DKP BANGKA BARAT SALURKAN 1.000 JARING UDANG

 

Muntok, Bangka Barat, 5/3 (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, pada April 2012 akan menyalurkan bantuan sebanyak 1.000 jaring udang dan kepiting yang akan diserahkan kepada nelayan untuk meningkatkan hasil tangkapan.
 
"Bantuan jaring udang dan kepiting ini akan diberikan kepada 10 kelompok nelayan yang dinilai kurang mampu namun memiliki semangat untuk melaut," kata Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Tangkap pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat Yopie Mardiana di Muntok, Senin.
 
Ia menjelaskan, dana bantuan 1.000 jaring udang dan kepiting tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten 2012. "Saat ini kami masih melakukan pendataan nelayan mana saja yang berhak dan layak untuk dibantu, agar bantuan nelayan ini tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan," ujarnya. Dengan bantuan tersebut, katanya, diharapkan dapat membantu nelayan melengkapi peralatan alat tangkap ikan mereka yang selama masih menggunakan alat tangkap ikan tradisional. Ia mengatakan, bantuan ini tentu akan meningkatkan hasil tangkapan ikan, sehingga kesejahteraan keluarga nelayan akan semakin membaik.
 
"Selama ini, para nelayan yang akan mendapatkan bantuan jaring ini hanya mengandalkan pancing, bubu, jaring dan peralatan tradisional lain sehingga hasil tangkapan yang mereka peroleh kurang untuk mendukung perekonomian keluarga mereka," ujarnya.
 
Menurut dia, pada 2010 jumlah nelayan di Bangka Barat sebanyak 1.861 orang, yang tersebar di Kecamatan Muntok 385 orang, Simpang Teritip 358 orang, Tempilang 478 orang, Kelapa 213 orang dan Jebus 427 orang.
"Bangka Barat memiliki luas laut 169.028,1 hektare atau 1.690,281 kilometer persegi dengan panjang garis pantai kurang lebih 273 kilometer," ujarnya sambil menyebutkan data nelayan pada 2011 belum dapat dipublikasikan karena masih disusun.
 
Dalam upaya meningkatkan hasil tangkapan ikan, katanya, para nelayan juga dilatih penggunaan teknologi alat tangkap seperti penggunaan peralatan navigasi sebagai alat bantu pada kapal penangkap ikan untuk mendorong nelayan meningkatkan pemanfaatan teknologi, mendorong nelayan memanfaatkan sumber daya alam lepas pantai sehingga pendapatan nelayan dan manajemen usaha penangkapan.
Ia mengharapkan para nelayan memanfaatkan dan merawat bantuan jaring tersebut dengan baik agar bertahan lama untuk digunakan dan jika terbukti bantuan tersebut tepat sasaran, pihaknya akan berupaya meningkatkan bantuan sejenis pada 2013.
 
"Dengan kekayan kelautan di wilayah laut seluas itu dan jumlah nelayan yang begitu banyak didukung motivasi nelayan semakin mencintai laut, kami yakin ke depan kesejahteraan akan terus meningkat sehingga terwujud masyarakat Bangka Barat yang mandiri dan sejahtera," ujarnya.
   
Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News