Bupati Bangka Barat buka Rakerda Pengurus Himpaudi

Muntok, Bangka Barat (ANTARA) - Bupati Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Markus membuka rapat kerja daerah (Rakerda) pengurus perhimpunan pendidikan anak usia dini (Himpaudi) kabupaten setempat.

"Kami berharap organisasi Himpaudi Kabupaten Bangka Barat semakin berkembang dan profesional dalam membantu menyiapkan generasi penerus," kata Bupati Markus di Muntok, Senin.

Pelaksanaan Rakerda Himpaudi tingkat kabupaten tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Camat Muntok diikuti sebanyak 74 peserta yang diproyeksikan menjadi pengurus Himpaudi daerah setempat.

Selain menggelar rakerda, kegiatan itu juga dimanfaatkan panitia untuk melaksanakan orientasi kepemimpinan dan pelantikan pengurus baru Himpaudi Kabupaten Bangka Barat.

Turut hadir dalam acara diantaranya Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat, Camat Muntok, Ketua Himpaudi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bunda PAUD Kecamatan se-Bangka Barat, perwakilan IIKT Muntok, dan calon pengurus Himpaudi Kabupaten Bangka Barat.

Dalam sambutannya, Markus mengatakan kegiatan itu sejalan dengan target Pemerintah Pusat yang mengamanatkan pendidikan anak usia dini merupakan program prioritas pertama dan utama dalam fokus pembangunan Indonesia.

Perubahan dunia saat ini membutuhkan kesanggupan, kemauan dan kerja nyata dalam menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas, berdaya saing unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.

"Untuk itu para pengelola diharapkan dapat mengelola PAUD secara profesional," ujarnya.

Agar bisa berkembang, pemkab akan terus mendorong agar para pengelola dan pengasuh PAUD meningkatkan kompetensi pribadi dan melengkapi berbagai kebutuhan untuk mendukung aktivitas peserta asuh.

"Persaingan semakin ketat, dengan pembekalan karakter sejak dini kami harapkan anak-anak Bangka Barat ke depan mampu menjawab tantangan di era revolusi industri yang semakin maju," katanya.

Markus juga mengingatkan agar pengelola dan pengasuh untuk bekerja dengan sepenuh hati dan berkomunikasi secara jujur agar mampu menyukseskan program PAUD di daerah itu.

Sumber: 
babel.antaranews.com
Penulis: 
Donatus Dasapurna Putranta