka Barat, hadir juga pada rapat tersebut  para Wakil DPRD Bangka Barat, Anggota DPRD Bangka Barat, , unsur Forkopimda Bangka Barat, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Bangka Barat, BUMN dan BUMD serta awak media.

Sumber: HumasPenulis: roeFotografer: 3Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

SEKDA TUTUP RANGKAIAN KEGIATAN HUT RI KE-73 TAHUN 2018 KABUPATEN BANGKA BARAT

Wed, 08/29/2018 - 11:15

Muntok, 28/8/18__Masyarakat Muntok  memenuhi lapangan gelora Muntok untuk menyaksikan malam hiburan dalam rangka HUT RI ke 73 tahun 2018 Kabupaten Bangka Barat, selasa malam (28/8).

Malam hiburan tersebut bertujuan untuk menutup semua rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Bangka Barat mulai dari lomba gerak jalan, lomba lari 10 KM, pengukuhan anggota Paskibraka bangka barat, mendengarkan pidato kenegaraan, upacara penaikan dan penurunan bendera merah putih, upacara tabur bunga, upacara pemberian remisi, malam resepsi kenegaraan, pawai pembangunan dan lomba marchingband. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Drs. H. Yunan Helmi, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat maupun pelajar yang sudah ikut berpartisipasi pada seluruh rangkaian kegiatan.

"Harapannya kedepan dengan memperingati HUT RI ke 73 ini, dapat menumbuhkan semangat cinta tanah air kepada kita semua. "tambah Yunan. 

Peserta yang dilibatkan dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT RI ke 73 tahun 2018 adalah para pelajar mulai dari anak-anak PAUD/TK sampai SMA/K, dinas atau instansi, ormas, LSM serta organisasi lainnya. "ujar Asisten Administrasi dan umum Ir. Herzon, saat menyampaikan laporan kegiatan. 

Turut hadir pada malam hiburan tersebut, Kajari Bangka Barat, Dr. Neva Sari, SH, M. Hum, para Asisten Sekda Bangka Barat, 10 Kepala OPD dilingkungan Pemkab Bangka Barat, Kepala Bank Sumsel Babel cabang muntok, camat muntok serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Disela kegiatan Bank Sumsel Babel cabang Muntok, membagikan doorprise kepada masyarakat yang dapat menjawab pertanyaan yang dilontarkan. Selain itu dibacakan juga hasil pemenang dari seluruh perlombaan yang dilaksanakan mulai dari lomba gerak jalan sampai lomba marchingband.

Sumber: HumasPenulis: roeFotografer: 3Bidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

PEMERINTAH BANGKA BARAT LAKUKAN KEGIATAN SOSIALISASI LEMBAGA PAUD OLEH BUNDA PAUD DI ENAM KECAMATAN

Wed, 08/29/2018 - 08:13

Mentok, 28 Agustus 2018 - Pemerintah Bangka Barat melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga melaksanakan kegiatan sosialisasi lembaga PAUD oleh Bunda PAUD di enam kecamatan di Kabupaten Bangka Barat. Kecamatan Tempilang merupakan Kecamatan pertama diselenggarakannya kegiatan sosialisasi dan akan dilanjutkan di Kecamatan Kelapa di tanggal yang sama. Bunda Paud Bangka Barat, Hj. Annisa Parhan, bertindak sebagai keynote speaker dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat beserta jajaran, Camat Tempilang dan istri selaku Bunda PAUD Kecamatan Tempilang, Kepala Puskesmas tempilang, Kades se-kecamatan Tempilang, Kepala dan Guru Paud dan TK se-kecamatan Tempilang, anggota PKK, dan PIKB Kecamatan Tempilang,
Dalam sambutannya, Hj. Annisa Parhan menegaskan bahwa program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus menjadi prioritas pertama dan utama dalam fokus pembangunan Indonesia.
“Hal ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar PAUD bahwa PAUD menjadi prioritas karena kejayaan suatu bangsa ditentukan oleh kesanggupan bangsa dalam menyiapkan generasi masa depan untuk menyambut perubahan dunia. Untuk itu, PAUD harus dikelola secara profesional”, jelasnya.
“Tak lupa saya menghimbau kepada para guru PAUD untuk selalu mendidik dengan penuh tanggung jawab dan kesabaran. Kepada orang tua dan masyarakat, mari kita bekerja bersama dalam menyukseskan Program PAUD di Bangka Barat ini agar dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan ceria, berakhlak mulia untuk menyongsong masa depan cemerlang”, himbaunya.
Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Ismantho, dalam sambutannya menyebutkan sampai pada bulan Agustus 2018, Lembaga PAUD di Bangka Barat berjumlah 163 lembaga dengan rincian sebagai berikut 40 layanan TK, 103 layanan kelompok bermain. 4 layanan taman pengasuhan anak, dan 16 satuan paud sejenis. Beliau juga menyebutkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sesama penggiat program PAUD serta meningkatkan kualitas dan manajemen kelembagaan serta kapasitas diri guru PAUD.
Kegiatan sosialisasi Lembaga PAUD oleh Bunda PAUD di enam kecamatan ini dilaksanakan selama tiga hari dengan penjadwalan sebagai berikut, Selasa 28 Agustus 2018 di Kecamatan Tempilang dan Kelapa, 29 Agustus 2018 di Kecamatan Parittiga dan Jebus, dan tanggal 30 Agustus 2018 di Kecamatan Simpang Teritip dan Muntok.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: VoliaBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

