Subscribe to Berita Humas Bangka Barat feed
Updated: 4 hours 43 min ago

TNI DAN PKK KB KESEHATAN BERSINERGI DUKUNG PROGRAM KKBPK

Tue, 11/13/2018 - 16:01

Mentok, 13 November 1988 - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Bangka Barat melakukan kegiatan pencanangan bhakti TNI KB kesehatan dan kesatuan gerak PKK KB kesehatan bertempat di Lapangan Gelora Mentok. Kegiatan ini dilakukan untuk menggalang sinergitas berbagai pihak untuk mendukung program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Acara dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kab. Bangka Barat, Drs.H.Yunan Helmi, M.Si yang mewakili Bupati Bangka Barat, Forkopimda Bangka Barat, staf ahli, Asisten Sekda, perwakilan BKKBN Bangka Belitung, Kepala OPD, Ketua TPP PKK Bangka Barat, ketua DWP, Ketua Persit Candra Kirana, Ketua Bhayangkari, ketua IIKT, Ketua Adhiyaksa Darmakarini, Ketua GOW, ketua IBI, BUMN, BUMD, Kepala Instansi vertikal di Bangka Barat, dan Camat di Bangka Barat. Berdasarkan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Dinas DP2KBP3A Bangka Barat, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan 10 program pokok pkk dan cakupan pelayanan KB, meningkatkan jumlah pasangan usia subur menjadi peserta Kb, meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah disampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat. Sekda Yunan menyampaikan ada beberapa fungsi keluarga diantaranya adalah fungsi agama, sosial, cinta kasih, perlindungan, ekonomi, kelestarian lingkungan, reproduksi, yang harus disosialisasikan dan dilaksanakan kepada dan oleh seluruh masyarkat. "kami juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, TP PKK dan semua pihak yang sudah menyumbangkan pikiran dan tenaga. Perlu kebersamaan dari semua pihak untuk membentuk masyarakat Bangka Barat demi mewujudkan Bangka Barat Hebat 2021", sambungnya. TNI: Kami siap Bersinergi "Kami siap bersinergi untuk menyukseskan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)", demikian disampaikan dalam sambutan Dandim 0413 Bangka yang dibacakan oleh Danramil 07 Mentok, Mayor Sahudi. Pihaknya berharap komitmen yang sudah digalang hari ini bersifat Berkelanjutan dan berjalan lancar. "Setelah hari ini mari bersemangat untuk aksi nyata di lapangan mulai dari tingkat Kabupaten sampai desa-desa di wilayah Kabupaten Bangka Barat", tutupnya. Kegiatan juga diisi dengan stand government mobile Bangka Barat, diantaranya pelayanan KB, donor darah, pelayanan tes IVA, pengobatan gratis, pelayanan Kartu identitas anak, pelayanan kartu keluarga, akte, dan KTP, perpustakaan keliling, gelar dagang UKM Kecamatan Mentok, dan Pameran Pemanfaatan Produk toga dan Keterampilan Akupresur.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: Tri SBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

KILAU PRESTASI PETERNAK BANGKA BARAT

Mon, 11/12/2018 - 16:10

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Gebyar Produk Peternakan dan Kontes Ternak Sapi Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018 yang dilaksanakan pada tanggal 08 November 2018 di GOR Sahabudin, Pangkalpinang. Acara tersebut dibuka oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Haryoso selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan ini merupakan suatu bentuk apresiasi kepada peternak atau kelompok ternak dan seluruh insan peternakan dalam usaha memajukan bidang peternakan dan kesehatan hewan. Adapun rangkaian acara yang digelar dalam kegiatan tersebut antara lain : kontes ternak sapi hasil IB (Inseminasi Buatan), Gerakan Anak Babel Cerdas (ABC) dengan minum susu dan telur, pelayanan kesehatan hewan dan vaksinasi gratis, lomba asah terampil untuk peternak dan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba kelembagaan kelompok ternak berprestasi.

Salah satu lomba yang diikuti oleh peternak adalah lomba asah terampil, dimana dalam perlombaan ini para peserta dari seluruh kabupaten/kota di Propinsi Bangka Belitung diuji tentang pengetahuan dan keterampilan mereka di bidang peternakan dan kesehatan hewan. Terlihat para peserta sangat antusias selama perlombaan berlangsung. Hasil akhir perlombaan menunjukkan bahwa Kabupaten Bangka Barat berhasil meraih juara III dan membawa pulang tropi serta uang insentif pemenang dari penyelenggara.

Selain itu, perlombaan juga ditujukan kepada kelompok ternak yaitu Lomba kelembagaan kelompok peternak berprestasi yang merupakan suatu bentuk apresiasi kepada kelompok ternak yang telah melaksanakan usaha agribisnis peternakan sehingga langkah tersebut dapat menstimulasi bagi kelompok ternak yang lain serta masyarakat untuk terus mengembangkan usaha agribisnis peternakan. Dalam perlombaan ini, juara I diraih oleh kelompok Ternak Makmur dari Desa Sekar Biru, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat dengan ketua kelompok Bapak Rahmad Kadarta. Kelompok ini berhasil menyisihkan kelompok dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bangka Belitung dan berhak membawa pulang tropi dan 1 ekor sapi sebagai hadiah serta selanjutnya akan mewakili Propinsi Bangka Belitung untuk mengikuti lomba tingkat Nasional yang direncanakan akan dilaksanakan tahun 2019.

Selain pelaksanaan berbagai lomba, pada acara ini juga diserahkan bantuan secara simbolis kepada Kelompok ternak di wilayah Propinsi Bangka Belitung. Bantuan tersebut berupa ternak sapi dan mesin shredder (mesin pencacah pelepah sawit) yang berasal dari Dana APBD I. Pada tahun 2018, ada 2 kelompok ternak di Kabupaten Bangka Barat yang menerima bantuan ternak sapi, yaitu kelompok ternak Rintis Berkembang Desa Belo Lalut dan kelompok ternak Himah Desa Mislak. Masing-masing kelompok tersebut menerima 14 ekor ternak sapi jenis PO (Peranakan Ongole). Sedangkan 2 kelompok ternak penerima bantuan shredder yaitu, Kelompok Ternak Rengak Maju Desa Tugang dan Kelompok Ternak Makmur Desa Sekar Biru.

Pada acara tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat ikut berpartisipasi dalam memamerkan produk-produk hasil peternakan dari berbagai kelompok ternak di Kab. Bangka Barat yaitu pupuk organik padat (bokasi), pupuk organik cair (POC), pupuk tunggal organik (N,P dan K), media tanam, sekam bakar, konsentrat ternak sapi, tanaman organik serta telur asin. Para pengunjung terlihat sangat antusias bertanya tentang produk tersebut dan membelinya, bahkan 300 kg konsentrat habis terjual dibeli oleh peternak lokal.

Pada kesempatan tersebut, Edi Usman, SP selaku Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat merasa bersyukur atas prestasi yang telah diraih oleh kelompok ternak. Beliau berharap bahwa prestasi ini dapat diikuti oleh kelompok ternak yang lain serta yang paling penting adalah dapat meningkatkan semangat dalam mengembangkan sistem usaha agribisnis berbasis ternak yang memiliki nilai luhur dalam membangun ketahanan pangan bagi terciptanya stabilitas ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Pangan aktif memberikan pembinaan rutin oleh penyuluh yang rutin diadakan secara berkala. Selain itu, Dinas Pertanian dan pangan juga memfasilitasi kebutuhan kelompok ternak yang ada di Bangka Barat.

