Haul khotamarasyid, tradisi Budaya Islam Desa Bakit

Bakit,(15/09). Hari ini tanggal 15 September 2019 bertepatan dengan tanggal 10 Muharam 1441 H, diselenggarakan Haul Kyai Haji Khotamarasyid yang ke 64 di Desa Bakit Kecamatan Parittiga. Acara yang setiap tahun diselenggarakan oleh masyarakat Desa Bakit, bertujuan untuk mengenang jasa kyai Haji Khotamarasyid yang telah menyebarkan agama Islam dan berdakwah menyebarkan kebaikan agama islam, di pulau Bangka, terutama  di daerah Belinyu, Parit Tiga sampai ke Mentok. Beliau sebenarnya berasal dari Banjarmasin, kemudian ke Palembang dan meneruskan dakwahnya ke pulau Bangka dan menetap di Desa Bakit selama 32 tahun dan wafat di desa Bakit. Sampai sekarang keturunan dari Kyai Haji Khotamarasyid masih banyak bermukim di desa  Bakit, diantaranya juga meneruskan cita cita beliau.

Pada acara haul kali ini, dihadiri oleh masyarakat Bakit pada umumnya, unsur pemerintahan kecamatan Parittiga, unsur pemerintahan kabupaten Bangka Barat, dalam hal ini Bupati Bangka Barat diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Rozali, beserta kepala OPD diantaranya Kadis Kominfo, Kadis Perikanan dan Kelautan, Sekretaris DPRD, Kadis Pariwisata, Kadis Sosial dan Pemdes, Kabag Sosial dan Kemasyarakatan, dan Kabag Ekonomi dan pembangunan.

Sebagai penceramah pada Haul kali ini, yaitu Bpk.Habib Umar bin Thohir, yang pada ceramahnya beliau mengajak seluruh umat agar mengingat mati. Kehidupan di dunia tidaklah lama, kita semua akan mengalami mati, oleh karenanya dengan adanya Haul ini, maka diharapkan kita semua akan semakin ingat bahwa hidup di dunia ini tidaklah lama, hanya sebentar saja, dan dengan demikian hendaklah kita semua mempersiapkan diri kita untuk menghadapi mati tersebut, dengan banyak banyak beribadah mengingat Allah.

Sedangkan Drs. Rozali, yang mewakili Bupati Bangka Barat, mengharapkan acara ini terus dilaksanakan dan dapat menjadi agenda budaya yang dapat menunjang kepariwisataan. Pemerintah Kabupaten Bangka akan selalu mendukung kegiatan kegiatan yang positif di bidang kebudayaan, apalagi kegiatan ini menyangkut juga syiar Islam yang dapat membangkitkan budaya keislaman yang memang sangat kental di Bangka Belitung.

Sumber: 
DISKOMINFO
Penulis: 
EDI