Subscribe to Berita Dinkes Bangka Barat feed
Updated: 22 min 37 sec ago

PERTEMUAN EVALUASI TERPADU DINAS KESEHATAN PROV. KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Thu, 07/26/2018 - 09:59

Dinas Kesehatan Kab. Bangka Barat mengikuti Pertemuan Evaluasi Terpadu Program Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Pelayanan Kesehatan dan Kesehatan Masyarakat yg diadakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pertemuan ini dilaksanakan di Hotel Puncak, Pangkalpinang, tanggal 24 sampai dengan 26 Juli 2018. Tujuan pertemuan ini untuk memaparkan hasil kegiatan semester I tahun 2018 pada bidang kesehatan  pada level provinsi. Dilanjutkan dengan diskusi dengan bahasan capaian semester I tahun 2018 dan strategi mencapai target Tahun 2018.

Dinas Kesehatan Bangka Barat mengirimkan 23  peserta untuk mengikuti pertemuan ini, terdiri dari kabid, kasi, kepala puskesmas dan tenaga penunjang lainnya.

Sumber: HumasProPenulis: AdminBidang Informasi: KesmasTags: Pertemuan Evaluasi Terpadu Bahasa: Indonesia

PELAKSANAAN LOMBA PEMANFAATAN TOGA DAN KETRAMPILAN AKUPRESUR TINGKAT PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2018

Mon, 06/11/2018 - 11:28

Kelompok Asuhan Mandiri Cemerlang Desa Kacung Kecamatan Kelapa telah mengikuti Lomba Pemanfaatan Toga dan Ketrampilan Akupresur Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hari Jumat pagi tanggal 08 Juni 2018 bertempat di Kebun Cemerlang Desa Kacung. Acara yang dihadiri oleh Tim Juri dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Camat Kelapa, TP PKK, Kepala Desa Kacung, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader asuhan mandiri dan keluarga binaan ini diawali dengan kata sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat drg H. Achmad Syaifuddin.

Kabupaten Bangka Barat berusaha melaksanakan amanat Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan bahwa pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujudnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya salah satunya melalui kegiatan pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA). Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang sebagaimana ditetapkan oleh pada Undang-Undang Nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN tahun 2005-2025). Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan kesehatan, penguatan promotif, preventif dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu strategi pembangunan kesehatan adalah mendorong masyarakat agar mampu memelihara kesehatannya, serta mengatasi gangguan kesehatan ringan secara mandiri melalui kemampuan asuhan mandiri. Pelayanan Kesehatan tradisional merupakan upaya pengembangan memanfaatkan keterlibatan masyarakat untuk memelihara kesehatannya secara mandiri. Arah kebijakan kesehatan yang memperkuat upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit serta pemberdayaan masyarakat dapat dipenuhi salah satunya oleh pelayanan kesehatan tradisional yang berorientasi pada upaya menyehatkan yang sakit dan mempertahankan yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup seseorang. Sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 103 tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional pada pasal 70 menyatakan bahwa masyarakat dapat melakukan perawatan kesehatan secara mandiri dan benar dengan memanfaatkan Taman Obat Keluarga (TOGA).

Dalam sambutannya, drg H. Achmad Syaifuddin mengatakan bahwa dengan melakukan asuhan mandiri berarti kita telah berupaya mengubah paradigma pengobatan kuratif menjadi promotif dan preventif, yang bermanfaat untuk efisiensi dan efektivitas bagi keluarga dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga sehingga kunjungan ke puskesmas merupakan kunjungan dalam rangka konsultasi kesehatan bukan untuk mengobati sakitnya. Kegiatan pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) di Kabupaten Bangka Barat sudah menjalin kemitraan sektor seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Disperindagkop dan UKM, TP PKK Kabupaten, TP PKK Kecamatan, Puskesmas, sekolah dan mitra swasta lainnya yang tidak mengikat dan akan terus meningkatkan kerjasamanya. Pemanfaatan Toga dan Ketrampilan Akupresur di Kabupaten Bangka Barat juga didasarkan surat edaran dari Bapak Bupati Kabupaten Bangka Barat tentang Penanaman dan Pemanfaatan Toga di wilayah Kabupaten Bangka Barat baik di lingkungan pekarangan kecamatan, kelurahan, desa, OPD dan rumah-rumah di Kabupaten Bangka Barat.

Pada Acara ini diisi juga dengan penyerahan hadiah pemenang I (pertama) Lomba Pemanfaatan Toga dan Ketrampilan Akupresur Tingkat Kabupaten Bangka Barat Tahun 2018 kepada Kelompok Asuhan Mandiri Desa Kacung Kecamatan Kelapa binaan Puskesmas Kelapa. Lomba Pemanfaatan Toga dan Ketrampilan Akupresur Tingkat Kabupaten Bangka Barat Tahun 2018 diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Disperindagkop & UKM dan TP PKK Kabupaten pada bulan April Tahun 2018. Hadiah pemenang diserahkan oleh Tim Juri Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan, TP PKK Kabupaten, Camat dan Kepala Desa. Pemenang I (pertama) lomba tingkat Kabupaten Bangka Barat berhak untuk diajukan ke Lomba Tingkat Provinsi.

Acara dilanjutkan dengan wawancara, verifikasi dokumen, tinjauan lapangan dan tinjauan produk pemanfaatan TOGA kelompok dan mendapatkan sambutan yang sangat baik dari Tim Juri. Kepala Dinas Kesehatan drg H. Achmad Syaifuddin mengatakan boleh berbangga dengan kemampuan Kelompok Asuhan Mandiri Desa Kacung binaan Puskesmas Kelapa mempunyai kesempatan besar untuk mendapatkan Juara di Tingkat Provinsi bahkan Nasional sehingga menjadi pemicu dan motivasi desa-desa yang ada di Kabupaten Bangka Barat untuk maju.

Sumber: Dinas KesehatanPenulis: AdminBidang Informasi: YankesTags: toga akupressur Bahasa: Indonesia