BANGKA BARAT UTAMAKAN PEMERATAAN KUALITAS PENDIDIKAN

          Muntok, Bangka Barat, 29/5 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, saat ini lebih mengutamakan pemerataan kualitas pendidikan sampai ke pelosok daerah dibandingkan mengejar terwujudnya rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI).

         "Kami tidak ambisius untuk mencetak RSBI, namun peningkatan kualitas pendidikan di seluruh daerah yang menjadi prioritas utama kami dalam melaksanakan program kerja," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Bangka Barat Rozali di Muntok,  Selasa.

         Ia menjelaskan, sampai saat ini di Bangka Barat baru ada satu sekolah yang teramasuk dalam kriteria RSBI yaitu SD Negeri 21 Muntok, dan pihaknya belum ada wacana untuk menambah jumlah tersebut, padahal masih ada dua sekolah yang dapat diajukan untuk ditingkatkan menjadi RSBI.

         Menurut dia, dua sekolah tersebut yaitu SMP Negeri I Muntok dan SMA Negeri I Muntok memenuhi syarat untuk diajukan menjadi RSBI, namun pihaknya belum ada rencana untuk itu, apalagi saat ini Dinas Pendidikan Babel juga sedang melakukan evaluasi terhadap kualitas RSBI yang ada di seluruh Babel.

         "Kami akan lebih mengutamakan peningkatan kualitas guru, sarana dan prasarana penunjang proses belajar mengajar untuk meningkatkan prestasi belajar siswa sampai di seluruh pelosok," ujarnya.

         Untuk RSBI sendiri, kata dia, pihaknya kurang ambisius untuk mewujudkan itu karena dikhawatirkan akan menjadikan RSBI menjadi sekolah eksklusif dan diskriminatif, karena banyak anggaran pendidikan yang akan tersedot ke sekolah tersebut sementara sekolah lainnya hanya akan kebagian anggaran sedikit.

         "Kami akan terus memberikan perhatian kepada seluruh sekolah tanpa pilih kasih, semuanya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan anggaran pendidikan baik dari daerah maupun pusat," ujarnya.

         Rozali menambahkan, RSBI merupakan program Pemerintah Pusat yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 pasal 50 ayat 3, yang menyatakan Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan bertaraf internasional.

         Terkait dengan hal tersebut, Rozali mengungkapkan saat ini di Bangka Barat terdapat satu unit sekolah tingkat SD yang masuk kategori RSBI, namun jika Pemprov Babel ingin mewujudkan satu unit untuk setiap jenjang pendidikan, pihaknya pun siap, seiring dengan kesiapan SMP Negeri I Muntok dan SMA Negeri I Muntok yang sudah memenuhi kriteria sekolah standar nasional (SSN).

         Menurut dia, RSBI atau pun SSN bukan suatu masalah mendasar untuk diperdebatkan, namun ada yang lebih penting dari hal itu, yaitu meningkatkan prestasi belajar anak tanpa memandang status sekolah karena mereka semua memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan.

         "Bagi kami pemerataan menjadi hal yang lebih penting dalam upaya meningkatkan prestasi belajar anak di seluruh Bangka Barat dan kami akan berupaya memberikan apa yang menjadi hak warga untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, bukan berdasarkan status sekolah," ujarnya.

Sumber: 
Antara
Penulis: 
Antara