BUPATI BANGKA BARAT HADIRI AUDIENSI PROGRAM DIGITALISASI DESA OLEH PT. INDONESIA COMNET PLUS (ICON+)

Muntok (24/02)- Diskominfo, bertempat di ruang OR I Gedung Sekretariat Bangka Barat Bupati Bangka Barat, Markus, SH menghadiri kegiatan audiensi program digitalisasi desa oleh PT. Indonesia Comnet Plus (Icon +). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten Sekretaris Daerah bidang perekonomian dan pembangunan, Kepala OPD terkait serta perwakilan dari PT. Indonesia Comnet Plus (Icon+) yang sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan ini. 
Dalam paparannya, PT. Indonesia Comnet Plus yang diwakili oleh Manager Pemasaran dan Penjualan SBU Regional Sumbagsel, Febri Adriansyah Sudrajat, menyampaikan solusi akselarasi Kabupaten Bangka Barat menuju smart city adalah melalui visi dari bangka barat itu  sendiri yaitu menuju Bangka Barat Hebat. Benefit Sentralisasi Jaringan  Pemeliharaan akan lebih mudah karena seluruh pusat jaringan dan database ada pada single gate dan 1 wadah pada Diskominfo Efesiensi beban anggaran jasa internet dan telekomunikasi dari setiap dinas.  Layanan Menggunakan Fiber Optic dengan kualitas komunikasi paling baik dibanding radio/wireless.  
"Mempermudah proses penagihan dan pengadaan jasa koneksi internet dan Intranet di Pemda dan Jaringan terpusat di Diskominfo dan Adjustable. Selain itu, pemakaian tiap SKPD dapat dimonitoring ketersediaannya. Pemda tidak perlu memikirkan pembangunan infrastruktur dan anggaran maintenance jaringan Fiber Optik", jelasnya. 
Tujuan Strategis yang ingin dicapai antara lain :
1.Peningkatan Sumber PAD Unggulan
2.Meningkatkan efisiensi, kualitas layanan publik & kesejahteraan masyarakat melalui Smart City Pembangunan Sistem TIK yang Terpadu & Holistik dengan Satu Rumusan Blueprint Percepatan Peningkatan Indikator Strategis Pemerintah Daerah 
3.Membangun sinergi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan penyedia solusi TIK 
4.Mengembangkan solusi utama maupun pendukung untuk pengelolaan seluruh tingkat pemerintahan.
Salam mewujudkan konsep Smart city, Bangka Barat menghadapi beberapa tantangan, diantaranya:
1.Pembangunan Jaringan belum merata dan menyeluruh 
2.Infrastruktur belum terintegrasi sampai Desa 
3.Belum adanya Sistem Informasi Layanan Publik yang terintegrasi sampai Tingkat Desa
4.Jaringan antar OPD Di bangun dan di kelola secara mandiri sehingga mengakibatkan pembengkakan anggaran pemeliharaan Jaringan Lokal OPD 
5.Pemerintah Pemerintah Bangka Barat Hadir hingga pelosok desa dengan hadirnya Internet sebagai media Infokom Pemerintah kabupaten.
Bupati Bangka Barat, Markus, SH menyampaikan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat memberi peluang inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. 
"diharapkan pemanfaatan teknologi inforamsi dan komunikasi yang efektif dan efisien dapat meningkatkan efisiensi, efektifitas dan akuntabilitas dalam penyelengaraan pemerintahan. Digitalisasi tata kelola pemerintahan sampai ke tingkat desa merupakan langkah nyata reformasi birokrasi yang bermuara pada peningkatan kualitas layanan publik", jelasnya. 
"Kendala kita dalam hal permasalahan internet ini yaitu di desa desa, dan itu harus menjadi perhatian kita bersama", tutupnya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
erni
Fotografer: 
doni
Editor: 
Wahyu