(Sumber: Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat)

Sumber: Dinas Pertanian dan PanganPenulis: Dinas Pertanian dan Pangan Bangka BaratEditor: HumasBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

PERINGATAN HARI PAHLAWAN ke-73 TAHUN 2018 KAB. BANGKA BARAT

Sat, 11/10/2018 - 11:16

Upacara Hari Pahlawan ke-73 tahun 2018 di Bangka Barat dilaksanakan di Lapangan Gelora Mentok Bangka Barat pada Sabtu, 10 November 2018. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Drs. H. Yunan Helmi, M.Si. 

Upacara dihadiri oleh para veteran perintis kemerdekaan RI di Bangka Barat, unsur Forkopimda Kab. Bangka Barat, perwakilan TP PKK, ketua DWP, perwakilan Bhayangkari, Adhiyaksa Dharmakarini, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, BUMD, instansi vertikal, organisasi masyarakat dan seluruh peserta upacara yang terdiri dari pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, dan pelajar seluruh jenjang pendidikan di Bangka Barat. 

Sekda Yunan selaku inspektur upacara membacakan sambutan Bupati Bangka Barat dan amanat Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita. 

Dalam sambutan Mensos, para peserta upacara diajak untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air, dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara. 

“peringatan hari Pahlawan menjadi momentum bagi Bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi, lanjutkan perjuangan, isi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur,” kata Sekda Yunan saat membacakan amanat Mensos.

"Sosok pemuda dibutuhkan sebagai generasi penerus yang memiliki jiwa patriotisme, pantang menyerah, disiplin, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidangnya. Negeri ini membutuhkan pemuda yang kokoh dengan jati dirinya, mempunyai karakter lokal yang luhur, percaya diri, dan peka terhadap permasalahan sosial sehingga mampu terlibat dalam usaha kesejahteraan sosial dan  memberikan pelayanan sosial", lanjutnya membacakan amanat Mensos. 

Dalam upacara, dibacakan beberapa kata mutiara oleh Bapak Parta dari beberapa Pahlawan RI, yaitu:

1.Kata mutiara Nyi Ageng Serang untuk keamanan dan kesantausaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan YME, orang yabg mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan terperosok hidupnya dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya"

2. Jend. Sudirman: tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan, Met of Zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus"

3. Prof. DR. R. Soeharso: Right or wrong my country, lebih-lebih kalo kita tahu negeri kita dalam keadaan bobrok, maka justru saat itu pula kita wajib memperbaikinya".

4 prof. DR. Moh. Yamin, SH : "cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong , tapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri".

5 Supriyadi: "kita yang berjuang jangan sekali-sekali mengharapkan pangkat, kedudukan, ataupun gaji yang tinggi".

6. Teuku Nyak Arif: "Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama".

Setelah mengikuti upacara, Sekda bersama unsur forkopimda dan peserta upacara lainnya menuju ke dermaga Pusmet Mentok untuk mengikuti acara tabur bunga. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Wakil Kapolres Bangka Barat, Kompol Bim Rekoaji, SE.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: HumasBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

YUNAN HADIRI PELANTIKAN PAW ANGGOTA DPRD BABAR

Fri, 11/09/2018 - 15:44

Muntok, 9/11/18__Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Drs. H. Yunan Helmi, M.Si menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka Barat mewakili Bupati Bangka Barat dalam rangka Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat masa jabatan 2018-2019 di gedung Mahligai DPRD Bangka Barat, jumat (9/11).

Dalam kesempatan tersebut Yunan menyampaikan permohonan maaf Bupati Bangka Barat seyogya nya beliau akan menghadiri pelantikan ini, namun karena ada kegiatan lain yang tidak bisa diwakilkan, dan saya atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan selamat bertugas kepada anggota DPRD Bangka Barat yang dilantik melalui PAW masa jabatan 2018-2019, dengan harapan semoga dapat melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat dengan penuh amanah.

"PAW ini merupakan suatu proses penggantian kekosongan keanggotaan DPRD Bangka Barat guna kelancaran pelaksanaan legislatif dalam menjalankan fungsi pokok DPRD yaitu menjalankan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan". Ujar Yunan saat menyampaikan sambutan Bupati Bangka Barat.

Melalui rapat paripurna ini, Yunan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Bangka Barat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan serta berperan aktif dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten ini agar tercapai masyarakat sejahtera dan demi terwujudnya Bangka Barat Hebat 2021". Ajaknya.

Pelantikan pergantian antar waktu tersebut berlangsung hikmad yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua 1 DPRD H. Badri Samsu dan dihadiri unsur Forkopimda Bangka Barat, para Staf Ahli Bupati, para asisten Sekda Bangka Barat, BUMN dan BUMD, Kepala Kantor Vertikal di Bangka Barat, anggota PKK dan anggota DWP Bangka Barat, tokoh agama, tokoh Masyarakat dan insan Pers.

Sama halnya dengan Wakil Ketua 1 DPRD Bangka Barat, H. Badri Samsu mengingatkan agar anggota DPRD Bangka Barat yang dilantik melalui PAW agar segera menyesuaikan diri terhadap berbagai aturan dan tata tertib beserta kode etik yang menjadi pedoman dalam sebagai anggota DPRD.

"Kepada anggota yang baru dilantik untuk segera berkiprah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, aspirasi masyarakat harus diutamakan." Harap Badri.

Sumber: HumasPenulis: RoeFotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

GEBYAR BANGKA BARAT MEMBACA TAHUN 2018: MOMENTUM TUMBUHKAN MOTIVASI MEMBACA GENERASI MUDA

Wed, 11/07/2018 - 16:13

Mentok, 7 November 2018 - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangka Barat kembali melaksanakan Gebyar Bangka Barat Membaca tahun 2018. Gebyar yang Bertempat di Gedung Graha Aparatur Bangka Barat ini berlangsung meriah dan diramaikan dengan beberapa stand pameran dari beberapa perpustakaan sekolah dan desa serta komunitas di Bangka Barat serta pihak swasta. 
Dua hari sebelumnya Gebyar Membaca yang mengusung tema "Tularkan virus membaca melalui seni menuju Bangka Barat hebat tahun 2021" ini sudah diisi dengan berbagai lomba diantaranya lomba stand up comedy, lomba duta baca, dan lomba story telling. 
Gebyar yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah dan jajaran, Forkopimda, Kepala Bidang Layanan dan Koleksi Umum Perpustakaan Nasional, Ketua TP PKK dan jajaran, instansi vertikal, BUMD, pihak perbankan, Camat, Kepala Sekolah, guru dan siswa di Bangka Barat ini dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, SH. 
Dalam sambutan Bupati Bangka Barat yang dibacakan oleh Wabup Markus, beliau menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang menyukseskan acara ini.  
"berbagai kegiatan sudah dan akan terus kita lakukan sebagai upaya menumbuhkembangkan budaya cinta membaca. Karena dengan membaca kita dapat memperluas wawasan dan pengetahuan", ujarnya. 
Gebyar Bangka Barat Membaca Tahun 2018 ini juga dijadikan sebagai momentum launching e-perpus oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. E-perpus merupakan inovasi baru dalam menyediakan layanan pustaka secara online yang berisi koleksi buku elektronik yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun. 

