Dialog Gubernur dengan Tokoh Masyarakat Muntok

Muntok ( 30/11/2017) Diskominfo – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, menyempatkan waktu untuk berdialog dengan perwakilan masyarakat Muntok di kediaman Rumah Dinas Bupati Bangka Barat tadi pagi (30/11). Dialog itu dalam rangka kunjungan Gubernur untuk temu wicara dengan masyarakat Muntok dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

Bertindak sebagai moderator wicara adalah Asisten Sekretariat Daerah Bidang Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat, Drs. Muhammad Soleh. M. Ap. Beberapa isu disampaikan oleh tokoh masyarakat di dalam kesempatan itu, diantaranya dari Ketua Keluarga Remaja Islam, Rahmad Dalu,  yang menyampaikan keprihatinan terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja saat ini dan menanyakan program antisipasi yang tepat dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Pemerintah Provinsi telah mengeluarkan himbauan agar tidak menjual beberapa obat ke desa-desa, seperti komik. Obat itu hanya boleh dijual di Puskesmas, rumah sakit, dan apotek-apotek yang ditunjuk,” jawab Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga menambahkan agar melaporkan kepadanya tempat-tempat yang dicurigai sebagai tempat transaksi narkoba. Laporan itu nantinya akan diteruskan kepada Badan Narkotika Nasional Kepualuan Bangka Belitung.

Ucapan terima kasih oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, Suwito, S.E., atas dukungan Pemerintah Provinsi terhadap dukungan pengembangan heritage di Muntok. Suwito, S.E. juga menjelaskan bahwa Kabupaten Bangka Barat juga telah mempersiapkan diri menyambut Asean Games 2018 di Palembang dengan melakukan penjajakan kerjasama dengan Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASITA) untuk menawarkan paket kunjungan ke Bangka Barat.

Gubernur menanggapi bahwa di dalam pagelaran Asean Games nanti, kita jangan sampai merugi. “Pengunjung yang diajak berkunjung ke Muntok harus membeli sesuatu dari masyarakat kita. Keluarkan produk-produk UKM yang ada, mulai dari kulinernya sampai souvenir,” ujar Gubernur.

Dari tokoh pemuka agama Kristen, Batubara, menyampaikan kepada Gubernur bahwa toleransi umat beragama di Muntok berjalan dengan sangat baik. Ia juga menyampaikan permohonan kebijakan Pemerintah kepada penganut agama lain tentang program wisata religi yang diperoleh oleh penganut agama Islam, yaitu umroh.

Dalam hal ini, Gubernur menjelaskan bahwa wisata religi itu bersifat hibah dari Pemerintah dan sekarang sudah tidak diperbolehkan lagi. “Bila ada yang memperoleh kesempatan wisata religi, itu berarti kebijakan tertentu dari Kepala Daerah,” ungkap Gubernur.

Temu wicara itu ditutup sekitar pukul 09.00 WIB, dimana Gubernur dan rombongan segera meluncur untuk meninjau beberapa lokasi di Muntok yang sering terkena dampak banjir. Seperti Pasar Muntok, Kampung Ulu, Telukrubiah, Tanjung, Cunglong, dan Belolaut. Rombongan itu sendiri bertolak kembali ke Pangkalpinang sekitar pukul 10.00 WIB.***

 

 

Sumber: 
Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Bangka Barat
Penulis: 
Muhammad Erfan
Fotografer: 
Dedy Susanto

Berita

14/08/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
13/08/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
07/08/2018 | babel.antaranews.com
07/08/2018 | babel.antaranews.com
07/08/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
03/08/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
01/08/2018 | Bagian komunikasi humas dan protokol
31/07/2018 | Bagian Komunikasi Humas dan Protokol