BANGKA BARAT SETUJUI PERUBAHAN APBD 2013

    Muntok,  (Antara) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menyepakati perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2013 sebesar Rp641.980.844.331,29.
    "Perubahan APBD 2013 sebesar Rp641.980.844.331,29 itu meningkat sebesar Rp104.734.021.294,53 dibanding sebelum perubahan yaitu sebesar Rp537.246.823.036,76," ujar Bupati Bangka Barat Zuhri M Syazali di Muntok, Kamis.
    Ia menjelaskan, rancangan nota keuangan sebagai pengantar perubahan APBD Kabupaten Bangka Barat 2013 telah disampaikan pada Rapat paripurna DPRD pada 18 September 2013 dan telah dibahas melalui tim dari SKPD dengan komisi-komisi di DPRD Kabupaten Bangka Barat.
    "Keputusan bersama antara DPRD dengan pemkab ini kami harapkan bisa memberi dampak positif bagi kemajuan pembangunan daerah serta mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat setempat," kata dia.
    Ia menerangkan, perubahan APBD 2013 itu terdiri dari pendapatan asli daerah yang secara keseluruhan diproyeksikan sebesar Rp43.197.721.500 dibandingkan sebelum perubahan sebesar Rp24.552.370.511 atau mengalami peningkatan sebesar Rp18.645.351.000.
    Untuk dana perimbangan, kata dia, diprediksikan sebesar Rp503.306.795.987,29 atau bertambah sebesar Rp52.112.343.450,53 dibanding sebelumnya sebesar Rp451.194.452.536,76, sedangkan untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan sebesar Rp95.476.326.844.000 dibanding sebelumnya sebesar Rp61.500.000.000 atau mengalami peningkatan dibanding sebelum perubahan sebesar Rp33.976.326.844.
    "Dalam sektor belanja pada perubahan APBD 2013 dianggarkan sebesar Rp698.099.635.771,99 dibanding sebelum perubahan sebesar Rp593.444.323.036,76 atau mengalami peningkatan sebesar Rp104.655.312.735,23," kata dia.
    Ia menambahkan, untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan juga mengalami peningkatan sebesar Rp33.976.326.844 dari sebelum perubahan sebesar Rp61.500.000.000 menjadi Rp95.476.326.844.
    Untuk belanja, katanya, pada perubahan APBD 2013 ini dianggarkan sebesar Rp698.099.635.771,99, dibanding sebelum perubahan sebesar Rp593.444.323.036,76 atau bertambah sebesar Rp104.655.312.735,23, yang terdiri dari belanja tidak langsung dianggarkan sebesar Rp249.900.180.500 dibanding sebelum perubahan sebesar Rp240.187.714.384,76 atau bertambah sebesar Rp9.712.466.115,24.
    Dalam hal belanja langsung, kata dia, pada perubahan dianggarkan sebesar Rp448.199.455.272 dibanding sebelum peubahan sebesar Rp353.256.608.652 atau bertambah sebesar Rp94.942.846.620.
    "Untuk penerimaan pembiayaan diperkirakan sebesar Rp66.821.291.440,71 dibanding sebelum perubahan sebesar Rp66.000.000.000, jumlah itu mengalami peningkatan sebesar Rp821.291.440,71," kata dia.
    Zuhri menambahkan, untuk pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp10.702.500.000 dibanding sebelum perubahan sebesar Rp9.802.500.000 atau mengalami peningkatan sebesar Rp900.000.000.
    Dari gambaran rincian tersebut, kata dia, rancangan perubahan APBD 2013 didapat persentase belanja tidak langsung sebesar 35,80 persen, sedangkan untuk belanja langsung sebesar 64,20 persen.
    "Gambaran singkat perubahan APBD kabupaten Bangka Barat 2013 ini merupakan hasil pembahasan antara tim anggaran pemkab dengan Badan Anggaran dan komisi-komisi DPRD Kabupaten Bangka Barat, selanjutnya kami harapkan rancangan yang telah mendapat persetujuan DPRD ini akan kami sampaikan ke Gubernur Kepulauan Babel sesuai dengan mekanisme yang berlaku," kata dia.

Oleh Donatus Dasapurna Putranta

Sumber: 
ANTARANEWS