Cornelia Agatha dan Ferry Curtis datang meriahkan Gebyar Bangka Barat Membaca Tahun 2018

Gebyar Membaca tahun ini kembali menghadirkan motivator budaya membaca dan musisi Indonesia untuk berbagi kisah, pengalaman dan trik untuk menumbuhkan motivasi membaca. Mereka adalah Cornelia Agatha dan Ferry Curtis. 
Cornelia Agatha yang dikenal dengan Sarah si Doel menyebutkan bahwa kegemarannya membaca tak lagi menjadi sekadar hobi, tapi sudah menjadi gaya hidupnya. 
"dimanapun saya selalu menyempatkan diri membaca. Terkadang saya pergi sendiri ke coffee shop membawa buku untuk hanya sekadar membaca", ceritanya.
"hobi membaca hendaknya ditanamkan sejak dini. Banyak cara untuk melakukannya, diantaranya adalah melalui story telling. Jadi jangan hanya memberikan buku kepada anak untuk dibaca, tapi mulailah dengan membacakan", lanjutnya. 
Lain Cornelia, lain juga dengan kang Ferry, begitu sapaan akrabnya. Kang Ferry adalah seorang musisi yang mengedukasi melalui lirik lagu ciptaannya. Salah satu liriknya berbunyi: "guru yang hebat senang membaca, murid yang pandai selalu membaca, pemimpin besar pasti membaca, bangsa yang mau bangsa pembaca".
"jadi, musik saya jadikan sebagai media edukasi. Saya menulis lirik sederhana untuk sesuatu yang bermakna. Terus membaca karena dengan membaca kita banyak tahu, sebaliknya kalo tidak membaca jadi sok tahu", selorohnya. 
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada perpustakaan yang berhasil memenangkan lomba di berbagai event, baik tingkat provinsi kepulauan Bangka Belitung maupun tingkat nasional.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: HumasBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

SETDA HADIRI TRAINING HISTORIC URBAN LANDSCAPE

Wed, 11/07/2018 - 11:13

Muntok, 07/11/18__Training Historic Urban Landscape (HUL) merupakan bagian kegiatan dari perayaan ulang tahun Museum Timah Indonesia Muntok sekaligus ajang pertemuan PAN Sumatera Network For Heritage Conservation, serta untuk pendekatan dalam pengembangan kota bersejarah yang direkomendasikan oleh Unesco sejak 2011 yang dilaksanakan di Museum Timah Indonesia Muntok, rabu (7/11).

Menurut Eko Zudianto Kepala Unit Metalurgi Muntok mengungkapkan bahwa pendirian museum timah di Pangkalpinang dan di Muntok ini merupakan salah satu komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan PT Timah, dan keberadaan museum akan terus dikembangkan menyesuaikan kebutuhan untuk mengedukasi masyarakat tentang penambangan timah sekaligus menjadi daya tarik wisatawan datang ke sini.

“Sejak berdiri Museum Timah Indonesia hingga saat ini menjadi destinasi utama wisata sejarah, bahkan setiap tahunnya bisa mencapai 50.000 pengunjung baik wisatawan lokal maupun mancanegara dan kami berharap keberadaan museum bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya dalam meningkatkan potensi wisata sejarah dengan konsep pendidikan dan hiburan,” tambah Eko.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat Drs. H. Yunan Helmi, M. Si mengatakan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mengucapkan terimakasih kepada PT Timah atas keberadaan Museum Timah Indonesia Muntok, yang sudah menyediakan informasi dan aktif mengedukasi dan memotivasi masyarakat. Ungkap Yunan saat memberikan sambutan pada pembukaan Historic Urban Landscape (HUL).

“Mari kita bersama-sama menggali potensi kekayaan sejarah dan budaya daerah sebagai asset yang bernilai tinggi bagi pembangunan daerah ini dimasa yang akan datang, dan ini bukan saja Pemerintah Daerah tapi juga stakeholder lainnya.” Ajak Yunan.

Ini merupakan bukti penegasan dan dedikasi PT Timah dam Museum Timah Indonesia Muntok terhadap kepedulian dibidang Budaya, khususnya pada upaya pengembangan kota Muntok sebagai warisan budaya di Bangka Barat, dan semoga kedepan kita bersama-sama baik Pemerintah Daerah, PT Timah dan seluruh stakeholder lainnya dapat berbuat lebih baik lagi bagi upaya membangun kepariwisataan daerah berbasis budaya sejarah lokal, harap Yunan.

Sumber: HumasPenulis: RoeFotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

BABAR LAKSANAKAN UJIAN SELEKSI CPNS

Mon, 11/05/2018 - 18:31

Muntok,5/11/18__Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melaksanakan ujian seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT UNBK) Kemendikbud di SMAN 1 Muntok (5/11) menggunakan dua lab multimedia.
Ketua pelaksana penerimaan CPNS Kabupaten Bangka Barat Ir. Herzon mengatakan pelaksanaan ujian seleksi CPNS pada hari pertama diikuti 300 peserta, yang terbagi menjadi tiga sesi dan setiap sesi nya diikuti sebanyak 100 orang peserta. Total peserta yang mendaftar CPNS di Kabupaten Bangka Barat sebanyak 1235 orang dan yang lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti ujian seleksi CPNS sebanyak 1146 orang.
"Ujian seleksi ini dilaksanakan  selama 4 hari, mulai tanggal 5 - 8 November 2018, Mudah-mudahan ujian seleksi ini tidak ada kendala." Tambah Herzon.
Senada dengan Kepala BKPSDMD Kabupaten Bangka Barat, Drs. Heru Warsito, bahwa ujian seleksi penerimaan CPNS hari pertama ini dibagi menjadi tiga sesi saja, dimulai jam 10.00 pagi untuk sesi pertama, jam 13.00 untuk sesi kedua dan sesi ketiga dimulai pukul 15.30 wib dan Untuk besok sesi pertama dimulai pukul 07.30 wib.
"Diharapkan kepada seluruh peserta yang mengikuti ujian seleksi ini dapat menjaga kondisi yang baik sehingga dapat memperoleh hasil yang optimal sesuai dengan apa yang diharapkan." Sambung Heru.
Pada ujian seleksi penerimaan CPNS ini melibatkan beberapa unsur baik panitia dari ASN pemkab Bangka Barat, anggota polres Bangka Barat, Satpol PP Kabupaten Bangka Barat dan tenaga kesehatan dari RSUD Sejiran Setason Bangka Barat.

Sumber: HumasPenulis: RoeFotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

PEMKAB BANGKA BARAT ADAKAN LOMBA MINAT BACA SESI II

Mon, 11/05/2018 - 11:00

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan kembali melaksanakan lomba minat baca. Sebelumnya, pada bulan April 2018, lomba minat baca sesi I sudah dilaksanakan dengan sistem roadshow ke sekolah-sekolah yang ada di Bangka Barat. 

