BANGKA BARAT ANGGARKAN RP100 MILIAR PERBAIKAN JALAN

         Muntok, 30/5 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung pada 2012 menganggarkan lebih dari Rp100 miliar untuk perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya dalam upaya mendorong laju perekonomian masyarakat.

        "Kami anggarkan Rp100 miliar lebih dan sudah disetujui DPRD Bangka Barat untuk pembangunan berbagai infrastruktur dengan memrioritaskan pembangunan jalan antardesa dan kecamatan," ujar Bupati Bangka Barat Zuhri M Syazali di Muntok, Rabu.

        Selain anggaran dari APBD Kabupaten, kata dia, Pemkab juga mengusahaka mendapatkan anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan ke Pemprov Babel untuk meningkatkan kondisi jalan yang ada.

        "Kami akan melakukan pembangunan merata di enam kecamatan meliputi Kecamatan Muntok, Simpang Teritip, Tempilang, Kelapa, Jebus dan Parittiga, agar tidak terjadi kecemburuan sosial antarkecamatan," ujarnya.

        Ia mengatakan, Pemkab saat ini berkonsentrasi melakukan perbaikan dan pembangunan jalan dan infrastruktur lain seperti jembatan, gorong-gorong dan selokan, seiring masih minimnya kondisi infrastruktur tersebut selama ini.

        Menurut dia, dengan kondisi jalan dan infrastruktur lain yang maih memprihatinkan akan mengakibatkan daerah bersangkutan kurang berkembang karena transportasi menjadi terganggu dan warga di daerah itu akan kesulitan menggerakkan perekonomian daerahnya.

        "Kondisi jalan yang rusak tentu akan berdampak pada biaya transportasi barang produksi warga menjadi tinggi dan mempengaruhi harga di pasaran," ujarnya.

        Dengan adanya perbaikan dan pembangunan jalan diharapkan distribusi komoditas warga menjadi lancar, dan juga berdampak positif dalam bidang pendidikan karena perjalanan anak sekolah menjadi lebih lancar.

        Sementara itu, Pejabat Penghubung TNI AD Bangka Barat Mayor Infanteri Sahudi mengungkapkan dalam upaya membantu percepatan pembangunan dan mensukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), menurut rencana TNI di daerah itu akan melaksanakan pembangunan jalan di Kecamatan Parittiga.

        "Sekitar Oktober 2012 program tersebut akan berjalan, namun saat ini kami masih menunggu detail pelaksanaannya dari Pusat," ujarnya.

        Ia mengatakan, TNI akan bekerja sama dengan Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum melaksanakan pembangunan jalan sepanjang lima kilometer di Kecamatan Parittiga untuk meningkatkan jalur transportasi di daerah itu.

        Menurut dia, dalam TMMD ke-88 tahun 2012 ini TNI baru memprioritaskan pembangunan jalan di kecamatan tersebut, namun tidak menutup kemungkinan program bertambah karena sampai saat ini belum ada kepastian detail program tersebut.

        Menurut dia, dipilihnya kecamatan Parittiga untuk pelaksanaan TMMD kali ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik secara fisik maupun ekonomia karena jalan merupakan faktor utama penunjang perekonomian daerah.

        "Kami berharap program tersebut dapat membantu warga di daerah itu dan dapat kami laksanakan sampai selesai. Untuk kegiatan seperti pembangunan fasilitas lain seperti pembangunan MCK, pemugaran rumah tidak layak huni dan lainnya kami belum tahu persis karena petunjuk teknisnya belum kami terima," ujarnya.

Sumber: 
Antara
Penulis: 
Antara