DINSOSNAKERTRANS ANGGARKAN RP. 432 JUTA BANTUAN SEMBAKO

Muntok, Bangka Barat, 9/11 (ANTARA) - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Bangka Barat, Provinsi Banga Belitung pada 2012 akan mengajukan anggaran sebesar Rp432 juta untuk bantuan sembilan bahan pokok.

"Anggaran sebesar Rp432 juta tersebut untuk menyediakan kebutuhan sembako bagi 120 orang penyandang cacat dan para lanjut usia (Lansia) telantar di daerah itu," kata Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial pada Dinsosnakertrans Bangka Barat Litfia di Muntok, Rabu.

Ia menjelaskan, salah satu program unggulan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para penderita cacat dan lansia telantar tersebut akan diajukan pada rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten 2012.

Jika disetujui, katanya, bantuan sembako seharga Rp300 ribu per paket tersebut akan diberikan kepada 20 orang penyandang cacat dan 100 orang Lansia telantar sebulan sekali selama satu tahun.

Menurut dia, sebanyak 120 bantuan berupa paket sembako tersebut akan disalurkan kepada 120 orang yang berhak menerima di enam kecamatan, meliputi Kecamatan Muntok, Simpang Teritip, Tempilang, Kelapa, Parittiga dan Jebus.

"Paket sembako berupa bahan makanan seperti beras, gula, minyak goreng, susu, sarden, makanan kemasan dan lainnya," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pengumpulan data ulang bagi para calon penerima bantuan tersebut dan menyusun skala prioritas daftar calon penerima yang layak menerimanya.

"Kami telah memulai pendataan tersebut dan sedang menyusun berdasarkan skala prioritas yang memenuhi kriteria diurutkan dari yang sangat membutuhkan bantuan, agar bantuan yang disalurkan tepat pada yang berhak," ujarnya.

Ia menjelaskan, pendistribusian bantuan tersebut akan disalurkan dengan menggunakan armada Dinsosnakertrans langsung ke si penerima di tempat tinggal masing-masing agar tidak terjadi penyimpangan.

Menurut dia, langkah tersebut lebih efektif karena tidak melibatkan banyak pihak sehingga dapat meminimalkan potensi terjadinya penyimpangan bantuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kami akan berusaha agar anggaran tersebut disetujui Pemkab dan DPRD, karena masih banyak warga penderita cacat dan lansia telantar di daerah itu yang membutuhkan bantuan dari pemerintah untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya.
 

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News