Bupati Doakan Sang Bayi Jadi Bupati

Muntok, Senin 21 Mei 2018 - Bupati Bangka Barat,H. Parhan Ali mendoakan bayi anak ketiga pasangan Hendi dan Eka Agustiana dari Toboali, Bangka Selatan yang mendapat rujukan di Rumah Sakit Sejiran Setason, Muntok Bangka Barat. Bayi yang belum sempat diberi nama itu sungguh beruntung, pasalnya Bupati Bangka Barat sempat menggendong bayi itu dan turut mendoakannya. H. Parhan berdoa agar suatu  saat sang bayi dapat menjadi Bupati Bangka Selatan.

Saat ditanya mengenai adanya pasien rujukan dari Bangka Selatan, Bupati mengatakan bangga pada  RSUD Bangka Barat yang merupakan satu-satunya RSUD yang memiliki alat pemisah trombosit sehingga menjadi rujukan dari Kabupaten lainnya.

“Kemarin ada pasien kekurangan trombosit, kita menambah 30 kampel. RSUD Bangka Barat Satu-satunya yang punya fasilitas  alat pemisah trombosit. Sebagai Bupati Bangka Barat ya.. merasa bangga sekali bisa membantu masyarakat tidak hanya di Bangka Barat saja tapi juga Kabupaten lain yang membutuhkan” ujar Bupati, di Ruang Dahlia RSUD Sejiran Setason.

Bayi dan Ibunya saat ini kondisinya semakin baik dan selamat saat dikunjungi Bupati beserta Sekretaris Daerah, H. Yunan Helmi yang didampingi oleh Plt Direktur RSUD Sejiran setason, Yudi Widyansa dan rombongan dari Dinkes Provinsi Bangka Belitung dan Dinkes Bangka Selatan, Senin (22/5).

“ Pelayanan di Rumah Sakit ini bagus, enak, tindakannya bagus, respon sangat cepat terhadap kekurangan darah. Terima kasih banyak sudah dibantu. Terima Kasih pak Bupati sudah mau berkunjung” ungkap eka didampingi oleh Hendi.

Menurut hendi, kecepatan dari RSUD Sejiran setason dirasakannya saat dia membutuhkan 30 kantong darah untuk persiapan kelahiran istrinya. Kondisi ini dapat terpenuhi dalam dua hari. Sehingga istrinya dapat melahirkan normal dengan cadangan darah yang aman. Walaupun sampai saat ini masih memerlukan 4 kantong darah lagi.

Sementara itu Kabid Kesehatan Masyarakat Bangka Selatan , Ervina berharap akan adanya peningkatan trombosit pada pasien agar nantinya dapat pulang ke Toboali dengan selamat, mengingat perjalanan yang jauh menuju Toboali

Sumber: 
Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
Penulis: 
Muhaimin