DINAS PERHUBUNGAN TAMBAH RAMBU JALAN RAYA MUNTOK

          Muntok, Bangka Barat, 11/6 (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, pada 2012 akan menambah sebanyak 77 rambu lalu lintas dalam upaya meningkatkan keamanan di jalan raya di Kota Muntok.

         "Penambahan rambu lalu lintas ini sebagai salah satu upaya Pemkab mengurangi jumlah kecelakaan di jalan raya, namun tidak akan berarti apa-apa jika tidak disertai peningkat kesadaran warga mematuhinya," kata Kepala Bidang Perhubungan pada Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Informatika Bangka Barat, Sumarna di Muntok, Senin.

         Ia menjelaskan, program penambahan rambu-rambu tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp60 juta yang dibiayai dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2012.

         Selain menmbah rambu lalu lintas, kata dia, pemkab juga akan menambah lampu merah di tiga lokasi yaitu di Simpang Senang Hati, Parittiga dan Kelapa.

         "Lampu merah yang akan kami dirikan merupakan tenaga surya agar tidak tergantung pasokan listrik yang sampai saat ini masih sering mati sehingga meskipun listrik padam, lampu merah tetap beroperasi," ujarnya.

         Ia mengatakan, dengan penambahan lampu lalu lintas ini diiharapkan mampu menekan kesemrawutan lalu lintas jalan yang mengakibatkan banyaknya terjadi kecelakaan.

         Menurut dia, tingkat kecelakaan yang mencapai rata-rata dua sampai tiga kali kajadian dalam satu hari di seluruh Kabupaten Bangka Barat, termasuk tinggi untuk daerah sekecil itu.

         "Apalagi volume kendaraan masih tergolong rendah," ujarnya.

         Untuk menekan jumlah kecelakaan, kata dia, perlu meningkatkan kesadaran berkendaraan dari warga dan pihaknya juga meminta peran orang tua untuk melarang anak-anaknya yang belum cukup umur menggunakan kendaraan sendiri.

         "Membiarkan anak mengendarai kendaraan sendiri sepertinya sudah menjadi kebiasaan warga karena kesibukan orang tua bekerja hingga larut malam," ujarnya.

         Selain itu, kata dia, murahnya harga kendaraan roda dua dan minimnya armada angkutan umum juga menjadi salah satu penyebab anak-anak di bawah umur menggunakan kendaraan sendiri.
 

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News