Konferensi Pers di Mapolres Bangka Barat, Sidharta: Ini Hasil Kerja Keras Bersama

Muntok- Hadir pada Kegiatan Konferensi Pers yang bertempat di Aula Mapolres Bangka Barat, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Bangka Barat (GTPPC Covid-19 Bangka Barat), Sidharta Gautama, S.STP menjelaskan kronologi kejadian ditangkapnya 6 terduga pemalsuan surat keterangan rapid test. Konferensi pers yang juga dihadiri oleh Kapolres Bangka Barat, Dandim 0431 Bangka Barat, Perwakilan Kejari Bangka Barat, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Muntok, Dan Pos AL Muntok dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2020.
Sidharta mengatakan bahwa pada hari rabu tanggal 01 juli 2020 sekitar pukul 16.30 wib menggunakan kapal Fery Satya Lencana I dari pelabuhan Tanjung Api-Api ke pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, telah diamankan 6 orang penumpang laki-laki. Keenam orang ini diamankan oleh Tim Pemeriksaan/verifikasi yang ada di lapangan yang mencurigai surat keterangan hasil tes rapid yang diberikan palsu.
"Hal ini diketahui dari kesamaan nomor pasien dan nomor lab. Ini yang membuat kawan-kawan di lapangan curiga," ungkapnya.
"Berdasarkan pengakuan mereka dikatakan bahwa surat tersebut diperoleh dengan cara membeli pada seorang oknum yang ada di Pelabuhan Tanjung Api-api dengan harga lebih murah, " jelasnya.
Keenam pelaku berasal dari Palembang Provinsi Sumatera Selatan .
Dandim 0431 Bangka Barat, Letkol Agung Wahyu Perkasa mengatakan di masa kondisi covid 19, semua pihak harus waspada, khusunya dalam menjaga pelabuhan Muntok yang merupakan gerbang utama keluar masuk penumpang ke Bangka Barat.
"Taati setiap aturan dan jangan disepelekan. Mari kita jaga bersama daerah kita. Dalam hal ini, masyarakat memiliki peranan penting," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansyah juga memberikan apresiasi setingi-tingginya kepada Tim gugus Covid 19 yang ada di lapangan atas dedikasi tinggi sehingga berhasil mengungkapkan kasus ini.
"Untuk selanjutnya pelaku RD dkk akan diproses di Polres Bangka Barat guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, " katanya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Dedra
Fotografer: 
Yogie
Editor: 
Wahyu Pratiwi