DPR: USUT NARKOBA DI BABEL HINGGA TUNTAS

         Pangkalpinang, 3/5 (ANTARA) - Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Benny Kabur Harman mengimbau para penegak hukum di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengusut masalah narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) hingga tuntas.

        "Dari pengamatan dan hasil temu wicara kami dengan para penegak hukum di wilayah ini selama inspeksi dalam Kunjungan Kerja ini, kami menilai kasus narkoba di Bangka Belitung masih tinggi dan belum tuntas, oleh karena itu kami imbau pada para penegak hukum agar menuntaskan masalah ini," kata Benny di sela-sela Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI Masa Reses Persidangan III di Bangka Belitung, Kamis.

        Sependapat dengan Benny, salah satu anggota Komisis III, Bukhori Yusuf menyatakan bahwa Bangka Belitung merupakan wilayah "empuk" peredaran narkoba.

        "Wilayah Bangka Belitung ini dekat dengan lautan lepas di mana transaksi dengan dunia internasional mudah sekali terjadi apalagi ditambah dengan kegiatan transaksi hasil tambangnya, oleh karena itu aparat harus lebih waspada," kata Bukhori.

        Selain itu, Bukhori juga menyayangkan bahwa aparat belum mampu menangkap pengedar narkoba.

        "Saat kami berkunjung ke lembaga pemasyarakatan (lapas), kami lihat semua yang ditangkap adalah para pemakai, tidak ada satupun pengedar, itu menandakan kinerja aparat harus lebih ditingkatkan," kata dia.

        Menanggapi kemungkinan kurangnya personel aparat, Bukhori mengatakan personel yang ada sudah cukup untuk mengendalikan keamanan.

        "Polda mengatakan personel terbatas, hanya ada tiga ribuan untuk 1,3 jutaan penduduk, menurut saya itu cukup karena nyatanya kepolisian tugasnya adalah mengamankan orang, bukan wilayah, saya tahu wilayah Bangka Belitung sangat luas, tapi kalau mengamankan wilayah itu urusan TNI," kata dia.

        Komisi III DPR RI yang membidangi hukum dan perundang-undangan, hak asasi manusia, dan keamanan melakukan Kunjungan Kerja pada Masa Reses Persidangan III dengan mengunjungi dinas-dinas terkait di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak Selasa (1/5) hingga Kamis

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News