BANGKA BARAT AKAN BENTUK 63 DESA MANDIRI

Muntok, 8/1 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, akan membentuk 63 desa mandiri dengan meningkatkan sumber daya manusia dan menggali potensi sumber daya alam untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

 
"Target kami seluruh atau 63 desa di Bangka Barat menjadi desa mandiri, ini program kami dalam jangka waktu lima tahun ke depan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat desa," kata Bupati Bangka Barat Zuhri di Muntok, Sabtu.
 
Ia mengatakan, langkah strategis yang dilakukan yaitu menyediakan anggaran sekitar Rp14 miliar untuk menjalankan program desa mandiri dan memperbaiki infrastruktur fisik di pemerintahan desa. "Setidaknya dalam setahun, beberapa desa sudah menjadi desa mandiri, sehingga selama lima tahun sudah semua desa di Bangka Barat menjadi desa mandiri yang masyarakatnya sudah makmur, sumber daya alamnya memadai, kreatif dan berinovatif," ujarnya.

Jumlah penduduk Bangka Barat sebanyak 175.110 jiwa yang tersebar di enam kecamatan yaitu Kecamatan Kelapa terdiri dari 13 kelurahan, Tempilang terdiri sembilan kelurahan, Muntok yang terdiri tujuh kelurahan, Simpang Teritip 11, Jebus 17 dan Parittitiga merupakan kecamatan yang baru dimekarkan pada Januari 2011.

"Semua desa di enam kecamatan tersebut harus mandiri sehingga tercipta masyarakat yang makmur dan damai. Setiap desa mendapatkan anggaran pembangunan desa dari APBD berkisar Rp200 juta hingga Rp400 jutayang disesuaikan dengan kebutuhan," ujarnya.

Menurut dia, terwujudnya desa mandiri tergantung pada kerja keras pemerintah desa dan masyarakatnya dalam menggali potensi sumber daya alam di desa tersebut.
"Kriteria desa mandiri adalah jika masyarakatnya sudah makmur dan mampu berpartisipasi untuk kemajuan desanya dan Pemerintah Kabupaten Bangka hanya bersifat membina serta mendorong masyarakat agar selalu optimistis dalam membangun desa," ujarnya.

Pembangunan desa, kata dia, disesuaikan dengan kultur, sumber daya manusia dan potensi sumber daya alam yang terdapat di desa tersebut untuk terus dikembangkan sehingga menjadi sebuah kekuatan dalam mewujudkan desa mandiri yang masyarakatnya makmur dan pembangunan fisiknya memadai.

"Membentuk desa mandiri bukan mengubah kultur dan potensi sumber daya alam yang ada, tetapi memberdayakan masyarakatnya dan menggali potensi sumber daya alam secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Program desa mandiri ini, kata dia, penting untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Bangka Barat."Desa me rupakan unsur terpenting dalam struktur pemerintahan daerah, desa merupakan basis ekonomi rakyat yang mesti mendapatkan perhatian khusus untuk menciptkan masyarakat yang makmur," ujarnya. (T.KR-HDI/B/N002/N002) 08-01-2011 15:45:29 NNNN

 

Copyright © ANTARA