DPR: SIKAPI VIDEO PORNO, MASYARAKAT JANGAN MENYAMARATAKAN

         Pangkalpinang, 3/5 (ANTARA) - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Demokrat, Himmatul Alyah Setiawaty mengimbau agar masyarakat tidak asal memberi cap pada DPR terkait maraknya pemberitaan kasus beredarnya video porno yang diduga diperankan oleh anggota DPR Komisi IX.

        "Jangan menyamaratakan atau memberi cap buruk pada semua anggota lembaga padahal yang melakukan keburukan hanya satu dua oknum, dalam menyikapi hal ini masyarakat harus bijak," kata Himmatul di sela-sela Kunjungan Kerja Komisi III ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis.

        Dia mengatakan seharusnya masyarakat melihat hal tersebut sebagai sebuah pembelajaran bahwa di masa yang akan datang harus memilih wakilnya di DPR dengan sebaik-baiknya.

        "Dengan sistem pemilihan umum langsung, nantinya masyarakat harus lebih pintar memilih wakil, jangan sembarangan pilih karena kejadian seperti ini bukan karena dia anggota DPR lalu berbuat seperti itu, tapi lebih karena mentalitas personal," kata dia.

        Sependapat dengan hal Himmatul, anggota DPR dari Komisi III lainnya, Bukhori Yusuf juga menyatakan masyarakat harus bijaksana menyikapi masalah tersebut.

        "Selama syahwat manusia masih ada, hal-hal seperti ini akan terus ada, tidak peduli dia anggota DPR atau bukan, karena kebetulan ini diduga adalah anggota DPR maka kasusnya jadi besar," kata Bukhori.

        Skandal video porno yang diduga melibatkan kader PDIP tersebut telah dilimpahkan pada Badan Kehormatan (BK) DPR RI yang telah menerima rekomendasi dari tim ahli pakar telematika.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News