KEMENAG TARGETKAN PASPOR HAJI SELESAI JUNI

           Pangkalpinang, 4/6 (ANTARA) - Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung (Babel), menargetkan akhir Juni 2012 pembuatan paspor hijau untuk keberangkatan 913 calon haji selesai seiring ditingkatkannya pelayanan sosialisasi kepada masyarakat.

         "Terhitung 1 Juni, pengurusan paspor haji secara gratis ini 2012 sudah dimulai di Kantor Imigrasi Pangkalpinang," ujar Kabid Haji Kantor Kemenag Babel, Andi M. Darlis di Pangkalpinang, Senin.

         Ia menjelaskan, jumlah calhaj Babel sebanyak 913 orang dengan rincian calhaj di Kota Pangkalpinang sebanyak 245 orang, Bangka Barat sebanyak 117 orang, Bangka Tengah 108 orang, Bangka Selatan 101 orang, Bangka 211 orang, Belitung Timur 40 orang, Belitung 77 orang.

         Sementara itu, jadwal pengurusan paspor haji masing-masing daerah di Kantor Imigrasi Pangkalpinang yaitu jadwal pengurusan paspor haji Bangka Tengah dimulai tanggal Jumat (1/6) dan Sabtu (2/6), Bangka Selatan pada Senin (4/6), Pangkalpinang Selasa (5/6) hingga Rabu (7/6), Bangka pada Senin (11/6) hingga Selasa (12/6) dan Bangka Barat pada Rabu (13/6).

         Sementara itu, pengurusan paspor untuk calhaj asal Belitung dan Belitung Timur akan dilakukan di Kantor Imigrasi di Tanjung Pandan Kabupaten Belitung, menginggat jarak antara Kantor Imigrasi Pangkalpinang dengan tempat tinggal calhaj di Pulau Belitung cukup jauh sehingga memerlukan waktu dan biaya yang cukup besar.

         "Pengurusan biaya paspor haji ditanggung Kemenag, sehingga calhaj tidak perlu lagi mengeluarkan biaya dalam pengurusan paspor tersebut," ujarnya.

         Untuk itu, kata dia, diminta calhaj untuk mendatangi Kantor Imigrasi dengan membawa persyaratan pembuatan paspor seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), akta kelahiran atau ijazah, atau buku nikah, kartu keluarga dan surat rekomendasi dari Kantor Kemenag di masing-masing kabupaten/kota.

         Apabila calhaj tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan tersebut, maka calhaj harus mengurus surat rekomendasi dari Kantor Kemenag kabupaten/kota agar papspor tersebut dapat diterbitkan.

         "Saat ini, masih banyak calaj yang tidak memiliki akta kelahiran, ijazah, kartu keluarga, buku nikah karena sebagian besar calhaj yang akan berangkat berusia lanjut dan tidak memiliki persyaratan pengurusan paspor haji," ujarnya.

         Untuk itu, diimbau bagi calhaj yang tidak memiliki salah satu persyaratan haji tersebut untuk segera mendatangi kantor kemenag di masing-masing kabupaten/kota untuk mendapatkan rekomendasi pengurusan paspor tersebut.

         "Cukup disayangkan apabila calhaj tidak bisa menunaikan ibadah haji ke Mekkah karena tidak memiliki persyaratan pembuatan paspor haji," ujarnya.

Sumber: 
Antara
Penulis: 
Antara