LOMBA PERPUSTAKAAN DESA/ KELURAHAN SEBAGAI MOTIVASI UNTUK TINGKATKAN PENGELOLAAN SESUAI STANDAR

Muntok , (18/03) Rendahnya kemampuan berliterasi yang terjadi di lingkungan pendidikan dan masyarakat merupakan tanggung jawab besar bagi Dinas Perpustakaan untuk mengoptimalkan perannya dalam peningkatan literasi masyarakat maupun warga sekolah. Perpustakan Daerah Kabupaten  mempunyai fungsi sebagai perpustakaan pembina menurut Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2014 tentang pelaksanaan Undang Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan.
Sebagai wujud dari pelaksanaan pembinaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bangka Barat mengadakan berbagai kegiatan diantaranya dengan menyelenggarakan lomba perpustakaan desa/kelurahan tingkat Kabupaten Bangka Barat tahun 2020 yang dilaksanakan pada tanggal 16—17 Maret 2020. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memotivasi perpustakaan desa yang tersebar di wilayah Bangka Barat untuk meningkatkan kinerjanya baik dari sisi sarana dan prasarana maupun dari sisi kegiatan internal perpustakaan desa itu sendiri yang muaranya adalah pemanfaatan perpustakaan desa secara optimal oleh masyarakat.
Lomba perpustakaan desa/ kelurahan di Kabupaten Bangka Barat diikuti oleh desa/ kelurahan yang mewakili tiap Kecamatan se-Kabupaten Bangka Barat, diantaranya adalah perpustakaan desa Air Belo yang mewakili Kecamatan Muntok, perpustakaan desa Air Nyatoh mewakili Kecamatan Simpang Teritip, Perpustakaan desa Mislak mewakili Kecamataan Jebus, kemudian Kecamatan Parittiga diwakili Desa Kapit, dan Kecamatan Kelapa diwakili Desa Kacung serta Kecamatan Tempilang diwakili Desa Buyan Kelumbi. Perpustakaan desa tersebut saling beradu program dan berbagai kegiatan dengan tujuan menarik minat masyarakat agar mereka berkunjung dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan untuk melatih mereka berliterasi agar memunculkan pemikiran cerdas dan kritis.
Farouk Yohanysah selaku Kabid layanan, kerjasama dan pengembangan sumber daya perpustakaan menyampaikan bahwa tim penilai yang terdiri dari pustakawan  dan  pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  Kab. Bangka Barat,  telah menilai sesuai dengan form penilaian. 
“Dalam lomba tersebut sudah ada kriteria penilaiannya yang mengacu dari juknis Perpustakaan Nasional, seperti kelembagaan (organisasi/ struktur), gedung/ ruang perpustakaan, sarana dan prasarana, tenaga pengelola perpustakaan, koleksi perpustakaan, layanan perpustakaan, anggaran perpustakaan, kerjasama perpustkaan, promosi perpustakaan, serta hasil kegiatan perpustakaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui lomba perpustakaan desa ini diharapkan akan menimbulkan gairah kerja bagi  kecerdasan masyarakat pengelola perpustakaan desa serta memancing para pengambil keputusan di desa agar merka saling bersinergi meningkatkan peran perpustakaan desa yang memang sangat strategis dalam berpartisipasi meningkatkaan kecerdasan dan kepekaan masyarakat terhadap berbagai persoalan yang muncul.

Publikasi dilakukan satu bulan sebelum pelaksanaan lomba dengan maksud agar pengelola perpustakaan mempunyai waktu untuk persiapan memenuhi kriteria-kriteria standar perpustakaan yang baik, agar mereka siap berkompetisi dengan sehat dan menumbuhkan rasa optimis untuk membawa perpustakaan yang dikelolanya lolos sebagai pemenang.
Dinas Perpustakaan Kabupaten Bangka Barat selaku pembina perpustakaan di wilayah Bangka Barat, mempunyai target jangka pendek dan target jangka panjang. Target jangka pendeknya adalah kembali menjuarai perpustakaan tingkat provinsi Bangka Belitung dan target jangka panjangnya adalah agar setiap perpustakaan dikelola dengan baik sesuai standar pelayanan perpustakaan yang ada.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Karlena Yulia
Fotografer: 
Karlena Yulia
Editor: 
Wahyu Pratiwi