DPR MINTA TINGKATKAN KEAMANAN DI LAPAS TUATUNU

          Pangkalpinang, 1/5 (ANTARA) - Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Benny Kabur Harman meminta untuk meningkatkan keamanan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Tuatunu untuk mengantisipasi masuknya handpone (Hp) di lapas.

         "Jalur masuknya Hp di lapas dan bisa sampai ke tangan narapidana tersebut dari satu pintu yaitu petugas di lapas," ujarnya dalam Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI Masa Reses Persidangan III ke Lapas Tuatunu kelas IIA di Pangkalpinang, Selasa.

         Ia menjelaskan, pengawasan di pintu masuk lapas harus lebih ditingkatkan pada saat jam-jam kunjungan.

         Jika Hp tersebut sampai ke tangan narapidana akan sangat berpotensi terjadi tindak kejahatan lainnya.

         Dengan adanya Hp tersebut para nara pidana bisa menyusun rencana dan bahkan bisa berpotensi terjadinya tindak kriminal seperti di Lapas Bali.

         Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementrian hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung, Nardiyono Wibowo menyatakan peredaran Hp di lapas Tuatunu tidak bisa dilacak dengan cepat karena terlalu pintarnya para narapidana menyembunyikan dari petugas.

         "Disatu sisi memang masuknya Hp ke lapas itu merupakan kecolongan dari petugas di pintu masuk karena lapas tidak memiliki alat pendeteksi," ujarnya.

         Ia mengatakan, dengan tidak adanya alat tersebut untuk sementara hanya memeriksa setiap orang berkunjung secara manual.

         Petugas di lapas juga melakukan sidak secara periodik untuk mengantisipasi peredaran Hp tersebut.

         Sementara itu, setiap pengunjung yang akan berkunjung tidak diijinkan membawa Hp untuk mengantisipasi peredaran Hp di lapas dan para petugas di pintu masuk lapas juga akan ditindak secara tegas jika ditemukan penyelewengan memberikan ijin pengunjung membawa Hp.

         "Untuk kedepannya kami siap untuk meningkatkan keamanan dan menindaknya secara tegas untuk meningkatkan situasi yang aman di Lapas Tuatunu," ujarnya.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News