Bupati Markus Sampaikan KUPA PPAS APBD Tahun 2020

Muntok - Bupati Bangka Barat hadiri rapat Paripurna Penyampaian KUPA PPAS APBD Tahun 2020 yang dilaksanakan pada Selasa, 4 Agustus 2020 yang bertempat di Gedung Mahligai Betason II Sekretariat DPRD Kabupaten Bangka Barat. 
Rapat juga dihadiri Ketua DPRD yang bertindak sebagai pimpinan sidang didampingi para anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat, unsur Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat, Perwakilan TP Penggerak PKK dan DWP Kabupaten Bangka Barat, tokoh masyarakat serta Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Bangka Barat
Dalam pidatonya, Bupati Bangka Barat, Markus, SH., menyampaikan tentang Rancangan kebijakan Umum perubahan anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUPA PPAS), Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bangka Barat tahun anggaran 2020 ini. 
"Penyusunan rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD tahun anggaran 2020 merupakan koreksi dan revisi terhadap perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi yg telah di tetapkan sebelumnya. Berpedoman pada Peraturan Bupati Bangka Barat Tahun 2020 serta penanganan Covid 19 yang di tuangkan dalam re-focusing anggaran," katanya.
Markus, SH., berharap dengan adanya hasil evaluasi serta disusunnya perancangan pembangunan di tahun 2020 ini, pelaksanaan pembangunan dapat lebih terarah dan terkendali.
"Besar harapan kami dalam penyampaian rancangan kebijakan umum perubahan anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara Perubahan APBD ini dapat menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada agar menjadi lebih baik demi kemajuan Negeri Sejiran Setason serta dapat disetujui oleh pihak DPRD sesuai jadwal yang telah di tetapkan dalam peraturan Perundang-undangan," tutupnya.
Pendapatan yang semula dianggarkan Rp 900.009.421.572 pada anggaran perubahan APBD 2020 disesuaikan menjadi Rp 872.614.910.806,50 atau turun sebesar Rp 27.394.510.764,50. Belanja semula diproyeksikan sebesar Rp 1.079.280.015.508,36 disesuaikan menjadi Rp 972.668.661.881,45 atau turun sebesar Rp 106.611.353.626,91. Dari perbandingan antara pendapatan dan belanja yang dianggarkan terdapat defisit yang direncanakan akan ditutupi dengan pembiayaan netto yang merupakan selisih  penerimaan bembiayaan dan pengeluaran pembiayaan.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
wulan
Fotografer: 
Arif
Editor: 
Wahyu Pratiwi