Bupati Markus Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penyampaian Nota Keuangan RAPBD.P Tahun Anggaran 2020

Muntok- Bupati Bangka Barat, Markus, SH, hadiri rapat Paripurna DPRD Penyampaian Nota Keuangan Pengantar Rancangan APBD-P Tahun Anggaran 2020 di Gedung Mahligai Betason II DPRD Kab. Bangka Barat pada hari Senin 31 Agustus 2020
Rapat yang di laksanakan secara terbuka ini di pimpin oleh Ketua DPRD Bangka Barat, H.Badri Syamsu, S.E. dan dihadiri oleh Wakil ketua beserta anggota DPRD, Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah, Staf ahli Bupati, Asisten Sekda, kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat,  serta perwakilan BUMN/BUMD.
Dalam sambutannya, Bupati Markus menyampaikan tentang kebijakan umum Perubahan APBD Prioritas dan Plafon anggaran sementara perubahan APBD tahun 2020
"Nota keuangan pengantar perubahan APBD kabupaten Bangka Barat tahun anggaran 2020 yang kami sampaikan hari ini sebelumnya telah dibahas pada tingkat TAPD dengan SKPD. Dalam penyusunan Rancangan perubahan APBD ini yg sangat di perhatikan yaitu pertama, Penanganan Covid 19 yang telah di tuangkan dalam Refocusing anggaran dan yang kedua adalah perlu dilakukan perubahan dalam mengakomodir kegiatan yg bersifat strategis dan mendesak," ujarnya
Bupati Menyampaikan nota keuangan dalam pendapatan dalam rancangan APBD perubahan Tahun 2020 yang dianggarkan  semula sebesar Rp. 900.009.421.572,00 menjadi sebesar Rp. 875.808.594.195,50 yang terdiri dari: 
PENDAPATAN
* Asli Daerah semula diproyeksikan sebesar Rp. 72.519.688.000,00 menjadi Rp. 74.663.942.862,00
* Dana Perimbangan semula diproyeksikan sebesar Rp. 676.975.064.000,00 menjadi sebesar Rp. 615.510.133.450,00
* Lain-lain pendapatan Daerah yang SAH pada rancangan perubahan APBD diproyeksikan semula sebesar Rp. 150.514.669.572,00 menjadi Rp. 185.634.517.883,50
BELANJA
* Semula di proyeksi sebesar  Rp. 1.079.280.015.508,36 menjadi  Rp.975.862.345.270,45
* Biaya belanja Tidak langsung semula di proyeksi sebesar Rp.511.134.180.508,00 menjadi Rp.470.120.554.401,45
* Biaya belanja langsung semula di proyeksi sebesar Rp. 568.145.835.000,36 menjadi Rp. 505741.790.869,00
PEMBIAYAAN 
* Penerimaan Semula di proyeksi sebesar Rp191.260.593.936,39 menjadi Rp. 103.053.751.074,45
PENGELUARAN 
* Pengeluaran pembiayaan semula diproyeksikan sebesar Rp. 12.000.000.000,00 menjadi Rp. 3.000.000.000,00.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Intan | Wulan
Fotografer: 
Yogie
Editor: 
Wahyu Pratiwi