Perlombaan ini dilaksanakan dalam rangka Gebyar Bangka Barat Membaca Tahun 2018 yang menjadi agenda Bangka Barat setiap tahunnya. Lomba yang diadakan selama dua hari (5-6 November) ini terdiri dari tiga jenis lomba, yaitu lomba duta baca, lomba stand up comedy dan story telling yang merupakan rangkaian dari pelaksanaan Gebyar Bangka Barat Membaca Tahun 2018 yang puncaknya akan dilaksanakan pada tanggal 7 November 2018 mendatang. 

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepala Sekolah dan guru pendamping SLTP dan SLTA di Bangka Barat, dan peserta lomba yang berasal dari SLTP dan SLTA. 

Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan, Drs. Rukiman, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

"Budaya minat baca sangat penting karena sesuai misi Bupati Bangka Barat adalah membangun sumber daya yang berkualitas, salah satu caranya adalah dengan meningkatkan wawasan. Dan wawasan di dapat dengan membaca", jelasnya. 

"Terus semangat membaca, karena membaca merupakan jendela dunia. Jadikan membaca sebagai hobi yang berkelanjutan. Tetap termotivasi untuk menjadi inspirasi lingkungan sekitar untuk gemar membaca", tutupnya. 

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, Dinas Arsip dan Perpustakaan sudah mempersiapkan e-perpus yang berisikan e-book yang bisa diunduh dimanapun. Program ini akan dilaunching pada puncak Gebyar Bangka Barat Membaca Tahun 2018 yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 7 November 2018.

Sumber: HumasPenulis: WahyuBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

BABAR TERIMA PENGHARGAAN ANUGERAH PANDU NEGERI 2018

Sat, 10/27/2018 - 14:00

Muntok, 26/10/18__Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menerima Penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2018 dengan kategori Pemerintah Daerah Dengan Kinerja Dan Tata Kelola Baik. Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat Drs. H. Yunan Helmi, M. Si yang dalam hal ini mewakili Bupati Bangka Barat, Jumat (26/10) di Jakarta.

Penghargaan tersebut merupakan ajang pemberian penghargaan untuk Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia yang memiliki kinerja dan tata kelola baik, serta pemimpin yang inovatif yang berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosial ekonomi melalui reformasi tata kelola yang baik.

Menurut Ketua umum IIPG Sigit Pramono saat membuka kegiatan tersebut, menyatakan bahwa adanya komitmen dari pemerintah pusat ingin melihat hal-hal yang positif dari pemerintah daerah, dimana yang kita ketahui banyak yang dimunculkan di media bahwa di pemerintah daerah banyak kepala daerahnya yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Melalui Pandu Negeri inilah IIPG ingin memberikan pemberitaan lain dan hal-hal yang positif bahwa tidak semua kepala daerah yang seperti itu, bahwa masih ada kepala daerah-kelapa daerah yang secara benar melaksanakan anamah di daerah masing-masing.

“Penghargaan APN 2018 tersebut bertujuan untuk menginspirasi Pemerintah daerah agar dapat berinovasi lebih baik, memberikan semangat dan lebih meningkatkan pelayanan yang lebih baik sehingga seluruh pemerintah daerah agar dapat “Berdiri Tegak Jadi Pandu Pertiwi”. Penilaian dilakukan terhadap 548 Pemerintah Daerah dari 416 Kabupaten, 98 kota dan 34 Provinsi se Indonesia, yang masuk kategori penilaian sebanyak 62 Kabupaten/Kota Provinsi se Indonesia.” Tambah Sigit.

Dalam penilaian IIPG mempunyai beberapa kategori penilaian antara lain Pemerintah daerah yang memiliki tata kelola keuangan yang istimewa selama 2 tahun terakhir (2016-2017), kepala daerah dan wakilnya tidak tersangkut kasus korupsi, memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi selama 3 tahun terakhir (2015-2017), memiliki kinerja pembangunan manusia yang bagus yang diukur dari nilai rata-rata IPM tahun 2015-2017, memiliki tata kelola pemerintah yang baik yang diukur dari nilai rata-rata AKIP periode 2015-2017, dan memiliki pencapaian program terobosan inovatif untuk mencapai visi dan misi di beberapa bidang, yang dinilai oleh tim komite penilai IIPG.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat menyampaikan rasa syukurnya karena Kabupaten Bangka Barat mendapatkan Penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2018 dari Indonesian Institute For Public Governance (IIPG) dan penghargaan yang diterima oleh Kabupaten Bangka Barat bersama-sama 45 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota berupa Kristal Kubus yang termasuk kategori yang sama yaitu Dengan Kinerja dan Tata Kelola Yang Baik.

“Ini merupakan komitmen kita untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tata kelola administrasi yang bersih kemudian laporan keuangan yang baik dan terpercaya, itu lah komitmen yang menjadi penilaian dari IIPG kemarin yang kita terima di Jakarta dan penghargaan ini langsung diserahkan oleh dewan Pembina IIPG sekaligus wakil presiden periode 2009-2014 yaitu Prov. Dr. H. Boediono, M. Ec.” Ujar Yunan.

Yunan juga berharap dengan mendapatkan Penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2018 dengan kategori Pemerintah Daerah Dengan Kinerja Dan Tata Kelola Baik ini Pemerintah Bangka Barat dapat mempertahankan dan meningkatkan pelayanan serta terus berinovasi dengan cara tetap melaksanakan penyelenggaraan pemerintah yang bersih, transparan dan itu harus dilaksanakan di Bangka Barat sehingga kita dapat terus berbenah serta meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM yang ada di Bangka Barat, supaya kedepan dapat memperoleh penghargaan-penghargaan yang lebih baik lagi.” Terang Yunan.

