BUPATI BANGKA: KONFLIK AGAMA SELESAIKAN TERTUTUP

          Pangkalanbaru, Bangka Tengah, 22/5 (ANTARA) - Bupati Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yusroni Yazid mengatakan konflik agama yang terjadi di setiap daerah harus diselesaikan secara langsung dan tertutup agar tidak berkepanjangan.

         "Permasalah konflik agama tersebut, sebaiknya diselesaikan dengan cara tertutup, hanya mengundang orang-orang yang bersangkutan dan tanpa mengundang media masa agar tidak menjadi isu yang liar dan meresahkan masyarakat," ujarnya dalam Forum koordinasi pemimpinan dearah antisipasi konflik dalam kerukunan umat beragama di Pangkalanbaru, Selasa.

         Ia menjelaskan, nantinya setelah memperoleh kesepakatan bersama itu, baru diinformasikan kepada khalayak ramai melalu media massa atau pertemuan.

         Yusroni menganggap sistem tersebut bisa menangani permasalahan konflik yang ada di daerah itu.

         "Dalam menghadapi permasalahan konflik agama itu tidak bisa diselesaikan dengan cara cepat, akan tetapi dengan sistem bertahap dan pendekatan yang tepat agat tidak terjadi hal-hak yang tidak diinginkan seperti di daerah lainnya," ujarnya.

         Disamping itu, katanya permasalahan yang muncul di Kabupaten Bangka Tengah cenderung masih dalam tahap wajar dan tidak menjerumus ke hal-hak kriminal.

         Sebab, masyarakat Bangka cenderung santun dan kecil kemungkinan muncul konflik agama seperti yang terjadi di daerah lainnya.

         "Untuk mengantisipasi terjadinya konflik tersebut, pemerintah bersama dengan masyarakat terus melakukan koordinasi langsung dengan masyarakat dan tokoh agama untuk menindak lanjuti permasalahan yang ada di lapangan," ujarnya.

         Yusroni berharap, kondisi aman dan damai antar umat beragama tersebut terus terjalin agar tidak meresahkan warga setempat.

Sumber: 
Antara
Penulis: 
Antara