Kelompok ternak Bangka Barat terbaik se-Babel

Muntok (Antaranews Babel) - Kelompok peternak sapi dari Desa Sekarbiru, Kabupaten Bangka Barat berhasil menjadi yang terbaik lomba kelembagaan peternak pada kegiatan gebyar produk peternakan dan kontes ternak sapi tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018.

"Dalam perlombaan tersebut kelompok ternak Makmur Desa Sekarbiru, Kecamatan Parittiga yang diketuai Rahmad Kadarta berhasil menjadi terbaik dan berhak mewakili Babel di tingkat nasional pada lomba yang sama tahun depan," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat, Edi Usman di Muntok, Senin.

Dengan keberhasilan tersebut, kelompok yang sudah beberapa tahun terakhir serius menggeluti usaha ternak sapi itu berhak membawa pulang tropi dan satu ekor sapi sebagai hadiah.

Ia menjelaskan, lomba kelembagaan kelompok peternak berprestasi merupakan suatu bentuk apresiasi kepada kelompok ternak yang telah menjalankan usaha dengan sungguh-sungguh.

Selain itu, lomba juga diharapkan mampu memberi motivasi dan stimulasi kelompok lain dan masyarakat untuk mengembangkan usaha peternakan.

Selain prestasi itu, kelompok peternak dari Kabupaten Bangka Barat lainnya juga berhasil menyabet peringkat tiga lomba asah terampil yang menguji pengetahuan dan keterampilan di bidang peternakan dan kesehatan hewan.

Ia berharap prestasi gemilang itu dapat diikuti kelompok ternak lain dan yang lebih penting adalah mampu meningkatkan semangat dalam mengembangkan sistem usaha agribisnis berbasis ternak.

Menurut dia, usaha ternak memiliki nilai luhur dalam membangun ketahanan pangan sekaligus menciptakan stabilitas ekonomi bagi masyarakat sekitar.

"Usaha tersebut cukup prospektif dan bisa menjadi alternatif sebagai salah satu pilar ekonomi masyarakat pascatambang di Babel, khususnya di Bangka Barat," katanya.

Pemerintah terus mendorong masyarakat agar tertarik menggeluti usaha peternakan, baik secara individu maupun kelompok karena produksi daging masih cukup sedikit dan selalu mengandalkan pasokan luar daerah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lokal.

 

Sumber: 
babel.antaranews
Penulis: 
Donatus Dasapurna Putranta