BUPATI MINTA PENGELOLA PESANTREN FOKUS DIDIK SANTRI

 
    Bangka Barat, (Antara) - Bupati Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung meminta pengelola pondok pesantren di daerah itu fokus mendidik para santrinya agar mampu ikut serta dalam pembangunan daerah sekaligus mewujudkan masyarakat mandiri dan sejahtera.
    "Butuh komitmen kuat antara ketua yayasan, pengurus, guru-guru pembimbing yang harus dipertahankan untuk terus fokus dalam mendidik para santri. Kalau ini dilakukan dengan ikhlas kami yakin pesantren akan tetap bertahan," ujar Bupati Zuhri M Syazali pada kegiatan di Pondok Pesantren Modern Madinatul Ilmi di Desa Sangku, Kecamatan Tempilang, Sabtu (5/10) malam.
    Ia menjelaskan, tanpa adanya kesolidan dan komitmen kuat dari pengurus, pendidik dan yayasan, banyak pesantren di daerah itu yang bubar.
    Zuhri menambahkan, komitmen yang kuat dari seluruh unsur pondok pesantren perlu diperhatikan dan terus ditingkatkan sekaligus untuk meningkatkan kualitas anak didik.
    "Kuncinya niat yang ikhlas karena Allah dan hanya untuk Dia-lah pengorbanan dan usaha yang kita lakukan. Maka insya Allah setiap apa yang dilakukan akan berjalan dengan baik," kata dia.
    Zuhri yang juga seorang ustadz mengatakan, perjalanan pesantren yang ada di Desa Sangku yang baru berumur sekitar empat tahun itu masih cukup panjang, sehingga butuh dukungan dan sentuhan bersama dari seluruh unsur agar nantinya dapat menciptakan kader-kader dan generasi muda yang berkualitas.
    Dalam kesempatan itu bupati juga menyampaikan, perjalanan selama empat tahun bisa dijadikan sebagai pelajaran bersama dan diharapkan terus ditingkatkan.
    "Ujian selalu datang menghampiri manusia kapan pun dan di mana pun, apalagi pesantren ini baru berumur empat tahun, masih butuh semangat kuat dan niat yang lurus dari pendiri, pengurus, guru dan siswa-siswinya," kata dia.
    Selain itu, bekerja keras dengan solidaritas yang tinggi juga akan mampu menjadi modal agar pesantren itu bisa berjalan dengan baik dan nantinya akan terus berkembang.
    Pada kesempatan itu bupati juga menyampaikan apresiasinya terhadap pesantren itu yang selama ini masih kekurangan dana dalam menghidupi pesantren namun masih bertekad untuk bertahan.
    "Kami berharap semangat dan tekad seperti itu terus dipertahankan, minimnya anggaran bukan halangan untuk tetap memberikan yang terbaik kepada anak didik, niat dan semangat seperti ini perlu dan patut dicontoh, dijaga dan dipelihara demi terwujudnya masyarakat Bangka Barat yang mandiri dan sejahtera," kata dia.
Oleh Donatus Dasapurna Putranta
  
Sumber: 
ANTARANEWS