BUPATI : INVESTOR TUNGGU KETERSEDIAAN LISTRIK

          Muntok, Bangka Barat, 24/5 (ANTARA) - Bupati Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung Zuhri M Syazali mengungkapkan sampai saat ini para investor yang ingin menanamkan modalnya di daerah itu masih menunggu  ketersediaan listrik.

         "Listrik menjadi kendala utama bagi para investor untuk masuk ke Bangka Barat, untuk itu kami minta PT PLN segera merealisasikan pembangunan PLTU Muntok ," ujarnya di Muntok, Kamis.

         Ia mengatakan, sampai saat ini rencana pembangunan PLTU masih terkendala pembebasan lahan.

          Namun dengan adanya peninjauan lapangan yang dilakukan beberapa waktu lalu antara PT PLN dengan Pemkab Bangka Barat di sekitar wilayah Tanjung Kalian, Muntok, diharapkan mendapatkan hasil positif dan pembangunannya dapat segera dilaksanakan.

         Dengan adanya jaminan ketersediaan listrik, menurut dia, diharapkan para investor tersebut segera berinvestasi dalam bidang industri dan mampu memberikan keuntungan bagi daerah melalui pendapatan asli daerah (PAD) dan ketersediaan lapangan pekerjaan bagi warga.

         "Masih banyak warga Bangka Barat yang belum mendapatkan atau memiliki pekerjaan, dengan adanya industri baru diharapkan mampu menguarangi pengangguran," ujarnya.

         Selain itu, kata dia, pembukaan industri baru di Bangka Barat juga diharapkan mampu memancing investasi lain ke Bangka Barat sehingga daerah itu lebih maju.

         "Sampai saat ini belum ada investor yang merealisasikan pembangunannya, alasan mereka ketersediaan listrik yang sangat minim tersebut," ujarnya.

         Untuk itu diharapkan dengan adanya rencana dari PT PLN untuk membangun PLTU berkapasitas 2X7 megawatt di Muntok diharapkan mampu mencukupi kebutuhan listrik warga di daerah itu dan industri yang akan dibangun para investor.

         Menurut Zuhri, perusahaan Tin Chemical dan PT Wilmar masih berkomitmen untuk ikut meningkatkan pembangunan daerah, hal itu sudah disampaikan manajemen dua perusahaan tersebut beberapa waktu yang lalu.

         "Kami harap penanaman modal lain seperti rencana pembangunan pelabuhan batubara juga masih berkomitmen untuk merealisasikan rencana tersebut karena Bangka Barat memiliki posisi strategis untuk distribusi batubara dan sumber energi lain dari Sumatera Selatan ke daerah lain," ujarnya.

         Ia mengharapkan, seluruh investor yang akan masuk ke Bangka Barat memiliki komitmen bersama untuk memajukan pembangunan daerah, terutama peningkatan kesejahteraan warga dan peduli terhadap semua persoalan yang dihadapi Pemerintah Kabupaten.

          Dia mengtakan Pemkab tidak bisa berjalan sendiri untuk meningkatkan pembangunan daerah, butuh banyak pihak yang peduli dan mendukung pembangunan tersebut.

           "Untuk itu kami sangat mengharapkan PT PLN untuk segera merealisasikan PLTU Muntok agar penigkatan pembangunan daerah dapat segera berlari mengejar ketertinggalan dari daerah lain," ujarnya.

Sumber: 
Antara
Penulis: 
Antara