Sumber: HumasPenulis: roeBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

BANGKA BARAT LAUNCHING GUGUS TUGAS DAN RAD DALAM MOMENTUM HARI ANAK NASIONAL TAHUN 2018

Wed, 10/24/2018 - 14:22

Pemerintah Bangka Barat melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka Barat melaksanakan Launching Gugus Tugas dan Rencana Aksi daerah (RAD) dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) pada momentum Hari anak Nasional Tahun 2018. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini bertempat di Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat.
KLA adalah Kabupaten/kota dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. Sedangkan RAD memuat target pemerintah daerah yang ingin dicapai untuk mewujudkan KLA.
Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Barat, unsur forkopimda, kepala Dinas DP3ACSKB Bangka Belitung, Kepala OPD, Camat, Kepala Bagian, pimpinan BUMN, BUMD, perwakilan TP PKK, ketua DWP/GOW, perwakilan Bhayangkari, Persit, anggota forum anak Bangka Barat, dan perwakilan sekolah seluruh tingkatan di Kabupaten Bangka Barat.
Acara dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, SH. Dalam membacakan sambutan Bupati Bangka Barat, Wabup Markus mengucapkan selamat kepada seluruh anak-anak sehingga memiliki kesempatan yang luas untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri dalam berbagai kegiatan yang positif.
"Pendidikan anak yang terkait moralitas dan budi pekerti harus dimulai sejak dini, agar terbangun mental2 yang kuat dan mampu bersaing di masa sekarang dan masa yang akan datang", paparnya.
"Jadi tidak hanya pendidikan yang diperhatikan moralitas dan budi pekerti juga harus mendapat perhatian agar sejalan dengan konsep pembangunan yang berkualitas dimana aspek SDM menjadi modal dasar yang penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan", tambahnya.
"mari berkomitmen dan bersama untuk mewujudkan generasi Genius, Gesit, empati, berani, unggul, dan sehat", tutupnya.
Disampaikan oleh kepala DP2ACSKB
Provinsi kep. Bangka Belitung, Dra. Susanti, MAP bahwa untuk mewujudkan KLA, perlu komitmen berbagai pihak lintas sektoral yang berada di  Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan, dan keluarga ramah anak.
"komitmen ini tertuang pada rencana kegiatan yang berorientasi pada anak", jelasnya.
Beberapa prinsip Kabupaten Layak Anak yang harus dipenuhi diantaranya adalah non diskriminasi, berorientasi pada kepentingan terbaik untuk anak, melindungi hak-hak anak diantaranya hak untuk hidup, melangsungkan hidup dan berkembang, pemberian penghargaan terhadap pendapat anak dan tata pemerintahan yang baik.
Sebagai penutup acara, seluruh tamu undangan bersama-sama menyanyikan lagu yang diciptakan sendiri oleh forum anak Bangka Barat.
Selain itu, lomba menggambar juga dilaksanakan untuk memeriahkan momentum kegiatan ini. Lomba diikuti oleh pelajar tingkat SD sejumlah 14 orang. Seluruh peserta lomba harus menyesuaikan dengan tema lomba menggambar yaitu "Beragam  Budaya Menuju Kabupaten Layak Anak". Selain itu peserta harus memenuhi dua kriteria lainnya yaitu kreativitas dan estetika. Dan SD 22 Muntok terpilih sebagai juara 1, diikuti oleh SD Muhammadiyah Muntok sebagai juara 2 dan SDN 1 Muntok sebagai juara 3 dalam lomba menggambar tersebut.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

WAKILI BABEL, BANGKA BARAT JUARA UMUM 4 LOMBA CIPTA MENU B2SA TINGKAT NASIONAL

Sat, 10/20/2018 - 08:13

Muntok,17/10/18__Kabupaten Bangka Barat mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Simbang dan Aman (B2SA) tingkat Nasional yang dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dan diikuti sebanyak 34 Provinsi seluruh Indonesia di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan, rabu (17/8).

Perlombaan cipta menu B2SA bertujuan untuk meningkatkan SDM yang berkualitas dan penanganan permasalahan gizi di masyarakat melalui peningkatan pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, serta merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke XXXVIII tahun 2018.

Dalam lomba cipta menu B2SA ini Provinsi Babel yang diwakili Kabupaten Bangka Barat berhasil meraih juara umum 4, setelah menyajikan pangan lokal khas Kabupaten Bangka Barat seperti Lengkir (tepung umbi taka), siput berung, rumput laut (janggut menduyung), teh tayu, buah asam keranji dan buah buni.

Sebelum mengikuti lomba cipta menu B2SA tingkat Nasional, Kabupaten Bangka Barat terlebih dahulu memenangkan lomba cipta menu B2SA tingkat Provinsi dan berhak mewakili Provinsi Babel untuk mengikuti lomba B2SA ketingkat Nasional, yang memperebutkan piala bergilir kepala badan ketahanan pangan pusat.  Perlombaan cipta menu B2SA ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional.

Penilaian lomba cipta menu B2SA kali ini menggunakan beberapa kategori penilaian yaitu resep menu dan profil pangan lokal, keseimbangan menu, kreatifitas pengembangan resep dan aplikatif, cipta rasa, penampilan, penyajian dan keamanan pangan serta dukungan pemerintah daerah dalam penerapan konsumsi pangan B2SA di masyarakat pun menjadi salah satu kategori penilaian.

            Menurut Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat Edi Usman, SP bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara Dinas Pertanian dan Pangan Bangka Barat, TP PKK Bangka Barat serta TP PKK kecamatan Muntok, dan juga dukungan dari Dinas Pangan Provinsi Babel dan TP PKK Provinsi Babel, sehingga menjadi tim yang solid.

“Ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan karena pertama kalinya Kabupaten Bangka Barat yang mewakili Provinsi Babel masuk dalam urutan juara kategori umum, karena menu yang kita tampilkan, kita hidangkan adalah menu-menu yang sesuai dengan penilaian B2SA yang menggunakan potensi daerah.” Ungkap Edi.

            Edi juga mengatakan hasil menu yang dibuat ini akan disosialisasikan ke masyarakat, dan menu ini bisa diandalkan menjadi makanan nasional, jadi saya berharap  mari kita bersama-sama baik pemerintah daerah, pihak swasta serta semua stake holder dapat mempromosikan menu yang kita buat, karena menu ini sudah diakui secara nasional lewat lomba cipta menu B2SA.” Ajak Edi.

Piala penghargaan juara umum 4 lomba cipta menu B2SA diterima secara langsung oleh Wakil Ketua TP PKK Provinsi Babel, Hj. Laksmi Dharmayanti Abdul Fatah, dan diserahkan kepada Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Barat Bunda Annisa Parhan setelah perlombaan selesai.

Sumber: HumasPenulis: roeBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

HADIR DI BINA PAMONG BUPATI : GALI SEMUA POTENSI YANG ADA

Thu, 10/18/2018 - 15:13

Kelapa, 17/10/18__Desa Kayu Arang salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Kelapa yang menjadi tempat penyelenggaraan rapat bina pamong yang dilaksanakan oleh Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Barat, rabu, (17/10).

Dalam rapat bina pamong kali ini merupakan salah satu sarana komunikasi antara Pemerintah Daerah dengan perangkat desa, BPD, LPM serta masyarakat desa khususnya terkait pembangunan infrastruktur maupun pengembangan potensi-potensi yang ada di desa, serta terjalinnya hubungan yang lebih intensif, harmonis dan sinergis sehingga memberikan dampak positif dan konstruktif untuk masyarakat. 

Bupati Bangka Barat Drs. H. Parhan Ali, MM mengungkapkan pemerintah berupaya mengurangi ketimpangan pembangunan antara desa dan kota, salah satunya melalui penyaluran dana desa, dengan program ini tujuan dari pembangunan desa tersebut dapat segera terwujud.

"Pelaksanaan pembangunan desa harus melibatkan segenap semua lapisan masyarakat desa yang dikerjakan secara gotong royong dan menjamin peran serta masyarakat desa, gali semua potensi yang ada, kembangkan potensi lokal agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat." ujar Parhan. 

Masih dikatakan Parhan, masih banyak desa yang belum memanfaatkan dana desa dengan baik, atau ketidaktahuan dalam pengelolaan dana desa, oleh karena itu perlu senirgisitas yang baik antara pemerintah daerah dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk pengelolaan dana desa. 

Sementara itu Kades Kayu Arang, Alatas mengungkapkan terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Barat yang sudah menunjuk desa kayu arang sebagai tuan rumah untuk pelaksanaan rapat bina pamong, semoga dengan terlaksananya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa kayu arang.

