Andrianto, Duta Baca Bangka Barat

MUNTOK (26/09/2017) PPID – Gelar sebagai Duta Baca menjadi idaman sebagian besar pelajar dan remaja di Bangka Barat. Itu terlihat dari antusias remaja dan pelajar untuk mengikuti seleksi Pemilihan Duta Baca Tingkat Kabupaten Bangka Barat. Selain sebagai sesuatu yang sangat bergengsi, predikat Duta Baca juga menjadi ikon yang mewakili pelajar serta menjalankan tugas mulia dengan mengajak masyarakat khususnya pelajar agar meningkatkan minat baca.

Andrianto, Pelajar SMA Negeri 1 Tempilang yang berhasil membuktikan dirinya mampu terpilih sebagai Duta Baca Bangka Barat yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat pada Rabu, tanggal 20 September lalu di Halaman Museum Timah Indonesia, Muntok, Bangka Barat.

Dalam kesempatan itu, Andrianto dinobatkan sebagai Duta Baca Bangka Barat oleh Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Bangka Barat, Hj. Anissa Parhan, mewakili Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, M.M., setelah memperoleh nilai tertinggi dan mengalahkan peserta lainnya dari berbagai sekolah di Kabupaten Bangka Barat.

Pelajar yang duduk di kelas 10 ini, selain mempunyai hobi membaca, dia juga aktif terlibat dalam kegiatan ekstra kurikuler Pramuka. Dia merasa senang dapat terpilih sebagai Duta Baca, walaupun pada awalnya sempat kurang percaya diri. Namun dengan tekadnya yang kuat, ia memberanikan diri mengikuti seleksi sebagai Duta Baca Bangka Barat, dan akhirnya sukses.

“Saya senang sekali, tidak menyangka bahwa bisa terpilih sebagai Duta Baca Bangka Barat. Ini merupakan tanggung jawab untuk memotivasi khususnya para pelajar di Bangka Barat agar meningkatkan minat bacanya,” ujar Andri dengan penuh keyakinan.

Andriyanto juga mempunyai keinginan untuk menyadarkan kembali teman-teman remajanya dan pelajar yang saat ini tengah tersibukkan oleh game online maupun aktivitas di sosial media melalui gadget. Bahkan ia prihatin ada sebagian pelajar yang terperosok dalam penyalahgunaan narkoba. Sangat sedikit remaja dan pelajar yang mempunyai hobi membaca buku.

“Dalam menghadapi teknologi, remaja rentan mengalami penyalahgunaan. Masih banyak remaja yang larut dalam game online, sosial media maupun penyalahgunaan narkoba. Kita harus benahi bersama. Saya akan mengajak mereka semua untuk menggantinya dengan hobi gemar membaca,” papar Andrianto.

Walaupun tugas ini tidaklah mudah, namun Andrianto optimis. Jika dilakukan oleh semua pihak, baik sekolah, keluarga dan masyarakat maka budaya minat baca di Bangka Barat akan tumbuh sehingga visi misi untuk menjadi Bangka Barat Hebat Tahun 2021 akan mudah diwujudkan. (ppid/muhaimin)

 

Sumber: 
PPID KAB.BANGKA BARAT
Penulis: 
MUHAIMIN
Editor: 
Muhammad Erfan
Tags: 
Ubah Kebiasaan Nge-Game dengan Membaca