Jubir Covid 19 Bangka Barat: Protokol Kesehatan tetap Diterapkan di Wisma Karantina

 

Muntok- Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Barat, dr. Hendra mengatakan bahwa saat ini wisma karantina di Bangka Barat sudah melakukan karantina terhadap 7 orang dengan rincian 2 orang berstatus ODP 5 orang berstatus OTG. 
"Perlakuan terhadap ketujuh orang tersebut kami sesuaikan dengan pedoman protokol kesehatan yang berlaku dimana kami programkan peningkatan imunitas tubuh melalui senam dan berjemur setiap pagi. Selain itu, mereka ditempatkan secara terpisah, 1 orang 1 kamar tidur dan 1 kamar mandi," jelasnya. 
"Pengamanan pun kami jamin. Dengan bantuan pengamanan dari Satpol PP, kami pastikan tidak ada yang boleh keluar masuk wisma. Selain itu, selama karantina mereka tidak boleh menerima tamu. Untuk kestabilan psikisnya, kami juga memfasilitasi dnegan adanya konsultasi rohaniawan," jelasnya lebih lanjut.
Hal ini disampaikan dr. Hendra dalam konferensi pers yang mengundang wartawan dari berbagai media yang bertempat di OR II Sekretariat Daerah pada Jumat, 24 April 2020. 
Selain itu, dr. Hendra juga menjelaskan tentang kondisi terkini covid-19 di Bangka Barat dimana ODR Bangka Barat berjumlah 1992 orang, selesai masa inkubasi 1577 orang dan yang sedang melakukan isolasi mandiri 415 orang. 
"OTG adalah orang tanpa gejala dimana dirinya memiliki kontak positif dengan positif covid-19 dan harus karantina di rumah. ODP adalah orang dalam pemantauan yang memiliki gejala demam/pernapasan, memiliki riwayat dari wilayah transmisi lokal serta memiliki riwayat kontak dengan kasus terkonfirmasi Covid-19. ODP harus melakukan isolasi diri di rumah," jelasnya. 
Turut hadir dalam konferensi pers tersebut diantaranya adalah Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Bangka Barat, Sidharta Gautama, S.STP., M. Si., dan Kepala Dinas Kominfo Bangka Barat, Muhammad Kaidi, SE.
Ditanya tentang status pelabuhan Tj. kalian yang saat ini sudah ditutup untuk transportasi penumpang, Sidharta mengatakan bahwa saat ini sesuai dengan SE Gubernur Bangka Belitung nomor 550/0350/DISHUB, pelabuhan hanya dibuka untuk pengangkutan logistik dan kebutuhan dasar.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
dedra
Fotografer: 
yogie
Editor: 
wahyu pratiwi