DISHUBPARINFO BANGKA BARAT MINTA TELKOM TINGKATKAN JARINGAN

Muntok, Bangka Barat, 21/10 (ANTARA) - Dinas Perhubungan Pariwisata dan Informatika (Dishubparinfo) Kabupaten Bangka Barat, meminta PT Telkom meningkatkan kapasitas jaringan internet agar masyarakat lancar mendapatkan informasi melalui dunia maya itu.

"Kami mendapatkan keluhan dari masyarakat, saat ini jaringan internet tidak stabil dan sering putus sehingga mengurangi kenyamanan dalam mendapatkan informasi media lewat internet," ujar Zanuari Anizar, Kabid Informatika pada Dishubparinfo Bangka Barat di Muntok, Jumat.

Untuk peningkatan pelayanan internet, katanya, seharusnya PT Telkom menambah kapasitas 'bandwith' dan menambah jaringan kabel seperti di komplek perkantoran pemerintahan, perkantoran perusahaan swasta dan komplek perumahan.

Ia mengatakan, berdasarkan data 2010, di Kabupaten Bangka Barat terdapat sebanyak 16 unit warung internet (Warnet) yaitu di Kota Muntok terdapat 10 unit sementara enam unit di luar Kecamatan Muntok.

Selain itu, katanya, jumlah pelanggan atau pengguna jaringan internet perorangan saat ini jumlahnya mencapai ribuan di daerah tersebut yang semuanya berebut menggunakan jaringan internet PT Telkom melalui berbagai produk layanannya.

Menurut dia, pelayanan yang dilakukan PT Telkom selama ini belum ada peningkatan padahal jumlah pelanggan internet dan warung internet semakin banyak seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat mendapatkan informasi dari luar dan pengetahuan penguasaan piranti komputer dan jaringannya.

"Animo masyarakat memanfaatkan layanan internet seharusnya direspon positif pihak PT Telkom dengan peningkatan kapasitas 'bandwith' dan perluasan jaringan tidak hanya di Kota Muntok saja," ujarnya.

Ia menambahkan, layanan PT Telkom seharusnya dapat menjangkau seluruh daerah karena kebutuhan informasi melalui internet saat ini sangat dibutuhkan masyarakat terutama para pelajar, karyawan instansi pemerintahan dan swasta, pengusaha dan lainnya.

Menurut dia, untuk mengejar ketertinggalan pembangunan Bangka Barat, diperlukan sinergi antara pemerintah dengan pihak swasta terutama PT Telkom agar layanan informasi yang dibutuhkan masyarakat semakin cepat sampai ke masyarakat.

"Bagaimana kami akan mengakses berita dan informasi dari luar daerah jika jaringan internet putus nyambung seperti saat ini," ujarnya.

Sementara itu, dalam mempersiapkan Lembaga Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pihaknya meminta PT Telkom untuk memperluas jaringannya sampai ke komplek perkantoran Pemkab Bangka Barat dan meningkatkan kapasitas 'bandwith' sehingga lembaga tersebut mendapatkan layanan jaringan internet optimal.

"Sinyal kuat yang memudahkan akses internet merupakan salah satu syarat mutlak untuk LPSE lam melayani pengadaan barang dan jasa di Bangka Barat karena proses pelelangan seluruhnya akan dilaksanakan dengan proses elektronik," demikian Zanuari.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News