KOTA PANGKALPINANG INFLASI TERTINGGI DI INDONESIA

           Pangkalpinang, 8/5 (ANTARA) - Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, pada April 2012 mengalami inflasi tertinggi di Indonesia dari 66 kota lainnya karena naiknya indeks pada kelompok pengeluaran seperti tarif angkutan, harga ikan, cabe rawit, udang dan lainnya.

          "Dari 66 kota yang dihitung angka inflasinya tercatat 52 kota mengalami inflasi dan 14 kota deflasi," ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Bangka Belitung (Babel) Budi Haryanto di Pangkalpinang, Selasa.

          Ia menjelaskan, setelah Kota Pangklalpinang yang mengalami inflasi tertinggi yaitu 1,76 persen, inflasi tertinggi kedua Kota Manado 1,63 persen dan inflasi terendah di Kota Bengkulu hanya 0,03 persen.

          Sedangkan sebaliknya deflasi tertinggi terjadi di Kota Tarakan 0,51 persen dan deflasi terkecil di Kota Banjarmasin 0,01 persen.

          Ia mengatakan, dari 16 kota di Sumatera yang dihitung angka inflasinya pada April 2012 tercatat 12 kota mengalami inflai dan empat kota deflasi.

          Inflasi  tertinggi terjadi di Kota Pangkalpinang 1,76 persen, disusul Kota Pematang Siantar 0,64 persen dan inflasi terendah di Kota Bengkulu 0,03 persen dan Kota Jambi 0,05 persen.

          "Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,29 persen dan deflasi terkecil di Kota Batam 0,02 persen," ujarnya.

          Selanjutnya perbandingan Inflasi antarkota di Pulau Jawa pada April 2012, dari 23 kota di Pulau Jawa yang dihitung angka inflasinya, 19 kota mengalami inflasi dan 4 kota mengalami deflasi.

          Inflasi tertinggi terjadi di Kota Serang sebesar 0,36 persen, kemudian disusul Kota Jember 0,34 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Kediri  0,05 persen, kemudian disusul Kota Purwokerto 0,09 persen.

          Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Kota Tasikmalaya sebesar 0,25 persen dan deflasi terkecil terjadi di kota Cirebon sebesar 0,04 persen.

          Pada  April 2012 kota-kota IHK di luar pulau Jawa dan Sumatera yang berjumlah 27 kota, tercatat 21 kota juga mengalami inflasi dan enam kota mengalami deflasi.

         Ia menjelaskan, inflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 1,63 persen, kemudian disusul Kota Sorong 1,62 persen dan inflasi terendah di Kota Mamuju dan Kota Sampit masing-masing 0,10 persen.

          Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Kota Tarakan 0,51 persen dan deflasi terkecil terjadi di Kota Banjarmasin sebesar 0,01 persen.

          Perbandingan inflasi bulanan, tahun kalender dan 'year on year' kota Pangkalpinang, Kota Palembang dan Kota Jakarta, pada April 2012 Kota Pangkalpinang inflasi 1,76 persen, Kota Palembang inflasi 0,49 persen dan Kota Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,13 persen.

          Menurut tahun kalender (Januari-April) 2012, Kota Pangkalpinang inflasi  3,86 persen atau lebih tinggi dibandingkan Kota Palembang yang mengalami inflasi 0,26 persen dan Kota Jakarta inflasi 0,96 persen.

          "Sedangkan untuk year on year (April 2012 terhadap April 2011), Kota Pangkalpinang inflasi 7,80 persen, juga lebih tinggi dibanding Kota Palembang dan Kota Jakarta yang inflasi masing-masing 4,63 persen dan 4,19 persen," demikian Budi Haryanto.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News