BUPATI MARKUS MEMBUKA SECARA RESMI MUSRENBANG RKPD KABUPATEN BANGKA BARAT TAHUN 2020

Muntok- Bertempat di ruang OR 2 Sekretariat Daerah Bangka Barat, Bupati Bangka Barat, Markus, SH membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Bangka Barat Tahun 2020. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 14 April 2020. Musrenbang dilaksanakan dengan maksud untuk penyempurnaan rancangan RKPD Tahun 2020 dan bertujuan untuk menyepakati permasalahan pembangunan daerah, menyepakati prioritas pembangunan daerah, menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi serta klasifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah kabupaten/ kota dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang kecamatan. Tema Pembangunan Bangka Barat Tahun 2021 adalah Penguatan Struktur Ekonomi Daerah yang Optimal, Berkelanjutan dan Berkeadilan”. 
Turut hadir dalam kegiatan diantaranya Ketua DPRD Kab. Bangka Barat, Staf Ahli Bupati, Pj. Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, Kepala OPD, Kepala Bagian pada Sekretariat Daerah, serta seluruh Camat se-Kabupaten Bangka Barat. 
ketua DPRD Bangka Barat, H. Badri Syamsu, SE , mengatakan bahwa saat ini DPRD kab. Bangka barat sudah melaksanakan reses yang merupakan kewajiban seluruh anggota DPRD sesuai PP 12 2018.
“Kami berharap kedepannya antara Pemda dan DPRD bisa bersinergi untuk membangun daerah. Kami dari DPRD mengharapkan OPD dalam penyusunan anggaran harus mempertimbangkan urusan wajib dan skala prioritas, khususnya bidang pendidikan dan kesehatan,”ungkapnya. 
Menurutnya ada beberapa hal yang perlu penyelarasan, diantaranya berkaitan dengan pemeliharaan jalan, data masyarakat penerima bantuan sosial dan PKH,” sambungnya.
Bupati Markus dalam sambutannya mengatakan Musrenbang RKPD tingkat kabupaten adalah salah satu media dalam proses perencanaan yang bersifat partisipatif guna mendapatkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan.  
“melalui pelaksanaan musrenbang RKPD diharapkan kita bersama dapat menyepakati prioritas pembangunan yang dituangkan melalui program/ kegiatan prioritas dengan tetap memerhatikan keselarasan dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi kepulauan Bangka Belitung dan nasional,”, katanya. 
“melalui kegiatan ini, saya mengajak seluruh komponen penyelenggara pembangunan daerah untuk selalu bersinergi, berintegrasi dan memacu sektor potensial yang ada untuk mendukung percepatan langkah serta meningkatkan kinerja pembangunan daerah demi masyarakat Kabupaten Bangka Barat,”tutupnya. 
Pembukaan kegiatan dilakukan dengan mengikuti protokol pencegahan covid19, diantaranya pemeriksaan suhu tubuh dan penggunaan hand sanitizer sebelum masuk ke tempat acara, tempat duduk yang diatur sedemikian rupa berjarak 1m, dan penggunaan masker oleh seluruh peserta. Pelaksanaan pembahasan Musrenbang RKPD selanjutnya akan dilaukan dengan menggunakan aplikasi zoom pada tanggal 14-17 April 2019. Acara pembukaan di tutup dengan penyerahan hasil reses jaring aspirasi masyarakat dari ketua DPRD Banga Barat kepada Bupati Bangka Barat. 
Pemerintah Bangka Barat Dukung Penuh Upaya Penyelesaian Pandemik Covid 19
Bupati Markus mengatakan bahwa saat ini covid 19 sudah  menjadi permasalahan global, termasuk di Bangka Barat. Dalam menyikapi hal ini, Bupati Markus menyatakan bahwa pihaknya mendukung secara penuh. Sesuai dengan Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor 119/2813/SJ dan Nomor 177/KMK.07/2020 tentang percepatan penyesuaian anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19 serta pengamanan daya beli masyarakat dan perekonomian nasional, setiap Kepala Daerah harus melakukan penyesuaian belanja daerah. 
Berkaitan dengan hal ini, Bupati Markus menyatakan bahwa pihaknya akan mengikuti aturan tersebut.
“berdasarkan kesepakatan tersebut, pihak kami akan mengurangi beberapa belanja, diantaranya belanja perjalanan dinas dalam dan luar daerah sebesar 50%,” jelasnya. 
“Untuk beberapa perusahaan yang ada di Bangka Barat, kami harapkan dapat tetap berjalan sebagaimana mestinya untuk membantu mempertahankan perekonomian di Bangka Barat,” tutupnya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Wahyu Pratiwi
Fotografer: 
Aldo | erni