KANWIL KEMENAG BANGKA BARAT URUS PASPOR CALHAJ

          Muntok, Bangka Barat, 31/5 (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, saat ini sedang mengurus data 117 orang calon jemaah haji (Calhaj) dari daerah itu untuk kelengkapan pembuatan paspor.

         "Kami baru dalam tahap pengumpulan data seluruh calhaj dan diharapkan pada 8 Juni 2012 seluruh berkas sudah dapat diserahkan ke Kantor Imigrasi di Pangkalpinang," ujar Kepala Seksi Urais dan Penyelenggaraan Haji pada Kanwil Kemenag Bangka Barat, H Isnani di Muntok, Kamis.

         Setelah semua data diserahkan, kata dia, diharapkan pada 13 Juni 2012 seluruh calhaj dapat melakukan foto di Kantor Imigrasi Pangkalpinang sekaligus pencekan data ulang agar seluruh paspor tidak ada kesalahan data.

         Isnani mangatakan, pada 2012 kuota haji untuk Bangka Barat sebanyak 117 orang atau mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yaitu sebanyak 121 orang dari seluruh kuota untuk tingkat Provinsi Babel yaitu sebanyak 904 orang.

         Menurut dia, sebanyak 117 orang calhaj tersebut berasal dari enam kecamatan seluruh Bangka Barat yan terdiri dari Kecamatan muntok 47 orang terdiri dari 21 laki-laki 26 perempuan, Simpang Teritip 13 orang terdiri dari 5 laki-laki 8 perempuan, selanjutnya, Jebus 22 orang terdiri dari 10 laki-laki 12 perempuan, Parittiga 9 oarng terdiri dari 5 laki-laki 4 permpuan, Kelapa 19 orang terdiri dari 9 laki-laki 10 perempuan dan Tempilang 6 orang terdiri dari 2 laki-laki 4 perempuan.

         Berdasarkan usia, calhaj Bangka Barat semua berusia lebih dari 30 tahun yaitu usia 30 hingga 40 tahun sebanyak 16 orang, usia 41 hingga 50 tahun 25 orang, usia 51 hingga 60 tahun 44 orang, usia 61 hingga 70 tahun 29 orang dan usia 71 tahun ke atas 3 orang.

         "Untuk daftar tunggu calhaj reguler Bangka Barat, bagi yang mendaftarkan saat ini kemungkinan diberangkatkan pada 2023, itu pun sudah terdaftar lima orang, untuk itu kami sangat mengharapkan kuota tambahan ditingkatkan untuk mempercepat proses pemberangkatan para pemilik daftar tunggu tersebut," kata dia.

         Dengan banyaknya animo warga untuk berangkat haji, kata dia, diharapkan ada penambahan kuota haji reguler untuk daerah itu atau jika memungkinkan ada penambahan jatah untuk kuota haji tambahan agar para calon jemaah haji tidak terlalu lama menunggu giliran untuk berangkat ke Tanah Suci.

         "Kami mengharapkan kedepannya labih banyak lagi jatah yang diberikan untuk Indonesia karena negara ini merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk beragama Islam terbanyak di dunia, untuk itu kami mengharapkan Pemerintah Arab Saudi lebih memperhatikan hal tersebut," katanya.

         Sementara itu, dalam upaya menyukseskan pelaksanaan ibadah haji, saat ini kanwil Kemenag sudah melaksanakan berbagai kegiatan untuk para calhaj yang akan berangkat pada tahun ini, seperti bimbingan manasik haji yang dilaksanakan bersama pihak swasta dan organinasi kemasyarakatan (Ormas) Islam,
    "Kami juga telah melakukan beberapa kali pertemuan untuk membekali para calhaj ini agar dapat melaksanakan ibadah sucinya dengan baik dan kami juga sedang menyiapkan baju seragam batik untuk mereka," ujarnya.

Sumber: 
Antara
Penulis: 
Antara