GUBERNUR PERCAYAKAN KONFLIK SEKOLAH SEMINARI BATENG PADA PEMKAB

        Pangkalanbaru, Bangka Tengah, 22/5 (ANTARA) - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Eko Maulana Ali menyatakan kepercayaannya terhadap kapasitas Bupati Bangka Tengah guna menyelesaikan konflik pembangunan sekolah seminari.

        "Saya percaya dengan kemampuan Bupati Bangka Tengah dalam menyelesaikan konflik tersebut oleh karena itu mengenai rekomendasi apa yang cocok dilakukan untuk menangani masalah itu, saya serahkan sepenuhnya pada Bupati," kata Gubernur Eko dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Antisipasi Konflik dalam Kerukunan Umat Beragama di Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa.

        Namun begitu Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi tidak tinggal diam dalam menyikapi hal tersebut oleh karena itu dalam forum-forum keagamaan seperti yang diadakan pada hari itu, Pemerintah Provinsi mengundang Pemerintah dari tujuh Kabupaten di Babel beserta masyarakat agama yang diwakili oleh Front Komunikasi Beragama (FKB) di tujuh wilayah Kabupaten tersebut guna berdialog.

        "KIta buka dialog agar masing-masing pihak dapat mengutarakan masalahnya, selain itu kita juga memberi kesempatan daerah otonom untuk menyelesaikan konfliknya sendiri," kata dia.

        Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Bupati Bangka Tengah (Bateng) Erzaldi Rosman menyatakan dirinya ingin diberi kesempatan untuk menyelesaikan konflik tersebut.

        "Saya ingin meminta waktu untuk menyelesaikan masalah ini, mudah-mudahan masalah dapatdiatasi dengan baik," kata Bupati.

        Konflik bermula saat warga menolak pembangunan sekolah seminari Katolik di Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalanbaru, Bateng karena dinilai belum ada sosialisasi sebelumnya terhadap masyarakat.

Sumber: 
Antara
Penulis: 
Antara