KAPOLRES: PELAJAR RENTAN JADI KORBAN KECELAKAAN

Bangka Barat, (Antara) - Kepala Polisi Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengungkapkan kalangan pelajar rentan menjadi korban kecelakaan lalu lintas karena kurang memahami aturan berlalu lintas.

"Kami harapkan semua pihak ikut serta dalam upaya meminimalkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya kalangan pelajar," ujar Kapolres Bangka Barat AKBP Djoko Purnomo di Muntok, Selasa.

Ia menjelaskan, minimnya angkutan umum memang menjadi alasan utama pelajar di daerah itu memilih memakai kendaraan sendiri.

Namun, kata dia, kendala itu sebenarnya bisa diatasi dengan kepedulian dan kerelaan waktu para orang tua untuk mengantar dan menjemput anak-anaknya ke sekolah dan berbagai aktivitas di luar rumah.

"Jangan biarkan anak-anak di bawah umur dan belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) mengendarai kendaraan sendiri, selain itu, bagi mereka yang sudah memiliki SIM diharapkan untuk selalu mengutamakan dan mematuhi peraturan lalu lintas yang sudah ada," kata dia.

Ia mengatakan, banyak kasus kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan kalangan pelajar saat ini menjadi perhatian serius pemerintah dan semua pihak dan pihaknya secara berkesinambungan malakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang pentingnya mematuhi peraturan berlalu lintas.

Menurut dia, banyaknya kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar karena mereka belum memahami peraturan dan rambu-rambu lalu lintas serta belum adanya kesadaran untuk menggunakan alat pengaman dalam berkendaraan.

Selain masuk ke sekolah-sekolah, kata dia, polisi juga akan terus berupaya menyampaikan pesan-pesan mengenai ketertiban berlalu lintas itu melalui kegiatan kelompok masyarakat di daerah itu.

"Kasus ini kami harapkan bisa disikapi bersama melalui upaya menumbuhkan kesadaran dalam berlalulintas selain yang dilakukan pihak kepolisian juga harus dilakukan oleh para orang tua, guru dan masyarakat," kata dia.
 

Oleh Donatus Dasapurna Putranta


 

Sumber: 
Antaranews