BUPATI MARKUS TANDATANGANI MOU DENGAN PERUSAHAAN UMUM BULOG CABANG BANGKA

Muntok- Bertempat di ruang OR 2 Sekretariat Daerah Bangka Barat, Bupati Bangka Barat, Markus, SH menandatangani kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dengan Perusahaan Umum (Perum) Bulog (Badan Urusan Logistik) Cabang Bangka dalam rangka pemenuhan ketersediaan bahan kebutuhan pokok pemerintah kabupaten bangka barat. Kegiatan ini juga dihadiri Forkopimda Bangka Barat, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah bidang Pemerintahan dan Sosial,  kepala dinas Sosial dan pemberdayaan masyarakat desa, Kepala dinas Perindustrian perdagangan dan koperasi, dan kepala dinas pertanian dan pangan serta perwakilan dari perusahaan umum bulog cabang bangka.
Perum bulog cabang Bangka dalam hal ini diwakili oleh Pimpinan Kantor Cabang, Taufiqurokhmah Tusssakdiah. Dalam sambutannya, dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemda Bangka Barat atas kepercayaannya kepada Perum bulog untuk kerjasama pengadaan paket sembako yang akan di tandatangani hari ini (Selasa, 14 April-red). Beliau mengatakan Perum bulog merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang ditugaskan sebagai penyangga stok bahan pangan, menjaga stabilitas harga pangan, menjaga keterjangkauan atau pendistribusian sembako. Diharapkan pengadaan paket sembako ini bisa memenuhi dan menstabilkan harga pangan dalam menghadapi pandemi virus cofid 19 yang sedang di alami sekarang ini. Perum bulog juga menjamin transparansi harga maupun pajak yang di tawarkan oleh Perum bulog dalam pengadaan paket sembako kepada pemerintah bangka barat.
Bupati Bangka Barat, Markus, SH dalam sambutannya menyampaikan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Perum Bulog  cabang Bangka dinilai sebagai langkah awal yang cukup strategis, terutama untuk menjaga kestabilan peredaran bahan pokok yang ada di pasaran saat ini, terlebih dalam menjawab persoalan yang kita hadapi bersama yaitu terkait penanganan penyebaran wabah virus cofid-19. 
“Pemerintah daerah harus memperkuat sektor ketahanan pangan serta menjaga ketersediaan bahan pokok agar tidak terjadi rawan pangan yang dapat terjadi sewaktu-waktu terutama dalam kondisi yang tidak stabil saat ini. Kerjasama ini dilakukan pemerintah daerah dengan dengan perum bulog untuk pemenuhan ketersediaan bahan pokok di kabupaten bangka barat,” jelasnya. 
“Pemerintah daerah diharapkan menjadi garda terdepan untuk menjamin ketersediaan logistik serta kestabilan harga selama mewabahnya pandemi cofid-19 ini.  Hal ini penting agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat sehingga situasi selalu kondusif. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi kedua belah pihak serta masing-masing pihak agar mampu memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang luas pada umumnya. Kepada OPD terkait diharapkan partisipasi aktif untuk dapat mencermati serta menjabarkan poin-poin yang terdapat dalam nota kesepakatan bersama ini ke dalam program yang ada pada OPD masing-masing, sehingga dapat memberikan efek positif kepada seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya. 
Bupati Markus juga  mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam proses penandatanganan kesepakatan bersama ini. 
“Saya rasa tepat bekerjasama dengan perum bulog karena salah satu tugas perum bulog adalah membantu pemerintah dalam menstabilkan harga pangan. Mari bersama-sama bersinergi dan bekerjasama untuk menghadapi permasalahan ini sehingga kita harapkan kondisi ini cepat berlalu dan dapat segera kembali seperti sediakala,” tutupnya. 
Kegiatan ini dilanjutkan penandatanganan kerjasama antara Dinas Sosial Bangka Barat dengan Perum Bulog cabang Bangka serta penandatanganan perjanjian kerjasama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi dengan Perum Bulog cabang Bangka yang disaksikan langsung oleh Bupati Bangka Barat.

Sumber: 
DISKOMINFO
Penulis: 
erni
Fotografer: 
doni
Editor: 
Wahyu Pratiwi