Desa Telak Parittiga Wakili Kabupaten Bangka Barat dalam penilaian Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Parittiga,(17/02) - Bertempat di Balai Desa Telak, Tim Penilaian PAAR disambut dengan meriah, pada hari Senin tanggal 17 Februari 2020. Acara ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus, beserta rombongan, Ketua DWP Kabupaten Bangka Barat, Bapak Camat Parittiga, Tokoh agama serta tokoh Masyarakat Desa Telak, ketua TP PKK Kecamatan Parittiga, .

Dalam sambutannya Kades Telak, Fahrudin, S.Pd mengatakan bahwa Desa Telak Telah menjadi Desa Layak Anak yang di dukung dengan sarana dan prasarana yang ada di Desa Telak. 

Di bidang kesehatan, Desa Telak memiliki  dua buah posyandu terpadu, yaitu posyandu balita dan posyandu lansia yang digunakan untuk melayani masyarakat di bidang kesehatan. Di bidang olahraga, Desa Telak memiliki Sarana dan prasarana seperti lapangan sepak bola, lapangan voli dan lapangan badminton serta sarana dan prasarana lainnya. 

Untuk mengikuti penilaian Pola Asuh anak dan remaja ini,  Desa Telak sudah melakukan persiapan-persiapan, baik secara admistrasi maupun kelengkapan kelengkapan lainnya yang menjadi tolak ukur ataupun syarat penilaian. Adapun Kebijakan, Inovasi dan Kegiatan Desa :

1) SK Pengukuhan Kader PAAR Desa Telak.

2)Perdes Kawasan Tanpa Asap Rokok dan adanya Penitipan Suami (tempat khusus para suami yang ingin merokok jadi tidak boleh rokok sembarangan hanya boleh di tempat Penitipan suami)

3)Pembuatan Jadwal jam belajar masyarakat dari pukul 18.00 - 20.00 kepada Orang Tua untuk bersama anak-anaknya agar mematikan TV dan jangan pegang handphone. Desa Telak membuat terobosan ini untuk mengantisipasi dan mencegah anak agar tidak terjerumus serta dampak bermain handphone dan nonton televisi.

4) Posyandu (Kelas Ibu Hamil, Kelompok BKB, Kelompok BKR, Kelompok BKL) dan Kegiatan Pusat Konseling sekolah dan masyarakat di Kelompok Karang Taruna.

5) Majelis Taklim Desa Telak.

6) Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan PPA untuk meningkatkan pendidikan dan anti kekerasan dalam rumah tangga dari Polsek, Dinas PPPA Babar.

7) Perpustakaan Desa.

8) Pawai Obor dalam menyambut Tahun Baru Islam.

9) Lomba PHBN untuk anak dan remaja serta Orang tua.

10) TPA Annida Desa Telak.

11) Kegiatan Bhabinkamtibmas yaitu Saber Pungli tujuannya memberikan pendidikan anak-anak SMA "Stop Pungli".

12) Khataman Massal.

13) Penyerahan alat-alat olahraga kepada Karang Taruna.

14) Kegiatan Lembaga Adat berupa Rudat yang mengikuti sertakan anak-anak untuk melestarikan budaya.

Ketua TP PKK Desa Telak, Windy, S.Sos, mengatakan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di desa Telak sudah menekankan kepada pola pengasuhan anak dan remaja yang benar. 

" Melalui simulasi Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), kita berharap bisa meminimalisir status darurat stunting sebagai langkah pencegahan stunting yang sedang di galakan pemerintah saat ini", tambahnya. 

Evi Astura Markus, SH selaku Ketua TP PKK Kabupaten Babar memberikan apresiasi terhadap banyaknya prestasi yang telah di capai Desa Telak hinga saat ini. Diantaranya Desa Telak sebagai Desa percontohan Pelaksanaan Desa Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Desa ODF, Desa PHBS dan Desa Posyandu. 

"Selamat atas prestasi PKK Desa Telak. Terus tingkatkan prestasi karena masih banyak prestasi lainnya yang harus kita raih", katanya.

 

Pembentukan Dasa Wisma

 

Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kep Babel selaku Perwakilan dari Tim Penilai Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menekankan pembentukan Dasa Wisma di Desa. Karena biasanya kelemahan PKK di desa disebabkan belum terbentuknya Dasa Wisma secara sempurna. Ada sebagian yang dasa wismanya sudah terbentuk, tetapi belum mencukupi syarat  untuk penilaiannya.

Dasa wisma adalah perpanjangan tangan dari kita semua. 

Acara di lanjut kan dengan simulasi Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) sekaligus sebagai penutupan acara penilaian tersebut.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Shitun Baroroh
Fotografer: 
Shitun Baroroh
Editor: 
Erni