Gelar Jumpa Pers, KPU Sebutkan Jumlah DPS dan Tahapan Pilkada Selanjutnya

KPU Bangka Barat gelar jumpa pers pada Rabu, 23 September 2020 bertempat Kedai Kopi Keluarga Bangka Barat. ketua bersama para anggota komisioner KPU memberikan beberapa informasi terkait pelaksanaan Pilkada mendatang. Turut hadir dalam jumpa pers diantaranya adalah kepala Kantor Kesbangpol, perwakilan Kominfo dan jurnalis dari media cetak dan online di Bangka Barat.
Ketua KPU, Pardi menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang disampaikan, yaitu Daftar pemilih sementara dan persiapan kampanye pasangan calon.
Salah satu anggota komisioner, Henny, menjelaskan bahwa saat ini sudah terdata daftar pemilih sementara sejumlah 134.273 orang yang tersebar 400 TPS. Dirinya mengatakan bahwa mulai dari tanggal 12 s.d. 28 September merupakan masa tanggapan dan masukan masyarakat terhadap DPS.
Terkait hal itu, Pardi mengatakan bahwa KPU sudah mengumumkan DPS dan juga sudah menerima masukan masyarakat.
"Informasi dps sudah dipublikasikan di desa masing-masing. Silakan masyarakat memantau, jika belum terdaftar silakan hubungi PPS nya, atau hotline KPU. Kalo belum daftar ke PPS, bawa Fotokopi KTP dan KK," jelasnya.

Kampanye Paslon, KPU Masih Menunggu PKPU Terbaru

Pada kesempatan yang sama, anggota komisioner lainnya, Harpandi, mengatakan bahwa dalam Pilkada mendatang, KPU sudah menetapkan 3 pasangan calon.
"Hal ini berdasarkan hasil rapat pleno yang diadakan secara tertutup tadi pagi. Jadi, hasilnya, semua pasangan calon ditetapkan dengan syarat pencalonan dan calon yang memenuhi persyaratan," jelasnya.
"Besok (24/9) kami sudah jadwalkan pengundian nomor urut yang akan dihadiri secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan," tambahnya.
Terkait kampany yang dijadwalkan tanggal 26 September s.d. 5 Desember mendatang, Yulizar mengatakan bahwa pihaknya sedang menunggu PKPU yang baru tentang petunjuk teknis kampanye yang meliputi zona, alat peraga kampanye (APK), dan penyebaran bahan kampanye.
Dirinya menjelaskan bahwa adanya pandemi covid-19 ini membuat pelaksanaan kampanye diprediksi akan berbeda dari sebelumnya.
"KPU masih menunggu pkpu selanjutnya. Beberapa hal masih di harmonisasi.
Bagaimana bentuk kampanyenya, bentuk protokol kesehatan yang harus dilakukan," tambahnya.

Sementara itu, Pardi menambahkan bahwa untuk agenda pengundian nomor urut tetap menerapkan PKPU 6 atau PKPU 10 fimanaunsur yang wajib diundang adalah tim kampanye yang dibatasi sejumlah 2x partai pengusung, unsur masyarakat (forkopimda) Bawaslu, media massa.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Wahyu Pratiwi
Fotografer: 
Dedra