BANGKA TENGAH PROMOSI WISATA LEWAT WARUNG MAKAN

          Koba, Bangka Tengah, 24/5 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mempromosikan pariwisata lewat warung makan.

         "Dalam mempromosikan pariwisata sasaran yang paling tepat adalah warung makan karena sasaran pengunjung pertama kali menggali informasi suatu daerah melalui warung makan setempat," ujar Kepala Bidang Pariwisata dan Seni Budaya Kabupaten Bangka Tengah Zaidi di Koba, Kamis.

         Ia mengatakan, masyarakat bisa menggali informasi kepariwisataan di daerah itu melalui warung makan setempat.  
    Ia menjelaskan, pengelola warung makan harus bisa memberikan informasi secara jelas tentang daerah itu, terutama tentang pariwisata.

         Pemerintah setempat sudah menjalin kerja sama dengan seluruh warung makan di daerah itu untuk ikut serta mempromosikan pariwisata.

         Sebagian besar warung makan, katanya, sudah mendapatkan informasi tentang tata cara mempromosikan pariwisata.

         "Pemerintah mengimbau kepada seluruh warung makan untuk lebih menjaga tata krama dan pelayan kepada pengunjung agar memberikan kesan yang menarik pada daerah itu," ujarnya.

         Ia mengatakan, para pedagang juga bisa mempromosikan makanan andalan warung makan tersebut.

         Selain itu, katanya, dalam melayani para tamu, pegawai warung makan harus lebih sabar agar para tamu tidak komplain dan memberikan kesan negatif kepada daerah tersebut.

         Secara umum, katanya, pengelola sebagian warung makan di Bangka Tengah sudah memberikan pelayan yang sangat bagus dalam menjamu tamu, sedangkan pada masa mendatang perlu ditingkatkan lagi kualitas pelayanan kepada para tamu.

         Ia mengharapkan, para pemilik warung makan terus menggali informasi tentang pariwisata Bangka Tengah untuk bisa memberikan informasi yang akurat kepada para calon wisatawan.

         "Selain itu, para pemilik warung makan bisa saja menjalin hubungan kerja sama dengan biro perjalanan wisata untuk mengarahkan pada kunjungan pariwisata," ujarnya.

Sumber: 
Antara
Penulis: 
Antara