Markus saksikan pendeklarasian ODF di Desa Bakit dan Desa Rukam

Diskominfo (16/12/2019) Desa Rukam dan Desa Bakik kembali mendeklarsikan desanya sebagai Desa Open Defecation Free (ODF). Deklarasi tersebut di hadiri Bupati Bangka Barat, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Kesehatan, Perwakilan Kepala Dinas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Unsur Forkopimda, Camat, Tokoh  Agama, Tokoh Masyarakat, serta undangan lainnya 

Dalam acara tersebut Siti Hawa selaku Sekretaris Desa  Rukam bersama - sama dengan elemen masyarakat desa Bakik yang hadir mendeklarasikan diri sebagai desa ODF. Dilanjutkan dengan penandatangan deklarasi desa ODF oleh Kepala Desa, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Desa Rukam dan Bakit  yang disaksikan oleh Bupati Bangka Barat dan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat Desa Open Defecation Free (ODF) kepada Sekretaris Desa Rukam dan Kepala Desa Bakit.

Dalam sambutannya Bupati mengharapkan bagi desa – desa lainnya bisa menyusul dan mendeklarasikan ODF ini dan selanjutnya Desa Rukam dan Desa Bakik akan meningkatkan statusnya menjadi Desa STBM  (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ) yang terdiri dari 5 (lima) Pilar yaitu Tidak Buang Air Besar Sembarangan ( Stop BABS), Cuci tangan pakai sabun (CTPS), Pengelolaan air minum tingkat rumah tangga (PAM RT), Pengelolaan sampah tingkat rumah tangga (PS-RT), Pengelolaan limbah tingkat rumah tangga (PAL-RT). “Gerakan stop buang air besar sembarang ini harus didukung oleh seluruh masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus punya peran untuk itu,” tegas Markus.

Dan perlu diingat keberhasilan Kecamatan dan Desa ODF merupakan kunci keberhasilan kita untuk mengurangi penyakit berbasis lingkungan dengan peningkatan komitmen yang tinggi dan kerjasama baik maka dia yakin program ini akan sukses menuju Bangka Barat Hebat, tutupnya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Dedra
Fotografer: 
Yogie