"Desa Kayuarang saat ini sudah melaksanakan penyerapan dana desa sebesar 75 % sehingga sudah dapat mengusulkan pencairan tahap ketiga. Desa Kayu Arang juga memiliki potensi dibidang perikanan serta perkebunan, tapi potensi tersebut masih belum banyak dikelola dan dikembangkan diantaranya pengembangan wisata hutan mangrove terkendala status izin penggunaan kawasan, sedangkan untuk pengembangan kepiting asoka terkendala bibit, untuk itu sangat diharapkan bantuan dari Pemerintah Daerah untuk mengatasi permasalahan ini." tambah Alatas

Selain Bupati Bangka Barat, juga turut hadir Asisten Pemerintahan dan Sosial, Drs. Muhammad soleh, M. Ap, Kepala OPD di lingkungan pemkab bangka barat, camat kelapa, perwakilan UPTD KPHP rambat air menduyung, kapolsek kelapa, babinsa koramil kelapa, kepala rayon PLN muntok, Lurah Kelapa, Kades se kecamatan Kelapa, BPD serta LPM se kecamatan kelapa, tokoh agama dan tokoh masyarakat desa kayu arang.

Sumber: HumasPenulis: RoeFotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

DI DEPAN WABUP, WARGA MISLAK BERJANJI TIDAK BAB SEMBARANGAN

Tue, 10/16/2018 - 15:13

Jebus, 16/10/18__Wakil Bupati Bangka Barat (Babar), Markus menghadiri deklarasi Desa Mislak, Kecamatan Jebus sebagai desa Open Defecation Free (ODF) atau tidak Buang Air Besar (BAB) sembarangan, Selasa (16/10), di kantor Desa setempat.

Markus dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan di bidang kesehatan semakin hari akan semakin besar dan komplek, khususnya dalam pencegahaan dan pengendalian penyakit berbasis lingkungan, sehingga pada tahun 2017 telah ditandatangani nota kesepahaman antara TNI dan Kemenkes dan pada 21 Maret 2017 penandatanganan kesepakatan bersama antara 5 Kementrian (Kemenkes, Bappenas, Kemendagri, Kemenpupera, Kemendes dan PDTT).

Masih dikatakannya, upaya tersebut dilakukan untuk mengembangkan komitmen bersama dalam penyediaan sarana air minum dan sanitasi yang layak. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lain yang ditularkan melalui air dan lingkungan termasuk mencegah terjadinya stunting.

“Selain itu perlu dilakukan secara terintegrasi lintas program dan lintas sektoral pada berbagai kegiatan pembangunan kesehatan,” kata Markus.

Markus mengatakan, salah satu kegiatan yang telah dilakukan di Bangka Barat terkait hal di atas yaitu kegiatan pemicu CLTS (Community Led Total Sanitation) atau STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) yang merupakan program untuk mengimplementasikan komitmen pemerintah daerah dalam peningkatan akses air minum dan sanitasi dasar.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan STBM, tambah Markus, maka akan mensinergikan dengan bedah desaku merupakan inovasi yang dilakukan oleh Kabupaten Bangka Barat. Inovasi tersebut merupakan suatu bentuk usaha merumuskan besaran dana penyebab permasalahan baik secara langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan kesehatan yang terjadi di desa, sekaligus memberikan solusi penyelesaian dengan melibatkan sineregitas antara lintas program, lintas perangkat daerah, PKK, organisasi profesi.

Markus berharap, di tahun selanjutnya Desa Mislak yang sudah mendeklarasikan Desa ODF dapat meningkatkan statusnya menjadi Desa STBM yang terdiri dari 5 pilar, yaitu tidak BAB sembarangan (STOP BABS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), pengelolaan air minum tingkat rumah tangga (PAM RT), pengelolaan sampah tingkat rumah tangga (PS-RT), pengelolaan limbah tingkat rumah tangga (PAL-RT).

“Perlu diingat bahwa keberhasilan pelaksanaan Kecamatan dan Desa ODF merupakan kunci keberhasilan kita untuk mengurangi penyakit berbasis lingkungan,” pesannya.

Markus juga menjelaskan, ODF adalah suatu kondisi dimana setiap individu dalam suatu komunitas masyarakat tidak buang air besar sembarangan, pembuangan tinja yang tidak memenuhi persyaratan berpengaruh terhadap penularan penyakit berbasis lingkungan.

“Oleh karena itu, kita perlu memutuskan mata rantai penyakit terhadap akses tersebut. Agar usaha ini berhasil, akses masyarakat dalam menggunakan jamban sehat harus 100% pada seluruh masyarakat,” jelasnya.

Kepala Dinkes, Achmad Syaifuddin mengatakan, perlu diinformasikan bahwa program sekretariat STBM nasional telah mengembangkan sistem monitoring dan evaluasi STBM berbasis web dan sistem android. Sampai saat ini, data perkembangan STBM baru pilar 1 stop BAB sembarangan yang baru dapat ter-update.

Masih dikatakannya, jika dilihat pada sistem, maka dari 391 Desa/Kelurahan di Babel, ada 129 yang sudah terverifikasi ODF, sedangkan di Bangka Barat ada 13 Desa/Kelurahan atau 20,31 persen dari 64 Desa/Kelurahan yakni Muntok, Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Simpang Teritip Desa Pelangas dan Bukit Terak, Kecamatan Jebus Desa Limbung dan Mislak, Kecamatan Kelapa Desa Air Bulin, Mancung, Pusuk, Sinar Sari, Tebing dan Tuik, Kecamatan Parittiga Desa Telak dan Kecamatan Tempilang Desa Buyan Kelumbi.

Tujuan deklarasi ODF sendiri, menurut Ahmad, untuk melakukan perubahan perilaku higienis dan peningkatan akses sanitasi pada masyarakat sehingga masih tetap tetap diperlukan berbagai strategi baru dengan melibatkan lintas sektoral dan seluruh masyarakat sesuai dengan tupoksi masing-masing.

“Harapan lebih jauh adalah setiap individu dan komunitas memiliki sarana BAB sehingga dapat mewujudkan komunitas yang bebas dari BAB di sembarangan tempat dan akhirnya menjadi Desa ODF,” ungkapnya.

Kades Mislak, Yuzir AU mengatakan, untuk mensukseskan ODF pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dari tahun 2016. Dengan adanya deklarasi ini, maka tekat masyarakat sudah bulat tidak lagi BAB sembarangan.

“Kami nyatakan Desa Mislak sudah tidak BAB sembarangan lagi, kalau kami melanggar maka siap menerima sanksinya yakni predikat desa ODF bisa di cabut,”ujarnya.

Sumber: his/Penulis: his/Fotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

BUPATI LANTIK ANGGOTA MAJELIS TP-TGR

Mon, 10/15/2018 - 19:50

Muntok, 15/10/18__Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM melantik anggota kepengurusan Majelis Tuntutan Ganti Rugi Keuangan Dan Barang Milik Daerah Kabupaten Bangka Barat, di ruangan operasional II Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Barat, senin (15/10).

