KADIN DUKUNG BURUH DILIBURKAN 1 MEI

         Jakarta, 1/5 (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menyambut baik tuntutan buruh agar pada perayaan Hari Buruh 1 Mei diliburkan.

        "Pada dasarnya, Kadin mendukung permintaan buruh agar 1 Mei dijadikan hari libur. Di Singapura, hari buruh menjadi libur nasional dan pemerintah harus pertimbangkan permintaan buruh ini," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur di Jakarta, Selasa.

         Menurut Natsir, pelaku usaha tidak akan keberatan jika hari libur nasional itu dapat memberikan manfaat. 
     "Kalau ada manfaat nilai tambah itu pasti diberikan dan tidak ada pengaruhnya bagi produktivitas buruh. Pasalnya, perusahaan bisa meningkatkan produksi di hari yang lain," ujarnya.

         Di sisi lain, Natsir menilai Indonesia membutuhkan produktivitas tinggi untuk menghadapi serbuan produk impor dari China.

         "Jika produk impor membanjiri pasar dalam negeri, maka buruh juga yang akan dirugikan," tuturnya.

          Natsir menambahkan bahwa terkait dengan masalah upah buruh, pemerintah dan pelaku usaha harus duduk bersama untuk mencari jalan keluar yang terbaik bagi semua pihak.

          "Upah minimum regional (UMR) yang layak harus diputuskan bersama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun pelaku usaha. Jangan sampai merugikan pihak-pihak terkait," katanya.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News