KAPOLDA: TAK ADA POTENSI KONFLIK DI BABEL

         Pangkalpinang, 22/5 (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Brigadir Jenderal Polisi Rum Murkal menyatakan Babel tidak ada potensi konflik antarumat beragama.

        "Bangka Belitung yang merupakan sasaran pendatang bagi seluruh masyarakat di Indonesia karena keterbukaan masyarakat setempat dan sangat menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama," ujarnya di Pangkalpinang, Selasa.

        Ia mengatakan, masyarakat Babel cenderung saling menghormati antarsesama umat beragama, baik bagi para pendatang maupun penduduk asli Babel.

        Kondisi tersebut sudah terbukti bahwa masyarakat Babel yang mayoritas umat muslim saling rukun antarwarga keturunan Tionghoa di seluruh wilayah daerah itu.

        Disamping itu, kerukunan antarumat beragama sangat terlihat pada kehidupan sehari-hari yang berbaur bebas tanpa memandang perbedaan ras dan agama.

        "Kemudian kerukunan akan semakin terlihat ketika kegiatan besar agama yang saling mendukung antarsesama umat di daerah itu," ujarnya.

        Ia mengatakan, kondisi seperti ini merupakan kebanggaan dan nilai positif bagi Babel ke depannya dan berharap situasi yang damai ini terus terjalin.

        Sebenarnya kondisi yang damai ini merupakan upaya masyarakat yang selalu menjaga kerukunan antarumat beragama.

        "Pemerintah selalu berharap agar terus menjalin hubungan antarumat beragama jangan sampai terjadi konflik yang meresahkan ketenteraman masyarakat setempat," ujarnya.

        Menurut dia, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan masyarakat dan tokoh agama setempat dalam menangani setiap perbedaan antarumat di Babel.

Sumber: 
Antara
Penulis: 
Antara