Dalam pelantikan tersebut Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM mengungkapkan pembentukan MajelisTuntutan Ganti Rugi Keuangan Dan Barang Milik Daerah Kabupaten Bangka Barat  sudah sesuai amanat peraturan pemerintah tentang tata cara tuntutan ganti kerugian negara atau daerah. 

"Nantinya Majelis ini mempunyai tugas yang sangat penting yaitu menyelesaikan kerugian daerah baik berupa uang, surat berharga dan/atau barang yang dilakukan oleh Aparatur Negeri Sipil bukan bendahara atau pejabat lainnya". Ujar Parhan.

Parhan juga berharap kepada seluruh anggota Majelis memiliki integritas dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas dan fungsinya, serta melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku, karena pada laporan keuangan pada tahun-tahun sebelumnya terdapat beberapa temuan yang menyebabkan kerugian negara. 

Dalam pelantikan tersebut selain Bupati turut hadir juga Wakil Bupati Bangka Barat Markus, SH, Asisten Pemerintahan dan Sosial, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para Kepala OPD dilingkungan Pemkab Bangka Barat.

Sumber: HumasPenulis: RoeFotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

testing

Sat, 10/13/2018 - 16:31

test

Sumber: HumasPenulis: testingBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

SMKN 1 MUNTOK JADI JUARA LOMBA INOVASI MENU IKAN

Fri, 10/12/2018 - 08:10

Dari hasil penilaian tim juri, SMKN 1 Muntok ditetapkan menjadi juara lomba Inovasi menu ikan yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan pada Kamis, 11 Oktober 2018. Menu andalan tim SMKN 1 Muntok adalah DIM (Donat Ikan Mie) yang merupakan perpaduan dari Ikan Tenggiri dan Mie dibentuk menjadi donat dan Sate Ikan Sasin. Juara 2 diraih oleh SMA Negeri 1 Muntok dan juara 3 diraih SMK Negeri 1 Kelapa.

indikator yang digunakan dalam penilaian adalah kebaharuan ide masakan, penyajian/penampilan masakan, dan cita rasa. Salah satu juri mengatakan bahwa masing-masing indikator bersifat saling melengkapi, ide yang baru dan penyajian yang oke tidak cukup jika tidak didukung oleh cita rasa yang enak.

Drs. H. Rozali mengucapkan selamat kepada para pemenang dan tidak lupa berpesan untuk terus berkreasi menciptakan inovasi agar dapat menginspirasi.

Ditemui di sela acara, salah satu peserta asal SMA 1 Muntok, Fathiya mengatakan bahwa timnya membuat Fish Pie. dirinya mengatakan bahwa sekarang saatnya membuat olahan yang anti mainstream alias tidak biasa. “pie buah sudah biasa, sekarang saatnya pie ikan”, ungkapnya. Masakan mereka dinamai dengan ‘fish pie with melted cheese”.

Lain Fathiya, lain Ezzy. Pelajar yang berasal dari SMK Negeri 1 Muntok ini salah satu menu andalannya adalah bolu Ciu Ciu, yaitu bolu dengan krim yang terbuat dari ikan ciu. Dirinya mengatakan bahwa ikan ciu banyak terdapat di perairan Muntok. “Kalo enak itu bisa murah kenapa harus mahal”, ujarnya.

Beberapa menu juga turut memeriahkan lomba, diantaranya Fish Rolled with Sticky Rice, Sweet Sour FishJang, Fish Terrine Tomato Sauce, Broccoli Egg Beaten Soup With Fish Stock, Donat Ikan Mie (DIM), Sate Ikan Saus Ikan Asin (Sate Ikan Sasin), Gulai Mangut, Gultum Iksemtomnas, dan Ikan terbang Crispi.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

LOMBA CIPTA INOVASI MENU IKAN SASAR GENERASI MUDA

Fri, 10/12/2018 - 07:56

Muntok, 11 Oktober 2018 - Melalui Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Pemerintah Bangka Barat kembali menggelar acara lomba inovasi menu masakan berbahan baku ikan tingkat Kabupaten Bangka Barat. Berbeda dengan lomba masak ikan yang digelar tanggal 17 September lalu, lomba yang berlangsung di Gedung Graha Aparatur Pemkab. Bangka Barat kali ini melibatkan generasi muda. Generasi muda yang dimaksud adalah pelajar tingkat SMA se-Kabupaten Bangka Barat.

Sebanyak tujuh tim memeriahkan lomba, diantaranya adalah SMK Negeri 1 Kelapa, SMA Negeri 1 Muntok, SMA Negeri 1 Jebus, MAN 1 Muntok, SMA Negeri 1 Simpang Teritip, dan dua tim yang berasal dari SMK Negeri 1 Muntok.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan inovasi menu masakan berbahan ikan, mempromosikan menu masakan berbahan ikan, sebagai upaya mendorong gerakan gemar makan ikan, dan mendukung tumbuh kembangnya perekonomian berbasis inovasi dengan menu dasar ikan.

Hal ini juga disampaikan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Rozali yang mewakili Bupati Bangka Barat membuka acara lomba. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan beliau disampaikan bahwa dengan melimpahnya hasil laut di perairan Muntok terutama ikan, diharapkan dapat menjadi solusi yang mendukung ketersediaan sumber pangan bergizi sekaligus terjangkau kepada masyarakat.

“kegiatan ini sudah tepat menyasar generasi muda, yaitu para pelajar SMA. Pertimbangannya adalah bahwa generasi muda merupakan masa depan bangsa, bersemangat dan berani berinovasi dan berinisiatif dalam kreasi menu masakan. Serta harapannya dapat lebih aktif menyebarluaskan informasi kepada masyarakat sekitar akan pentingnya mengonsumsi ikan”, katanya.

Bertindak sebagai tim juri dalam lomba ini adalah Juru Masak dari beberapa hotel di Bangka Barat. Indikator penilaian yang digunakan adalah kebaharuan ide masakan, penyajian/penampilan masakan, dan cita rasa.

Turut hadir dalam acara diantaranya adalah perwakilan OPD di Lingkungan Pemkab Bangka Barat, perwakilan TP PKK, Camat Jebus dan guru-guru para pendamping peserta lomba.

Sumber: HumasPenulis: WahyuFotografer: AldoBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

BUPATI RESMIKAN PDAM TEMPILANG

Tue, 10/09/2018 - 15:00

TEMPILANG - Bupati Bangka Barat Drs H Parhan Ali MM meresmikan Perusahaan Daerah Air minum (PDAM) Sejiran Setason Unit IKK Tempilang Selasa (9/10) di Desa Benteng Kota. Peresmian ini guna mewujudkan kebutuhan air bersih bagi warga Tempilang. 

Parhan mengatakan air minum merupakan kebutuhan pokok semus orang, semakin bersih air yang dikonsumsi maka semakin meningkat pula kualitas kehidupan masyarakat. Wujud nyata dari cerminan tersedianya air minum yang berkualitas pada suatu komunitas masyarakat adalah terbentuknya suatu masyarakat yang sehat serta terciptanya kehidupan sosial ekonomi yang damai dan sejahtera. Diharapkan masyarakat juga dapat mendukung program pemerintah pusat, provinsi maupun daerah agar terlaksana dengan baik untuk kepentingan bersama dan dapat mewujudkan visi dan misi Bangka Barat hebat 2021.

