DKP Bangka Barat salurkan 110.000 benih ikan

Muntok (Antaranews Babel) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan sebanyak 110.000 ekor benih ikan air tawar kepada tujuh kelompok budi daya.

"Pemberian bantuan benih ikan ini kami harapkan mampu memotivasi anggota kelompok budi daya menekuni usahanya sekaligus meningkatkan produksi ikan air tawar lokal," kata Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Wiratmo di Muntok, Selasa.

Sebanyak 110.000 benih ikan air tawar tersebut terdiri dari 20.000 ekor benih lele dan 90.000 benih ikan nila yang disalurkan kepada kelompok budidaya binaan Koperasi Sukal Berkah, Muntok dan Koperasi Produsen Bintang Laut Makmur, Tempilang.

Ia menjelaskan, sebanyak 20.000 benih lele disalurkan kepada dua kelompok budidaya di Muntok yaitu Kelompok Vertikal dan Kelompok Tani Lestari ll masing-masing dibantu 10.000 ekor benih.

Sedangkan 90.000 ekor benih ikan nila disalurkan kepada tiga kelompok, yaitu Kelompok Bungapadi Muntok menerima 10.000 ekor benih, Kelompok Senawar Lestari dan Kelompok Karya Mitra masing-masing menerima 40.000 ekor.

"Penyaluran bantuan dilaksanakan dua tahap, pada tahap pertama sudah kami salurkan benih kepada kelompok yang berada di Kecamatan Muntok dan pada tahap kedua yang rencananya dilaksanakan minggu depan kepada kelompok yang berada di Kecamatan Tempilang," katanya.

Ia mengatakan, bantuan benih ikan tersebut merupakan bantuan pemerintah melalui anggaran Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Benih lele dan ikan nila unggul itu hasil produksi Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungaigelam, Jambi yang didistribusikan langsung kepada kelompok penerima yang sudah melalui proses verifikasi ketat agar tepat sasaran.

Melalui bantuan itu diharapkan usaha budidaya ikan air tawar semakin berkembang dan mampu meningkatkan pendapatan para anggota kelompok.

"Kami berharap penerima bantuan bersungguh-sungguh menjalankan usahanya hingga berhasil dan berkelanjutan," kata Wiratmo.

Sumber: 
babel.antaranews
Penulis: 
Donatus Dasapurna Putranta