Akreditasi Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Kab. Bangka Barat Tahun 2020

Hari Rabu Tanggal 16 September 2020, bertempat di Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Kab. Bangka Barat dilaksanakan penilaian Akreditasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang didampingi oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kep. Bangka Belitung dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka. Tim Akreditasi beserta rombongan diterima langsung oleh Plt. Kepala Diperkimhub kab. Bangka Barat Helwanda, S.T., M.Eng. dan Kepala Bidang Perhubungan Kab. Bangka Barat Juswardi, SE beserta staf Dinas, serta Petugas Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Kab. Bangka Barat, yaitu Susanto, Dwi Arya Radindra, A.MdPKB, Ahmad Tastika Belagama, A.MdPKB beserta staf Pengujian Kendaraan Sherly Putri Larasati, Ressy Nelosa, A.Md.
Dasar hukum pelaksanaan Akreditasi ini adalah Undang-undang No. 22 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 133 tahun 2015 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor Setelah terakreditasi secara sah baru bisa melaksanakan uji berkala.

Adapun Tim yang melaksanakan Penilaian Akreditasi yaitu :
Indra Kusumajaya, A.Md (Ketua)
Sumarlin. S, A.Md (Wakil Ketua)
Bayu Wanda Prihantono (Anggota)
Septi Fajriani, A.Md PKB(Anggota)
Deni Setiawan (Anggota)
Untuk memenuhi persyaratan akreditasi, ada beberapa syarat dan ketentuan yang telah dipenuhi oleh Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Kab Bangka Barat, dimana dengan penambahan Alat Pengujian dan sudah di kalibrasi sebelumnya, antara lain :
Gas Analyzer (Digital)
Smoke taster (Digital)
Head Light (Digital)
Brake Taster (Digital)
Side Slip (Digital)
Speedometer (Digital)
Sound Level (Digital)
Tint Tester (Digital)
Axle Load (Digital)
Kedalaman Alur ban (Digital)
Alat ukur Dimensi (Berupa Meteran)

Akreditasi Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) sendiri terdiri atas empat jenjang. Paling rendah adalah Akreditasi C bagi UPUBKB yang hanya punya empat alat terkalibrasi, yaitu alat uji emisi gas buang COHC, smoke tester, brake tester, dan headlight tester. Jenjang kedua terendah adalah Akreditas B Bersyarat. Pada jenjang ini UPUBKB sudah punya enam hingga tujuh alat terkalibrasi. Adapun jika UPUBKB sudah memiliki sembilan alat terkalibrasi atau lebih, jenjang akan meningkat ke Akreditasi B.
Dari penilaian Tim Akreditasi, dengan harapan Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Kabupaten Bangka Barat mendapat penilaian minimal Akreditasi B, sehingga pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Bangka Barat dapat dilayani dengan maksimal pula.

Sumber: 
Disperkimhub
Penulis: 
Dwi Arya Radindra
Fotografer: 
Yozza Prianto
Editor: 
Fery ardami