Di Masa Pandemi, Jumlah Pengunjung dan Waktu Kunjungan ke Perpustakaan Harus Dibatasi

Muntok,(23/02)- “Di masa pandemi, jumlah pengunjung dan waktu kunjungan ke perpustakaan harus dibatasi. Batas jumlah pengunjung perpustakaan maksimal 50 orang, sedangkan untuk waktu kunjungan dibatasi maksimal 120 menit per kunjungan”. Hal ini disampaikan narasumber dalam sosialisasi operasional perpustakaan di masa pandemi yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  pada Selasa, 23 Februari 2021. 
Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah pihak dari Puskesmas Muntok, yaitu Leni Florida Saragih, SKM., Fitriyansyah Perdana Putra, SKM., dan Putri Rizkillah, SKM. 
Beberapa hal yang disampaikan dalam sosialisasi adalah virus covid-19, tentang penerapan protokol kesehatan di perpustakaan, penerapan hygiene dan sanitasi di perpustakaan, serta peraturan perpustakaan sesuai protokol kesehatan.               
“pengunjung wajib menggunakan masker sejak perjalanan dari rumah dan selama berada di perpustakaan dan sebelum masuk ke perpus, suhu tubuh akan diukur petugas menggunakan thermogun. Pengunjung dilarang masuk jika memiliki gejala demam/ nyeri tenggorokan/ batuk/ pilek  atau sesak nafas. Selain itu, pengunjung harus mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas di perpustakaan,” kata Leni. 
Putri menambahkan bahwa peraturan ini tidak hanya berlaku untuk pengunjung saja. Pihak pengelola perpustakaan juga berkewajiban menerapkan prinsip hygiene dan sanitasi di perpustakaan.
“hal-hal yang dapat dilakukan adalah melakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh area perpustakaan, termasuk handle pintu, rak buku, meja dan kursi, area kerja, serta fasilitas perpustakaan lainnya. Pihak pengelola hendaknya membuka pintu masuk dan jendela perpustakaan selama jam layanan untuk melancarkan pertukaran udara. Jangan lupa untuk menyediakan hand sanitizer selama jam layanan,” jelasnya. 
Sosialisasi diikuti oleh pengelola perpustakaan desa dan sekolah yang ada di Kabupaten Bangka Barat.

Sumber: 
Diskominfo
Editor: 
wahyu pratiwi