ASDP MINTA PERESMIAN PELABUHAN TANJUNG API-API DIPERCEPAT

           Muntok, Bangka Barat, 30/4 (ANTARA) - ASDP Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Provinsi Bangka Belitung meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mempercepat peresmian Pelabuhan Tanjung Apiapi seiring meningkatnya volume penyeberangan di jalur tersebut.

         "Jalur penyeberangan Muntok-Palembang terus meningkat sehingga perlu adanya peningkatan pelayanan jalur pelayaran rute dengan mempersingkat waktu tempuh jalur tersebut," ujar Supervisi ASDP Pelabuhan Tanjug Kalian Agus Priyono di Muntok, Senin.

         Dengan dimulainya operasional Pelabuhan Tanjung Apiapi diharapkan pelayaran dua pulau tersebut semakin dekat dan cepat karena jaraknya hanya sekitar 35 mil dapat ditempuh dalam waktu satu jam dengan menggunakan kapal cepat, sedangkan dengan kapal feri hanya tiga jam.

         Menurut dia, selama ini untuk menempuh pelayaran dari Muntok hingga ke Pelabuhan 35 Ilir memerlukan paling cepat tiga jam sehingga dengan dibukanya Pelabuhan Tanjung Apiapi berarti mampu memangkas waktu tempuh setengan perjalanan lebih.

         "Kami yakin dengan diresmikannya Pelabuhan Tanjung Apiapi akan mampu meningkatkan ekonomi daerah terutama di Pulau Bangka yang sebagian kebutuhan warga di Pulau Bangka masih bergantung pasokan luar daerah," ujarnya.

         Dengan jarak yang lebih dekat, kata dia, tentu akan berpengaruh pada peningkatan volume barang yang dipasok dari Pulau Sumatera dan tentunya akan berpengaruh pada turunnya harga tersebut.

         Selama ini harga segala kebutuhan warga di Pulau Bangka terkenal tinggi, karena dipengaruhi mahalnya biaya transportasi dari Pulau Jawa dan Sumatera sebagai pemasok utama kebutuhan tersebut dan jumlah barangnya juga terbatas.

         Agus menambahkan, setelah peresmian Pelabuhan Tanjug Apiapi, pihaknya akan berupaya meningkatkan jumlah pelayaran kapal feri yang disesuaikan kebutuhan pelayaran jalur tersebut.

         "Saat ini kami hanya menyediakan enam armada kapal feri ditambah dua unit kapal cepat, namun jika Pelabuhan Tanujung Apiapi sudah diresmikan, rencananya feri akan kami tambah menjadi delapan sampai sepuluh unit dan kami juga akan membuka jalur kapal cepat ke Sungsang," ujarnya.

         Selain peningkatan jumlah armada penyeberangan, menurut dia, Pelabuhan Tanjung Kalian juga sedaang berupaya meningkatkan infrastruktur pelabuhan seperti pembangunan mushalla di area terminal dan peningkatan ruang tunggu dalam.

         Ia mengatakan, peningkatan infrastruktur tersebut sebagai upaya ASDP dalam mewujudkan pelabuhan agar lebih aman dan nyaman untuk kepuasan para pengunjung.

         "Kami yakin perekonomian ke dua daerah akan terus meningkat dengan diresmikannya Pelabuhan Tanjung Apiapi, apalagi Pemkab Bangka Barat sedang mengupayakan peningkatan jalan jalur Pelabuhan ke Pangkalpinang," ujarnya.

         Ia mengharapkan, program pembangunan jalan negara tersebut segera terwujud karena Muntok memiliki posisi strategis dan merupakan pintu utama yang menghubungkan antara Pulau Bangka-Sumatera.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News