LSM BEKALI KETERAMPILAN 500 ORANG PEMAKAI NARKOBA

          Muntok, Bangka Barat, 29/4 (ANTARA) - Lembaga Swadaya Masyarakat  Briliant Bangka Belitung, saat ini menampung lebih dari 500 orang pemakai dan mantan pemakai narkoba untuk dibekali berbagai keahlian agar dapat lepas dari jeratan obat-obatan terlarang itu.

         "Perlu pendekatan dari hati ke hati dan diberi keahlian sesuai bakat dan keinginan mereka agar mampu melepaskan kebiasaan buruk tersebut, bukan dengan mengasingkan atau bahkan memusuhi mereka," ujar Ketua LSM Briliant Babel Hardiansyah di Muntok, Minggu.

         Ia menjelaskan, sebanyak 500 orang lebih anggota LSM Briliant merupakan mantan pecandu dan  ada sebagian yang masih aktif memakai narkoba dari berbagai daerah di Pulau Bangka dan pihaknya terus mendorong mereka untuk lepas dari jeratan narkoba dengan memberikan berbagai kesibukan seperti pelatihan perbengkelan, mesin, listrik, seni dan lainnya.

         Selain pelatihan, kata dia, seluruh anggota LSM Briliant juga melakukan pertemuan rutin dua minggu sekali untuk menjalin keakraban antaranggota, bertukar pengalaman sekaligus kontrol perkembangan kebiasaan buruk mereka.

         Menurut dia, sebagian besar anggota LSM tersebut merupakan generasi muda yang wajib diselamatkan sekaligus diaharapkan mereka mampu menjadi penggerak atau kader narkoba di teempat tinggal masing-masing.

         "Kami mengkhususkan bergerak dalam bidang penanggulangan narkoba dan seks bebas di kalangan generasi muda, seiring keprihatinan kami mengenai jumlah kasus dan peredaran barang tersebut di wilayah Babel," ujarnya.

         Ia mengatakan, berdasarkan survei yang telah dilakukan di beberapa daerah di Babel, pihaknya menemukan 1 kasus penyalahgunaan narkoba dari 100 orang sedangkan untuk seks bebas perbandingannya mencapai 25 kasus dari 500 orang yang disurvei.

         Menurut dia, angka tersebut diluar dugaan dan sangat mengkhawatirkan, untuk itu pihaknya berharap berbagai pihak untuk segera menjalin kerja sama untuk menanggulangi perilaku negatif tersebut.

         "Kami harap Pemerintah Provinsi, Kabupaten, LSM dan elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama mengantisipasi perilaku menyimpang tersebut karena mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus diselamatkan," ujarnya.

         Apa yang telah dilakukan LSM Briliant Babel tersebut mendapatkan sambutan positif dari Ketua Harian BNK Bangka Barat Yulizar, ia mengatakan sebaikya LSM yang ada di Bangka Barat melakukan hal serupa untuk menekan jumlah penyalahgunaan narkoba di daerah itu.

         "Kami berharap LSM meningkatkan perannya dengan melakukan pergerakan riil untuk membantu generasi muda dari bahaya narkoba karena masalah narkoba merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah," ujarnya.

         Menurut dia, Bangka Barat sebagai pintu utama masuknya lalu lintas dari Pulau Sumatera sangat potensial dijadikan pintu masuk peredaran gelap narkoba, untuk itu butuh kesadaran untuk terus memantau perkembangan generasi muda dari ancaman kerusakan moral.

         "Apa yang sudah dilakukan LSM Briliant Babel merupakan contoh positif dan akan lebih baik jika banyak LSM yang meniru langkah nyata tersebut sekaligus memberikan sumbangsih bagi pembangunan daerah," ujarnya.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News