BAPPENAS: EMPAT TEMA JADI ACUAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN

Jakarta, 26/4 (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Armida Salsiah Alisjahbana mengatakan pemerintah menetapkan empat tema yang menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan nasional.

"Keempat tema pembangunan itu adalah peningkatan daya saing, peningkatan daya tahan ekonomi atau 'economic resilience', peningkatan dan perluasan kesejahteraan rakyat, dan pemantapan stabilitas sosial dan politik," kata Armida dalam forum Musyawaray Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2012 di Jakarta, Kamis.

Armida menjelaskan, peningkatan daya saing merupakan kinerja pemerintah yang fokus pada peningkatan iklim investasi dan usaha. Selain itu, peningkatan daya saing juga fokus pada percepatan infrastruktur atau pembangunan jalur penyambung antardaerah yang selama ini menjadi persoalan atau penyumbat jalur distribusi.

Menurut dia, peningkatan pembangunan industri di berbagai koridor ekonomi dan penciptaan lapangan kerja khususnya bagi pekerja muda juga menjadi bagian yang tidak terlepas dari peningkatan daya saing.

Ia mengakui, persoalan logistik yang muncul selama ini menjadi salah satu penghambat daya saing. Hal tersebut terkait dengan buruknya infrastruktur.

Ia menyebutkan, pemerintah akan fokus pada penguatan konektivitas domestik, terutama untuk kawasan Indonesia Timur untuk mengatasi masalah itu.

"Peningkatan daya saing tidak hanya terkait dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan industri. Intinya 'economic capacity' melalui 'cluster industry'. Jangan hanya berpikir manufaktur seperti sepatu atau tekstil saja," jelas Armida.

Ia menuturkan, beberapa kesepakatan pokok antara pemerintah pusat dan daerah yang tercapai dalam proses Pra-Musrenbangnas di antaranya adalah di bidang ekonomi. Sebagian besar masih fokus pada upaya peningkatan produktivitas pertanian dalam arti luas, termasuk perkebunan, perikanan, peternakan.

"Kegiatan di dalamnya antara lain peningkatan kuantitas dan kualitas benih tanaman pangan, peningkatan diversifikasi pangan dalam rangka ketahanan pangan, peningkatan produksi ternak, pengembangan industri hasil pengolahan perikanan, serta perluasan sentra-sentra perkebunan dan pangan," ujarnya.

Ditambahkannya, pada prioritas bidang kesejahteraan rakyat, yang difokuskan adalah penajaman target dan sinergi antara pusat dan daerah di dalam percepatan penanggulangan kemiskinan, peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan, dan peningkatan akses masyarakat kepada layanan pendidikan.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News