BABAR SUKSESKAN PROGRAM THREE ENDS

Tue, 08/28/2018 - 14:00

Muntok, 28/8/18__Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggelar pelatihan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesehjahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) melalui Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka Barat, selama 3 hari dimulai tanggal 28-30 Agustus 2018, di Hotel Pasadena Muntok.

Pelatihan tersebut hadiri Asisten Pemerintahan dan Sosial Sekda Bangka Barat, Drs. Muhammad Soleh, M. Ap sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi serta Kepala Dinas Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kep. Bangka Belitung, Ketua DWP Bangka Barat, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP2KBP3A Kab. Bangka Barat.

Drs. Muhammad Soleh, M. Ap mengatakan tujuan pelatihan ini untuk mensosialisasikan program unggulan Three Ends, serta menggalang dukungan lembaga masyarakat, membangun sinergi antara Kementerian PP dan PA, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha, Akademisi dam media massa.

“PUSPA ini merupakan program yang sangat penting dan harus disukseskan terutama pada program unggulannya Three Ends, yaitu mengakhiri kekerasan pada perempuan dan anak, menghentikan perdagangan -manusia serta akhiri kesenjangan ekonomi perempuan dan laki-laki, dan strategi dalam menjalankan PUSPA ini yaitu dengan dibentuk kelompok kerja (POKJA) Forum PUSPA Sejiran Setason yang memiliki fokus masing-masing pada program Three Ends. ”terang Soleh.

Kepala Dinas DP3ACSKB Prov. Babel Dra. Susanti memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, karena di Provinsi ini hanya Kabupaten Bangka Barat yang mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat untuk melakukan pelatihan Forum PUSPA ini, serta Pemerintah Provinsi juga akan mendukung upaya-upaya yang dilakukan oeh pemerintah Kabupaten Bangka Barat.”ujarnya.

Pelatihan Forum PUSPA ini melibatkan seluruh organisasi wanita Se-Bangka Barat, para Kades, media massa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sumber: HumasPenulis: HeruFotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

SEKDA BANGKA BARAT HADIRI PEMUSNAHAN BARANG BUKTI TAHUN 2018

Mon, 08/27/2018 - 11:50

 

Mentok, 27 Agustus 2018 - Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Drs. H. Yunan Helmi, M.Si, menghadiri eksekusi pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Bangka Barat.
Barang bukti yang dimaksud adalah barang bukti yang telah berkekuatan hukum (Incraht).
Turut hadir dalam eksekusi tersebut diantaranya adalah Ketua DPRD Bangka Barat,  Kepala Kejaksaan Negeri dan jajaran, Kepala Bea dan Cukai Bangka Belitung, Kepala Badan Narkotika Bangka Belitung, perwakilan Polres Bangka Barat, Kepala Dinas Kesehatan Bangka Barat dan Ketua Pokja Wartawan dan jajaran.
Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Dr. Neva Sari, SH, M.Hum mengatakan bahwa kegiatan eksekusi pemusnahan terhadap barang bukti ini merupakan kegiatan rutin yang wajib dilakukan oleh Kejaksaan Negeri sebagai leading sectornya.
"Hal ini sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) tentang keharusan untuk memusnahkan barang bukti dan pada tahun 2018 ini adalah kegiatan eksekusi yang pertama kali dilakukan”, jelasnya.
Dalam sambutannya, Dr. Neva juga menjelaskan bahwa kegiatan eksekusi pemusnahan barang bukti kali ini dilakukan terhadap 81 perkara bidang Pidana Umum dan 1 perkara bidang Pidana Khusus. Bidang Pidana Umum terdiri dari 48 perkara dari tindak pidana umum lainnya, 19 perkaran dari bidang Keamanan dan Ketertiban Umum (Kantibum), 12 perkara dari bidang Orang dan Harta Benda (Oharda), dan 2 perkaran dari Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Sedangkan dari bidang Pidana Khusus terdiri dari 1 perkara bea dan cukai dengan barang bukti sebanyak 278 slop rokok merk Sekar Madu (SMD) yang dilekati pita cukai palsu dan 58 slop rokok SMD dan 11 bungkus rokok dengan merk yang sama.
Pemusnahan dilakukan dengan membakar, menghancurkan dan menimbun barang bukti sesuai kategori.  
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti oleh unsur Forkopimda Bangka Barat yang hadir dan Kepala Bea dan Cukai Bangka Belitung.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