Masih dikatakan Parhan, pemenuhan akan kebutuhan air minum merupakan kewajiban pemerintah baik pusat maupun daerah."Saat ini tingkat pelayanan air bersih atau minum di Bangka Barat sudah mencapai 80 %, terdiri dari SPAM perdesaan 60 % dan PDAM 20 %, dengan kapasitas instalasi pengolahan air (IPA) 137,5 liter/detik, saya minta masyarakat harus menjaga air baku PDAM, jangan ditambang dan jangan membuang sampah sembarangan,"ujarnya. 

Gunawan warga Desa Benteng yang juga pelanggan PDAM mengaku senang dan terbantu dengan adanya aliran PDAM ini."Kami sangat terbantu sekali dengan adanya air PDAM unit Tempilang ini, apalagi daerah kami daerah pesisir yang sangat membutuhkan air bersih, sebelumnya kami membangun satu sumur dialiri 20 rumah, kadang tidak kebagian,"ungkapnya. 

Direktur PDAM Sejiran Setason Abdi Nursahri menyampaikan, hadirnya Instalasi Kota Kecamatan (IKK) unit Tempilang atas permintaan masyarakat terhadap kebutuhan air bersih. Saat ini sudah ada dua cabang yang sudah beroperasi yakni di Kecamatan Muntok dan Parittiga, ditambah Tempilang menjadi tiga."Saat ini pelayanan air bersih kepada masyarakat di Bangka Barat baru sekitar 20 persen oleh PDAM, kedepan kami berharap bisa melayani masyarakat terhadap kebutuhan air ini,"ujarnya. 

Masih dikatakan Abdi, IKK unit Tempilang ini sudah dibangun sejak 2009, namun baru sekarang diresmikan karena belum ada serah terima dan baru dibolehkan oleh badan pemeriksa keuangan dan pembangunan.

"IKK unit tempilang ini mampu melayani sekitar 9000 rumah, sedangkan bangunan yang ada terdiri dari pengamabil air, instalasi pengolahan air dan jaringan instalasi. Diharapkan masyarakat bisa menjaga dan memanfaatkannya dengan baik,"terangnya.

Hadir saat peresmian Anggota DPRD Medi Hestri, Kepala Satker, Kepala Balai Besar, Direktur PDAM Tirta Bangka, Kepala OPD, Kapolsek Iptu Bobory, Danramil Kelapa, Kades, tokoh agama serta undangan.

Sumber: HumasPenulis: HumasFotografer: HumasBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

GAPOKTAN KARYA USAHA DOA BERSAMA USAI PANEN RAYA, BUPATI INGIKAN SWAMSEBADA PANGAN

Sun, 09/30/2018 - 14:00

Kelapa, 30/9/18_Petani yang tergabung di  Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Karya Usaha Kelurahan Kelapa melaksanakan doa syukuran bersama Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM usai panen raya yang dilaksanakan oleh Gapoktan Karya Usaha di sawah empeng Kelurahan Kelapa, minggu (30/9).

Dikatakan Parhan Ali, Pemerintah Daerah sangat mendukung program-program yang telah dibuat oleh gapoktan-gapoktan yang ada di Kabupaten ini, khususnya Gapoktan karya usaha, karena disektor pertanian kita bisa menjadi kabupaten swasembada pangan melalui gerakan tanam padi." ungkap Parhan. 

"Ini merupakan langkah nyata dari petani gapoktan karya usaha dalam mengawali musim tanam, ini dapat menjadi contoh dan penyemangat gapoktan-gapoktan yang lainnya, dan ini bisa terus dikembangkan sehingga ini sangat memungkinkan untuk bisa menghasilkan padi yang berkualitas tinggi." sebut Parhan.

Parhan juga berharap semoga hasil panen yang akan datang dapat meningkat lagi dan menjadi salah satu Kabupaten Swasembada pangan dan penghasil padi terbesar di provinsi maupun di tingkat nasional. Kalau kita sudah menjadi swasembada pangan maka dengan sendirinya Kesehjahteraan masyarakat akan meningkat.

Sedangkan Ketua Gapoktan Karya Usaha, Alman Faluti mengungkapkan terima kasihnya kepada pemerintah yang telah membantu kami mulai dari cetak sawah, membantu bibit padi serta alat-alat pertanian, dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada pak Bupati karena telah hadir dan berkumpul bersama kami disini, ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami.

Seusai doa syukuran dilaksanakan, Bupati Bangka Barat menyerahkan secara simbolis bibit padi kepada ketua gapoktan karya usaha, yang nantinya bibit tersebut akan ditanam oleh petani dengan sistem nandur.

Plt.  Kadin Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bangka Barat, Edi mengatakan bahwa Cetak sawah empeng Kelurahan Kelapa ini dimulai tahun 2012/2013 seluas 159 hektar, namun baru dilakukan penanaman atau tertanam seluas 70 hektar yang di laksanakan oleh 357 KK atau perhitungannya per petaninya mengelola setengah hektar."ungkap Edi disela-sela kegiatan. 

Selain Bupati turut hadir pada acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Sosial Sekda Bangka Barat, Kepala BPTP provinsi Babel, Kepala BKPSDMD Bangka Barat, Kabag Humas dan Protokol Sekda Bangka Barat, Camat Kelapa, Lurah Kelapa, serta unsur forkopimka Kecamatan Kelapa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh petani gapoktan karya usaha kelurahan kelapa.

Sumber: HumasPenulis: roeFotografer: TriBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

LAKSANAKAN SOSIALISASI PPID, PEMKAB BANGKA BARAT PERCEPAT TERWUJUDNYA KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

Fri, 09/28/2018 - 15:25

 

Muntok, 27 September 2018-- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Bagian Komunikasi Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Barat melakukan sosialisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) TIngkat Kabupaten Bangka Barat Tahun 2018.
Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang kewajiban Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai Badan Publik dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Hal ini didasarkan pada UU no. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik tentang kewajiban Badan Publik untuk memberikan informasi publik.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Rozali hadir dalam kegiatan mewakili Bupati Bangka Barat. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Drs. H. Rozali disebutkan bahwa setiap Badan Publik wajib menyediakan informasi publik secara cepat, tepat waktu, biaya ringan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2013 tentang penyelenggaraan keterbukaan informasi publik. Dalam hal ini, Pemkab. Bangka Barat sudah membentuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang bertugas menyediakan dan melayani informasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi. Harapannya, implementasi UU nomor 14 tahun 2008 dapat berjalan efektif dan hak masyarakat akan informasi terpenuhi”, paparnya,
“akan tetapi, tetap harus diingat bahwa informasi ada yang bersifat terbuka, ada yang bersifat dikecualikan yang tidak bisa dibuka ke publik. Hal ini sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku”, sambungnya.
Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Anggota Komisi Informasi Bangka Belitung, Syawaluddin, S. Pd dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bangka Belitung, H.K.A. Cholil, S.Pd., M. Si.
Sasaran dari kegiatan ini adalah PPID utama dan PPID pembantu yang terdiri dari Sekretaris OPD di Wilayah Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

Sumber: HumasPenulis: WahyuBidang Informasi: Humas Bahasa: Indonesia

Pages