BLK BANGKA BARAT TUNGGU SAMBUNGAN LISTRIK

           Muntok, Bangka Barat, 15/6 (ANTARA) - Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, yang sudah selesai dibangun belum bisa difungsikan karena menunggu sambungan listrik dari PT PLN (Persero).

         "Pada awal 2012 gedung BLK Bangka Barat senilai Rp500 juta sudah selesai dibangun. Sekarang kami masih menunggu kucuran anggaran dari Pemkab setempat untuk menyambungkan jaringan listrik dari PT PLN," kata Kepala Bidang Tenaga Kerja pada Dinsosnakertrans Bangka Barat, Sofyan Usman di Muntok, Jumat.

         Pihaknya sudah mengajukan anggaran untuk penyambungan listrik dan sudah menyiapkan kontraktornya untuk pemasangan sambungan listrik ke BLK, namun sampai saat ini terkendala persetujuan sehingga alokasi anggaran belum bisa dicairkan.

         Ia mengharapkan, anggaran tersebut segera cair sehingga pihak PLN dan mitra kerjanya dapat segera mengalirkan listrik berkapasitas 23.000 watt ke BLK.

         "Kami berharap BLK segera dapat beroperasi dan dapat dimanfaatkan warga yang ingin meningkatkan kemampuannya dalam hal keterampilan," ujarnya.

         Ia menjelaskan, BLK yang terdiri dari empat gedung tersebut sudah dilengkapi dengan peralatan standar untuk pelatihan bidang perbengkelan otomotif, pengelasan, elektronik, menjahit dan bordir.

         "Semua pendukung sudah kami siapkan, bahkan kami sudah mendapatkan jatah instruktur dari Provinsi yang sudah menyatakan kesanggupan bantuannya, yang kurang hanya listrik," kata dia.

         Ia mengatakan, setelah BLK beroperasi, diharapkan pemerintah pusat dapat memantau langsung kegiatan  di tempat itu, agar banyak bantuan peralatan pendukung yang mengalir ke Bangka Barat sehingga peserta pelatihan dapat lebih leluasa menggunakannya.

         Menurut dia, BLK Bangka Barat satu-satunya di Babel yang dibangun dengan menggunakan APBD kabupaten, sedangkan di kabupaten/kota lain semuanya mendapatkan bantuan dari pusat.

         "Ini salah satu wujud komitmen dan keseriusan Pemkab dalam upaya mengurangi pengangguran, meskipun BLK masih terlalu kecil namun kami yakin ke depan akan semakin besar dan komplit seiring dukungan berbagai pihak seperti DPRD dan perusahaan swasta di daerah itu," ujarnya.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News