HADIRI SEMBAHYANG REBUT DI KLABAT, PESAN WABUB AGAR SALING HORMAT MENGHORMATI

Sun, 08/26/2018 - 06:40

Parittiga, 25/8/18__Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, SH menghadiri acara sembahyang rebut di dusun jampan desa klabat kecamatan parittiga sabtu malam (25/8), di dampingi kepala dinas pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Bangka Barat. Sembahyang rebut ini bermaksud untuk memuliakan para arwah yang sudah lebih dulu meninggal, dan sudah merupakan tradisi warga keturunan tionghoa atau khonghucu dan selalu diselenggarakan setiap tahunnya. "ungkap Markus.
"Harapannya agar kegiatan ini, dapat menjadi agenda tahunan agar dapat mendukung kepariwisataan di Bangka Barat dan dapat menjadi aset budaya yang harus dipertahankan, dikembangkan dan ditingkatkan."harap Markus.
Markus juga berpesan agar semua warga dapat saling hormat menghormati serta dapat menjaga kerukunan antar sesama dan umat beragama.
Disela-sela acara Wakil Bupati Bangka Barat Markus, SH melontarkan pertanyaan kepada 5 orang warga yang terpilih untuk menjawab pertanyaan dari Markus yaitu menyebutkan Pancasila dan 5 desa yang ada di Parittiga. Namun dari pertanyaan yang disebutkan tidak ada satu pun warga yang berhasil menjawab pertanyaan tersebut.
Wakil Bupati Bangka Barat Markus langsung memberi tahu dan mengingatkan masyarakat agar mereka sebagai warga indonesia yg baik maka kita harus paham dan tau akan pancasila itu lambang negara kita indonesia kita sebagai bangsa yg baik maka itu harus kita pahami dan kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari walaupun kita saling berbeda bahasa, agama,dan suku. "ingat markus kepada masyarakat yang hadir pada sembahyang rebut di dusun jampan desa kelabat.

Sumber: HumasPenulis: HeruFotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

ANTUSIASME MASYARAKAT MUNTOK PADATI LOKOMOBIL RAMAIKAN KOMPETISI MARCHING BAND 2018

Sat, 08/25/2018 - 14:40

 

Muntok, 24 Agustus 2018 - Kota Muntok kembali dimeriahkan dengan pelaksanaan Kompetisi Marching Band 2018.   Kompetisi ini termasuk dalam rangkaian peringatan HUT RI ke- 73. 
Hadir dalam panggung kehormatan Sekretaris Daerah, Drs. H. Yunan Helmi, M.Si, perwakilan Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Asisten Sekretaris Daerah, Staf ahli bupati dan seluruh kepala OPD , Perwakilan dari Dan Pos AL Mentok, Ketua Bhayangkari, perwakilan TP PKK dan perwakilan DWP.
Penampilan SDN 1 Jebus mengawali kompetisi Marching Band Bangka Barat tahun 2018 yang diselenggarakan di Kota Muntok.
Ribuan penonton memadati lokasi taman lokomobil karena disanalah panggung kehormatan ditempatkan. 
Salah satu warga, Romlah, mengatakan kalau daerah lokomobil adalah tempat yang strategis dan mantap untuk menonton atraksi drumband. 
"Kalo nonton di dekat panggung tu enak, kita bisa banyak melihat atraksinya", ujarnya. 
Tahun ini terdapat 8 kelompok dari tingkat SD, SMP dan SMA yang ikut dalam kompetisi ini. Dari tingkat SD ada tiga SD yang berpartisipasi yaitu SDN 1 Jebus, SD Muhammadiyah dan SDN 8 Muntok. Dari tingkat SMP juga ada tiga  peserta yaitu SMP Santa Maria, SMP 1 Mentok, dan SMP 3 Mentok. Adapun dari tingkat SMA hanya ada dua peserta, yaitu MAN Bangka Barat dan SMKN 1 Muntok. 
Di sela acara tersebut, Asisten Pemerintahan Kesra, Drs.Muhammad Soleh, M.Si menyatakan dengan antusiasme masyarakat dalam menonton beliau berharap agar kedepannya kompetisi marching band menjadi agenda rutin di Bangka Barat.
"Ini adalah tahun pertama kompetisi marching band dilaksanakan. Saya berharap kedepannya jumlah peserta marching band yang mengikuti kompetisi semakin meningkat", ungkapnya.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: TriAldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Pages