Camat Jebus Gelar Sosialisasi New Normal Di Kecamatan Jebus

Jebus-Memasuki tatanan hidup baru di saat wabah pandemi Corona, Camat Jebus, A.Amir S,Sos bersama Forkopimka dan semua pihak terkait mengelar Sosialisasi tentang pemahaman New Normal kepada masyarakat di Pasar Jebus Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat. Sosialisasi dilaksanakan pada Jumat (3/7/2020) sekitar pukul 08.30 Wib.
"Wabah Pandemi Virus Corona hampir melumpuhkan segala sendi kehidupan termasuk perekonomian, dan virus Covid-19 tidak mungkin bisa kita lawan tetapi harus kita cegah dengan mengikuti protokol kesehatan," Ucap Camat Jebus
Disampaikan juga olehnya New Normal berarti Memulai Tatanan Kehidupan Baru.
"Bukan berarti Normal itu bebas dari virus Corona tetapi kita harus mulai membiasakan senantiasa lebih waspada akan penyebaran virus tersebut dalam setiap waktu walaupun saat bekerja maupun dirumah," terangnya.
Dalam Kesempatan itu A.Amir S,Sos berharap kepada seluruh masyarakat agar mulai menata hidup baru dengan tetap melakukan aktivitas baik perdagangan, pertanian  maupun yang lainnya. 
Beliau juga mengimbau kepada masyarakat agar menerapkan new normal trilogy seperti memakai masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, menerapkan social distancing. 
"Kita mengimbau kepada pelaku usaha, dagang dan bisnis untuk menyediakan tempat pencuci tangan standar dengan sabun dan air mengalir serta menerapkan protokol kesehatan. Tetap mengunakan masker dan senantiasa melakukan pola hidup sehat, Social distancing dan Physical distancing sesuai protokol Kesehatan," jelasnya lagi. 
"Jangan lagi ada masyarakat yang tidak mengunakan masker saat diluar rumah, jika masih ada yang tidak pakai masker masyarakat lain silakan tegur karena dampak dirinya tidak pakai masker bisa jadi orang lain yang merasakan," cetusnya.
Tak lupa, dirinya mengatakan bahwa bersama Forkopimka, Puskesmas Jebus dan semua pihak akan berperan aktif  turun untuk sosialisasi agar masyarakatnya paham dengan yang dimaksud dengan New Normal.
"Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan persepsi yang salah dimasyarakat," tutupnya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Intan Insana
Fotografer: 
Intan Insana
Editor: 
wahyu pratiwi